Home / Inforexnews / GBP/USD Melemah Setelah Data Dari Inggris
pound

GBP/USD Melemah Setelah Data Dari Inggris

INFOREXNEWS – Pound melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada hari Jumat 21/10/2016, setelah dirilisnya data pinjaman sektor publik Inggris Raya yang memburuk. Sementara itu, ekspektasi kenaikkan suku bunga AS sebelum akhir tahun akan terus mendukung kekuatan greenback.

GBP/USD menyentuh level terendah pada posisi 1,2224 pada awal perdagangan Eropa. Kemudian, pasangan ini berkonsolidasi pada posisi 1,2234 atau turun 0,16%. Selain itu, Kantor Statistik Nasional Inggris Raya melaporkan bahwa pinjaman bersih sektor publik naik 10,12 miliar pound pada bulan September, yang lebih tinggi dibandingkan dengan ekspektasi kenaikkan yang hanya sebesar 8,20 miliar pound.

Sementara itu, harapan kenaikkan suku bunga AS pada tahun 2016 terus mendukung permintaan greenback. Presiden Fed New York William Dudley mengatakan bahwa kemungkinan bank sentral AS akan menaikkan suku bunga di tahun ini  jika perekonomian tetap berada dalam kondisi yang bagus.

Pound menguat terhadap euro, dengan EUR/GBP turun 0,24% menjadi 0,8897. Mata uang tunggal itu melemah secara luas setelah Presiden ECB Mario Draghi mengatakan bahwa penyesuaian program stimulus bank sentral dapat datang pada bulan Desember, dengan menyatakan bahwa penilaiannya akan mendapatkan manfaat dari proyeksi ekonomi terbaru yang akan disusun oleh analis ECB. 

Baca juga artikel menarik lainnya :

  1. Dolar Menguat Akibat Harapan Yang Kuat
  2. Dana Kampanye Trump Membengkak
  3. Pasar Asia Mengalami Penurunan Yang Cukup Tajam
  4. BI Pangkas Suku Bunga Acuan Lagi
  5. Donald Trump ataukah Hillary Clinton ???

About leonardo

Check Also

72dolar

Likuiditas Valas Tetap Aman Meskipun Dana Asing Keluar

INFOREXNEWS – Meskipun arus modal asing atau capital outflow terus terjadi, Bank Indonesia (BI) mengklaim …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »