Home / Strategi / 2 Unsur Penting Dalam Trading
UNSUR PENTING DALAM TRADING

2 Unsur Penting Dalam Trading

Dengan mengenal Unsur Penting dalam trading akan membuat anda menentukan fokus ke arah yang lebih baik

Perjalanan pasar market yang dinamis sudah menjadi hal yang lumrah bagi para trader. Market memang sangat mirip dengan tempat jagal yang kejam. Memenggal akun anda tanpa memandang siapa diri anda, dan mengambil semua uang anda, akhirnya market dengan sadis mendepak anda dari bisnis yang katanya paling ideal untuk para pemimpi yang ingin hidup dengan waktu yang bebas ini. Jalan kesuksesan trading forex seakan sirna seketika itu juga.

pelajari lebih lanjut : unsur penting trading forex

Pada awalnya para trader merasa pentingnya analisa teknikal maupun strategi forex, melalang buana mengejar teknik entry dan exit yang profitable. Mereka mencari-cari sistem yang mampu melipatgandakan dana mereka mencapai kekayaan yang tak lagi perlu susah dicari dengan pekerjaan yang bagi mereka membosankan. Pencarian ini akan membuat anda merasa semakin pintar dalam soal analisa, namun akan membingungkan pada akhirnya. Karena sepintar apapun anda menganalisa market, akhirnya kerugian akan tetap muncul pada akhirnya.

Ternyata trading tidak lebih dari sebuah prediksi. Prediksi sendiri sangat identik dengan ketidakpastian. Parahnya lagi ketidakpastian bisa memunculkan kerugian dalam dunia trading. Jadi akurasi yang 100% itu ternyata belum ada sampai saat ini. padahal banyak Jenius yang masuk ke dalam pasar, mengapa mereka juga bisa merugi?

Dengan perjalanan dan pertanyaan inilah mengapa saya menuliskan tentang unsur penting dalam trading. Sebenarnya semua hal yang berkaitan dalam dunia trading itu penting. Misalnya, menghitung margin, menghitung leverage, analisa entry, analisa exit, fundamental serta beberapa hal lainnya yang sangat kompleks (biasanya diringkas menjadi 3M : mindset, method, management). Kekompleksan ini memang cukup menyusahkan pada awalnya, namun sebagai seorang trader yang ingin mencapai tujuannya, anda memang dituntut untuk mengetahui dan memahami semua bagian dari aktivitas trading. Semua itu adalah bekal anda untuk mencapai impian yang anda khayalkan di awal perjalanan anda. Tugas anda adalah memahami segala aspek tersebut untuk mentransformasi hal tersebut menjadi kenyataan.

Namun fokus terpenting yang menentukan anda profitable atau tidak, berada pada pengelolaan portfolio anda. Portofolio sangat identik pada “akurasi” yang biasanya kita kenal dengan win loss ratio, contohnya adalah dimana saat anda dalam menebak 100 kali, berapa kali anda benar dalam 100 tebakan tersebut? 5 kali? Buruk sekali bukan? 70 kali? Atau Cuma 50 kali?

Dari win loss rasio inilah kita bisa mengambil kesimpulan tentang kemampuan kita dalam mengaplikasikan aktivitas trading. Jika dari 100 kali tebakan (transaksi) anda hanya benar sebanyak 5 kali, anda mungkin akan memiliki pekerjaan rumah yang berat untuk memperbaiki aktivitas trading anda.

Mungkin anda memerlukan review yang lebih dalam tentang bagaimana anda melakukan transaksi, apakah anda terlalu terlibat dalam emosional. Apakah transaksi anda sudah sesuai trading sistem anda. Jika sudah sesuai berarti anda perlu membangun trading sistem anda untuk mencapai hasil yang lebih baik. Kemudian anda harus melakukan cross check terakhir kalinya Apakah dengan tebakan 5 kali benar tersebut, risk reward rasio anda sudah menghasilkan gain?

Kesimpulannya secara praktis anda sudah gagal. Anda memerlukan peningkatan skill yang lebih baik untuk memperbaikinya.

Sebenarnya bagaimana shortcut untuk melihat anda profitable atau tidak. Sebenarnya cukup melihat total deposit anda dengan total withdrawal anda. Namun anda tentu tidak akan membiarkan hasil tersebut datang hanya karena keberuntungan. Karena jika anda ingin membangun karir anda sebagai trader dalam jangka panjang, anda tentu terlalu pasrah jika mengharapkan keberuntungan dalam jangka panjang. Jadi jika hanya melihat total withdrawal dan total deposit semua aspek tidak akan terjangkau dalam review anda. Bisa saja withdrawal anda hanya sebuah keberuntungan. Jadi tidak cukup itu saja.

Ketidakteraturan pasar harus diimbangin dengan keteraturan diri kita sendiri dalam membangun portofolio. Dengan keteraturan yang baik, kita bisa dengan nyaman menghadapi pasar. Yang paling mujarab adalah menekan rasa panik yang biasanya muncul dalam diri seorang trader pada umumnya.

Jadi untuk mencapai hasil total withdrawal yang lebih besar daripada total deposit anda, anda memerlukan konsistensi, disiplin serta pengelolaan resiko yang baik.

Pada intinya yang membedakan seorang yang gagal dan seorang yang sukses terdiri dari 2 ramuan yang sangat mudah dimengerti namun sangat sulit dijalankan.

Saya akan menggunakan 2 variabel untuk menentukan sudut pandang seorang trader profitable atau tidak.

Yang pertama adalah win loss ratio atau akurasi

Dan yang kedua adalah risk dan reward ratio

Kedua hal ini adalah unsur yang ada dalam teori Kelly yang pernah saya jabarkan dalam majalah inforexnews edisi keenam.

pelajari juga mengenai Win Loss Ratio dan Risk Reward Ratio Teori Kelly dalam Money Management 

Mari kita lihat gambar dibawah ini :

UNSUR PENTING DALAM TRADING
unsur penting dalam trading win loss dan risk reward ratio

Gambar diatas dapat mencerminkan semuanya.

Diagram ini sangat identik dengan cara jack Welch (CEO General Electric) menentukan posisi seorang karyawan.

Dan variabel yang kita gunakan adalah berdasarkan teori Kelly dengan asumsi trader tersebut sudah melakukan segala aktivitas tradingnya dengan objektifitas. Karena jika dia hanya masuk dalam kategori diatas berdasarkan keberuntungan, maka hasilnya akan kurang valid pada jangka waktu yang lebih panjang.

Yang pertama disebut dengan sisi quitters. Sisi yang paling ditakuti oleh para trades manapun. Anda semua tidak akan mau berada pada sisi ini. Disisi ini kita akan banyak mengeluarkan uang akibat loss. Disamping akurasi (win loss Rasio) yang rendah, para trader di sisi ini juga menggunakan risk rewad yang sangat rendah. (biasanya para scalper). Tidak ada jalan lain selain memperbaiki sisi akurasi ataupun sisi risk reward rasio, yang dimana mereka harus merombak kembali sistem trading mereka. Kebanyakan para trader yang melakukan transaksi secara ugal-ugalan, ataupun emosional maupun tanpa rencana trading berada disisi level yang menjadi neraka para trader ini.

Sebaliknya yang kedua adalah Sang Bintang, yang merupakan keajaiban jika dia memiliki akurasi yang tinggi dengan risk rewad yang tinggi juga. sangat sulit menjumpai trader yang memiliki performa yang baik seperti ini. ramuan strateginya serta pengendalian emosinya mencapai tahap luarbiasa. Traders yang berada di tahap ini mungkin bisa kita contohkan seperti para trader wallstreet yang sudah menjadi legenda di jagat raya ini. Inilah tahap yang menjadi impian semua trader, become a billionaire!!

Yang ketiga dan keempat kita kategorikan Traders, dimana mereka sudah mampu mencapai hasil yang bisa menghidupi kebutuhan mereka sendiri. hasil terburuk dalam sisi level ini adalah akun mereka lebih banyak melakukan withdrawal daripada deposit. Hasil terbaiknya adalah seperti yang diharapkan para trader saat pertama kali ingin menjadi trader, become rich.

Kedua sisi ini memiliki perbedaan, ada yang memiliki akurasi yang buruk namun riskreward mereka sangat besar. Trader jenis ini sangat mirip dengan turtle trader yang di latih oleh Richard Dennis, akurasi para turtle trader tidaklah tinggi, namun risk reward mereka sangat menakjubkan. Itulah kunci mereka mencapai hasil yang mengagumkan sebagai seorang pemula.

Sedangkan akurasi yang baik dengan risk reward yang kecil juga dapat mencapai kesuksesan, para scalper dan day trader yang biasanya berada disisi ini. Trader ini bisa menggunakan sosok Paul Rotter sebagai model pembelajaran mereka.

Namun sisi traders ini sangatlah mudah jatuh ke sisi quitters. Contohnya adalah saat mereka mulai terbawa emosi dan mengabaikan rencana trading. Mereka mulai tidak mengendalikan portofolio mereka secara profesional dan mulai terbawa arus kegilaan pasar. Maka mereka akan dengan cepat jatuh ke dalam sisi quitters dalam hitungan hari.

Dengan penjabaran empat sisi yang bisa anda pilih ini, saya berharap anda mulai dapat menentukan fokus mana yang akan anda asah dikemudian hari. Supaya dapat berdiri di sisi level yang membuat anda menjadi trader yang profitable atau bahkan jadi sang bintang. Yang paling penting adalah anda dapat menghindari sisi quitters yang menyeramkan tersebut.

Sisi quitters terkadang bertahan dan selalu berganti-ganti level. Terkadang dia berada disisi profitable dan besoknya dia berada disisi quitters, karena mereka terlalu terbawa emosi. Mengabaikan pentingnya rencana trading. Meremehkan objektifitas. Mengedepankan uang.

Semoga dengan penjelasan singkat dan sederhana ini, semua trader dapat menentukan dan memetakan arah perjalanan mereka ke arah yang lebih baik.

sumber : majalah Inforexnews edisi ke-9

Artikel Menarik lainnya :

Incoming search terms:

  • unsur transaksi forex

About Paul_drevs

Check Also

volume

Power Pinbar dan Volume Indikasi Reversal

Pin Bar Pinbar adalah candle indikasi terhadap perubahan tren (reversal), ini yang diketahui secara umum. …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »