Home / Inforexnews / Ahok Sebut Orang Yang Ikut Tax Amnesty Sebagai Pengemplang Pajak
ahok

Ahok Sebut Orang Yang Ikut Tax Amnesty Sebagai Pengemplang Pajak

INFOREXNEWS – Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau yang kita kenal sebagai Ahok menyebut Calon Wakil Sandiaga Uno merupakan seorang pengemplang pajak. Pernyataan Ahok yang juga maju sebagai Calon Gubernur DKI Jakarta 2017 – 2022, dapat membuat wajib pajak untuk ragu mengikuti program tax amnesty pada periode II dan III karena dianggap sebagai pengemplang pajak.

Jika wajib pajak ragu untuk mengikuti program tax amnesty karena dianggap sebagai pengemplang, maka dapat mengganggu kelangsungan tax amnesty yang merupakan kebijakan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). Tax amnesty ini terbuka bagi wajib pajak yang selama ini belum melaporkan hartanya saat mengisi SPT. 

Ada 4 hal yang memungkinkan yang menyebabkan wajib pajak belum laporkan SPT :

  1. Wajib pajak lupa untuk memasukkan harta, tetapi bukan berarti bahwa ia belum memenuhi kewajiban perpajakannya dan bisa jadi bahwa hartanya sudah dikenakan PPh.
  2. Kemungkinan wajib pajak lalai, tetapi bukan berarti itu berasal dari penghasilan yang belum dikenakan pajak. 
  3. Wajib pajak beranggapan bahwa harta yang dimiliki adalah warisan yang bukan merupakan obyek PPh.
  4. Harta wajib pajak bukan berasal dari penghasilan yang belum dikenakan pajak.

Jadi, orang yang mengikuti tax amnesty tidak bisa dibilang sebagai pengemplang pajak. Bisa saja wajib pajak sudah patuh, namun masih terjadi 4 kemungkinan yang terjadi diatas.

Artikel Menarik Lainnya :

  1. Pesimisnya Perusahaan Jepang Akan Outlook Inflasi
  2. RBA Masih Pertahankan Suku Bunganya, Aussie Melorot
  3. Mengecilnya Peluang Pemangkasan Suku Bunga BOE
  4. Rest In Peace Mr. Secundo Lee
  5. Wikileaks Mengungkapkan Apa Yang Hillary Clinton Sembunyikan Selama Ini

About leonardo

Check Also

72dolar

Likuiditas Valas Tetap Aman Meskipun Dana Asing Keluar

INFOREXNEWS – Meskipun arus modal asing atau capital outflow terus terjadi, Bank Indonesia (BI) mengklaim …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »