Home / Inforexnews / Aussie Melihat Kembali Kelemahan Data, Yen Turun Setelah Melihat Aso
A U.S. dollar note (bottom) is pictured alongside an Australian 10 dollar (L) and 20 dollar bill in this picture illustration taken in Washington, October 14, 2010.  REUTERS/Jason Reed
A U.S. dollar note (bottom) is pictured alongside an Australian 10 dollar (L) and 20 dollar bill in this picture illustration taken in Washington, October 14, 2010. REUTERS/Jason Reed

Aussie Melihat Kembali Kelemahan Data, Yen Turun Setelah Melihat Aso

INFOREXNEWS – Aussie diperdagangkan semakin melemah dan ini mengecewakan data perdagangan serta persetujuan bangunan. Selain itu, Yen juga melemah karna komentar dari perdana menteri. AUD/USD diperdagangkan pada 0,7537 turun 0,1%. Sedangkan USD/JPY berpindah tangan pada 102,67 naik 0,24%. Itu disebabkan setelah Meteri Keuangan Jepang Taro Aso mengatakan, nilai tukar menunjukkan pergerakan yang sangat lambat dan ia mengamati dengan seksama pergerakan mata uang. Selain itu, PM Shinzo Abe menyetujui $ 132 miliar stimulus fiskal untuk meningkatkan perekonomian.

Sedangkan di Australia, harga bangunan untuk Bulan Juni turun 2,9%, dibandingkan dengan kenaikkan 0,5% yang dilihat pada neraca perdagangan yang melebar ke defisit A sebesar $ 3.195.000.000. Selain itu, NZD/USD diperdagangkan pada 0,7172. Sedangkan indeks dolar AS yang mengukur kekuatan greenback terhadap sekeranjang perdagangan tertimbang dari 6 mata uang utama naik 0,01% ke 95,76.

Pada malam Senin 1/8/2016, dolar mendapat keuntungan terhadap mata uang utama. Setelah data menunjukkan bahwa aktivitas manufaktur AS turun dari yang diharapkan pada Bulan Juli. Namun, Institute for Supply Management mengatakan, indeks dari aktivitas manufaktur turun ke 52,6 Bulan Juli lalu yang dimana pada Bulan Juni sebesar 53,2. 

Dolar naik kembali setelah keputusan Bank of Japan (BoJ) menyetujui langkah-langkah stimulus moderat pada pertemuan kebijakan moneter. BoJ melonggarkan kebijakannya yang lebih lanjut dengan meningkatkan pembelian atas dana yang diperdagangkan di bursa. BoJ lebih memilih untuk tidak menurunkan suku bunga lebih dalam wilayah negatif atau meningkatkan basis moneter. 

Tapi sentimen terhadap greenback masih lemah, setelah melihat produk domestik bruto AS pada kuartal ke 2 menunjukkan tingkat pertumbuhan tahunan sebesar 1,2% dan jauh di bawah ekspetasi sebesar 2,6%. Data yang mengecewakan ini mengurangi harapan untuk kenaikkan suku bunga dari Federal Reserve. (Leonardo/Inforexnews)

About Nilsen

Check Also

gas-alam

Futures Gas Alam Lebih Tinggi Pada Sesi Eropa

INFOREXNEWS – Futures gas alam naik lebih tinggi pada sesi eropa di hari Jumat 9/12/2016 …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »