Home / Inforexnews / Dollar AS Bertahan Seiring Simpang Siur Fed Rate
Dollar

Dollar AS Bertahan Seiring Simpang Siur Fed Rate

Pergerakan dari harga Dollar AS kini telah di perdagangkan di tingkat tertinggi dalam dua minggu ini melawan mata uang mayor berada di awal pekan ini, (19/9/16) menjelang siang ini, setelah sesi perdagangkan akhir pekan lalu di tutup dengan kenaikan di Dollar AS karena laporan data inflasi yang positif. Akibatnya ekspektasi dari kenaikan tingkat suku bunga  AS berada di tahun ini juga kembali meningkat.

Kinerja dari indeks Dollar yang mengukur dari performa Dollar AS melawan enam mata yang mayor lainnya, terpantau ada di kisaran 95.98, setelah sebelumnya di akhir pekan lalu capai tingkat 96.108, menjadi tingkat terkuat semenjak awal bulan lalu.

Adapun indeks harga konsumen AS dilaporkan naik lebih dari perkiraan untuk bulan Agustus ini. Data yang di rilis di Jumat lalu juga sebutkan kalau CPI Inti atau Core CPI, dimana telah menghitung inflasi tanpa hitung harga makanan dan energi  mengalami peningkatan 0.3% berada di akhir bulan lalu, ini menjadi peningkatan terbesar semenjak bulan Februari. CPI inti AS telah naik sebesar 2.3% dalam 12 bulan akhir ini sampai dengan Agustus.

Memantau data terbaru dari CME Group’s FedWatch Tool, ada peluang dari kenaikan suku bunga AS dalam jangka pendek telah terbuka 55% untuk di bulan Desember, dibandingkan dengan 47% sebelum laporan data CPI telah di umumkan. Walaupun demikian, implikasi probabilitas kenaikan pada suku bunga AS untuk pertemuan yang akan datang ini atau di pekan ini masih rendah, terakhir adalah 9%.

About Wida Yodik

Check Also

gold

Menjelang Laporan Data Ekonomi AS, Emas Coba Rebound

Pergerakan emas kini telah terpantau untuk mencoba menguat lagi seiring adanya penguatan dollar AS menjelang …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »