Home / Inforexnews / Dampak Dari Penurunan Suku Bunga Acuan BI
BI

Dampak Dari Penurunan Suku Bunga Acuan BI

INFOREXNEWS – Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk menurunkan suku bunga acuan BI 7 Days Reverse Repo Rate sebesar 25 basis poin. Dengan demikian, BI 7 Days Raverse Repo Rate yang sebelumnya berada pada posisi 5,25% menjadi 5%.

Penurunan suku bunga acuan bank sentral tersebut bertujuan untuk menggenjot permintaan domestik yang akhirnya dapat mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Kepala Ekonom PT Bank Permata Tbk, Josua Pardede menyatakan bahwa pertumbuhan kredit per Agustus 2016 cenderung masih lemah, yakni sekitar 6 hingga 7% secara tahunan (year on year/yoy). Angka ini turun dari bulan sebelumnya yang sebesar 7,7% yoy. 

Penurunan BI 7 Days Reverse Repo Rate diperkirakan akan mendorong respon penurunan suku bunga kredit yang lebih cepat dan diharapkan untuk lebih cepat mempengaruhi suku bunga pasar uang. Selain itu, pertumbuhan kredit hingga akhir tahun 2016 ini diperkirakan pada kisaran 7 hingga 9% yoy. Hal ini didorong oleh peningkatan konsumsi masyarakat pada kuartal IV 2016 meskipun masih terbatas. 

Gubernur BI Agus DW Martowardjojo menyatakan bahwa pelonggaran kebijakan moneter yang ditempuh BI dengan menurunkan suku bunga acuan tersebut diharapkan dapat lebih memperkuat upaya untuk mendorong permintaan domestik. Dengan begitu, momentum pertumbuhan ekonomi dapat terdorong dengan tetap menjaga stabilitas makroekonomi.

Incoming search terms:

  • dampak dari penurunan bunga acuan oleh BI

About leonardo

Check Also

unemployment

Laporan Klaim Pengangguran AS Mingguan Naik

Kabar dari Departemen Tenaga Kerja AS di hari kemarin, baru saja merilis bahwa data klaim …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »