Home / Inforexnews / Dampak Harga Gas Terhadap Industri Keramik
gas dan keramik

Dampak Harga Gas Terhadap Industri Keramik

INFOREXNEWS – Industri keramik merupakan salah satu industri yang terkena imbas dari mahalnya harga gas. Ketua Umum Asosiasi Aneka Industri Keramik (Asaki) Elisa Sinaga mengatakan bahwa saat ini sektor industri membeli gas seharga US$ 9,1-12/MMBtu. Namun di daerah JaBar, Bandung, Jakarta dan Tanggerang berkisar pada harga US$ 9,1/MMBtu. Jika di daerah SumUt berkisar pada harga US$ 12/MMBtu. Tetapi di China harga gasnya berkisar pada US$ 5/MMBtu.

Untuk industri keramik, pengeluaran hanya untuk gas sudah sebanyak 35%. Hal ini lah yang membuat para pengusaha keramik terbebani dengan biaya produksi dan pesaing dari luar yang menjual dengan harga yang lebih murah. 

Harga keramik impor dari China ukuran 60×60 atau 80×80 berkisar Rp 75.000, sedangkan di Indonesia, tergantung dengan motif dan desain nya sehingga harga keramik bisa di atas Rp 75.000. Selain itu, faktor seperti terdepresiasinya rupiah terhadap dolar yang di mana pengusaha membeli gas dengan mata uang dolar AS dinilai berat. Serta faktor kurangnya produktivitas tenaga kerja dan mahalnya ongkos logistik membuat produk impor dari China menjadi lebih murah.

 

Incoming search terms:

  • industri terkena dampak gas mahal

About leonardo

Check Also

gas-alam

Futures Gas Alam Lebih Tinggi Pada Sesi Eropa

INFOREXNEWS – Futures gas alam naik lebih tinggi pada sesi eropa di hari Jumat 9/12/2016 …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »