Home / Inforexnews / Dolar Bergerak Turun, Data AS Dalam Tekanan
Dollar

Dolar Bergerak Turun, Data AS Dalam Tekanan

INFOREXNEWS – Dolar melemah pada hari Rabu 19/10/2016, akibat para investor tetap berhati – hati menyusul data Amerika Serikat (AS) yang baru – baru ini dirilis dan fokus ke dalam aktivitas sektor perumahan AS mendatang. EUR/USD naik 0,17% menjadi 1,09978, yang masih dekat dengan level terendah.

Para investor tetap berhati – hati setelah Departemen Perdagangan AS mengatakan bahwa indeks harga konsumen naik 0,3% pada bulan September, yang meningkat sesuai dengan harapan. Selain itu, sentimen dolar AS juga rapuh setelahn pernyataan dari Wakil Ketua Federal Reserve Stanley Fischer mengatakan bahwa stabilitas ekonomi bisa terencam oleh suku bunga yang rendah, tetapi tidak semudah itu bagi The Fed untuk menaikkan tingkat suku bunga.

GBP/USD naik 0,16% menjadi 1,2318 yang merupakan level tertinggi sejak 11 Oktober setelah Kantor Statistik Nasional Inggris Raya mengatakan bahwa tingkat pengangguran tetap stabil pada 4,9% antara bulan Juni dan Agustus, yang merupakan level terendah hampir 11 tahun. Selain itu, laporan pekerjaan datang setelah data resmi menunjukkan bahwa biaya hidup di Inggris Raya naik dalam tingkat tercepat dalam 22 bulan pada bulan September.

USD/JPY meluncur 0,37% mnenjadi 103,46, sedangkan USD/CHF turun 0,15% menjadi 0,9883. Kemudian, AUD/USD naik 0,21% menjadi 0,7683 dan NZD/USD juga naik 0,32% menjadi 0,7213. Sementara itu, USD/CAD turun 0,16% menjadi 1,3091. Selain itu, indeks dolar AS yang mengukur kekuatan greenback terhadap 6 mata uang utama lainnya turun 0,19% menjadi 97,69.

Baca juga artikel menarik lainnya :

  1. Besarnya Peluang Trump Dalam Memenangkan Pilpres AS 2016
  2. Apa ‘Hard Brexit’ Itu?
  3. Jika Bank Hengkang dari Inggris, Siapakah Pemenangnya?
  4. Donald Trump Melibatkan Saudara Tiri Obama (Malik) Dalam Debat CAPRES Terakhir
  5. Qurtal Ketiga GDP China Tumbuh 6,7%

About leonardo

Check Also

unemployment

Laporan Klaim Pengangguran AS Mingguan Naik

Kabar dari Departemen Tenaga Kerja AS di hari kemarin, baru saja merilis bahwa data klaim …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »