Home / Inforexnews / BKPM Optimis Tingkat Investasi Tahun 2016 Tumbuh 14%

BKPM Optimis Tingkat Investasi Tahun 2016 Tumbuh 14%

INFOREXNEWS – Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat realisi investasi di Indonesia sepanjang bulan Januari hingga September 2016 mencapai Rp 453,4 triliun atau naik sebesar 13,4% dari periode yang sama pada tahun lalu. Sampai dengan akhir tahun ini, BKPM memperkirakan nilai investasi di Indonesia tumbuh 14% dibandingkan dengan tahun lalu.

Deputi Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal BKPM Azhar Lubis mengatakan bahwa realisasi pada bulan September 2016 sebesar Rp 453,4 triliun yang sudah mencapai 77% dari target yang ditetapkan yakni sebesar Rp 594,5 triliun.

Dari total investasi sepanjang bulan Januari hingga September 2016, sebanyak Rp 158,2 triliun berasal dari penanaman modal dalam negeri (PMDN) dan Rp 295,2 triliun berasal dari penanaman modal asing (PMA). Realisasi investasi selama sembilan bulan pertama pada tahun ini dapat menyerap tenaga kerja sebanyak 960.041 orang. 

Negara yang paling banyak menginvestasikan dananya di Indonesia adalah Singapura, yang kemudian disusul oleh Jepang, China, Hong Kong dan Belanda. Negara – negara ini setiap tahunnya terus meningkatkan nilai investasinya. Banyaknya investasi yang masuk ini tentu saja akan membantu untuk mendongkrak ekonomi Indonesia. Sehingga BKPM berkomitmen akan terus memperbarui dan memperbaiki regulasi – regulasi yang menghambat jalannya investasi di Indonesia.

Baca juga artikel menarik lainnya :

  1. Optimisme Konsumen Menyebabkan Harga Indeks Naik
  2. Kenaikan Penjualan Ritel Australia Dukung Aussie
  3. Pertumbuhan Sektor Jasa AS Melambat Bulan Terakhir
  4. Pengusaha : Investasi di RI Tidak Terganggu Akibat Demo
  5. Hal Penting Yang Harus Diketahui Pasar Pada Hari Ini

Incoming search terms:

  • analisa bkpm
  • nilai investasi tahun 2016

About leonardo

Check Also

Yen Masih Bertahan Setelah Laporan CPI Jepang Di Bawah Harapan

Inforexnews – Pergerakan Dollar AS  yang masih stabil melawan Yen berada di sesi perdagangan hari …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *