Home / Inforexnews / BI Dapat Longgarkan GWM Hingga Level 5%
BI

BI Dapat Longgarkan GWM Hingga Level 5%

INFOREXNEWS – Ekonom Kenta Institute Eric Alexander Sugandi mengatakan bahwa Bank Indonesia (BI) berpeluang untuk melakukan pelonggaran kebijakan moneter melalui penurunan Giro Wajib Minimum (GWM). Penurunan GWM ini dilakukan untuk mendorong pertumbuhan kredit. 

Namun, pertumbuhan kredit untuk tahun ini masih tidak secepat yang diperkirakan, lantaran permintaan masih melemah. Kemungkinan, pertumbuhan kredit pada akhir tahun ini sekitar 8% hingga 10%. Bahkan, masih ada resiko perkiraan pertumbuhan kredit tersebut makin ke bawah. 

Oleh karena itu, penurunan GWM akan memberikan tambahan likuiditas di sistem perbankan. Selain itu, penurunan GWM juga dapat memfasilitasi penurunan suku bunga deposit dan kredit dari sisi suplai. Jika BI memandang bahwa itu perlu, GWM bisa diturunkan lagi secara bertahap hingga level 5% pada tahun 2017.

Sejak akhir tahun lalu hingga saat ini, BI telah menurunkan GWM 100 basis point (bps) ke level 6,5%. Dengan demikian, GWM bisa diturunkan lagi 150 bps secara bertahap hingga mencapai level 5%. Kemungkinan pertumbuhan kredit tahun depan masih beresiko tumbuh single digit. Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter BI Juda Agung memperkirakan bahwa posisi kredit yang disalurkan oleh perbankan per akhir Agustus 2016 tumbuh 6,9% year on year (YoY).

Artikel Menarik Lainnya :

  1. Mengenalkan Generasi Muda Pada Pasar Modal
  2. 5 Hal Terbaik Untuk Diketahui Pasar Pada Kamis 15/9/2016
  3. Tommy Soeharto Daftar Tax Amnesty Langsung Ditangani Oleh Dirjen Pajak
  4. Inflasi Tahunan Zona Euro Dilaporkan Stabil
  5. Ditjen Pajak Panas Karna Google

About leonardo

Check Also

gas-alam

Futures Gas Alam Lebih Tinggi Pada Sesi Eropa

INFOREXNEWS – Futures gas alam naik lebih tinggi pada sesi eropa di hari Jumat 9/12/2016 …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »