Home / Inforexnews / Google Terancam Pajak 5.5 Triliun
utang-pajak-google-di-indonesia-rp500-miliar-per-tahun-okc

Google Terancam Pajak 5.5 Triliun

iNFOREXNEWS – Menteri keuangan Indonesia Sri Mulyani memberi ancaman kepada Google untuk memeriksa pajak bahkan sampai ke tindak pidana, jika memang terbukti sengaja menghindari pembayaran pajak dari raja internet di dunia ini. 

Seperti yang dikutip media Reuters, (19/9) Muhammad Hanif, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Jakarta secara khusus mengatakan, penyidik dari pajak telah mendatangi kantor PT Google Indonesia. Kantor pajak menyatakan, Google Indonesia telah kurang bayar pajak sebesar 0,1%, dari total pajak penghasilan dan nilai tambah yang terutang di tahun 2015.

Total kopral yang harus dibayar bisa di atas 400 juta dollar. apa bila benar terbukti bersalah, menurut kepala Jenderal Pajak, Google Indonesia harus membayar denda empat kali lipat dari jumlah seharusnya. Hitungannya: tunggakan pajak Google Indonesia mencapai 418 juta dollar atau setara Rp 5,5 triliun hanya untuk perkara tahun 2015 saja.

Sayangnya, Hanif menolak memberikan estimasi besar pungutan yang bisa dikenakan jika pemeriksaan diperluas hingga lima tahun ke belakang. Selama ini, pendapatan yang diperoleh dari Indonesia akan dikonsolidasikan oleh Google Asia Pasifik yang bermarkas di Singapura.

Di samping itu Google Asia Pasifik menolak untuk di lakukan pemeriksaan audit pajak. Ini mendorong Ditjen Pajak melakukan penyelidikan lebih lanjut karena ada indikasi pelanggaran pajak oleh Google. “Google berargumen bahwa mereka ada melakukan perencanaan pajak,” tutur Hanif.

Secara global, sangat jarang persoalan pajak dibawa ke ranah pidana. Yustinus Prastowo, Direktur Eksekutif Pusat Analisis Perpajakan Indonesia mengatakan, jika itu terjadi, butuh waktu paling tidak tiga tahun untuk memutuskan perkara pidana pajak.

Tidak hanya Google, kantor pajak juga tengah mengejar pendapatan pajak dari perusahaan konten berbasis internet asal global atau over the top atau OTT yang mendapatkan keuntungan dari pasar Indonesia.

Tahun lalu saja, nilai iklan digital atau online dari Indonesia diperkirakan bisa mencapai 800 juta dollar. Tahun ini, nilainya diproyeksi lebih besar dari tahun sebelumnya.

sumber : kontan.co.id 

 

About Nilsen

Check Also

gas-alam

Futures Gas Alam Lebih Tinggi Pada Sesi Eropa

INFOREXNEWS – Futures gas alam naik lebih tinggi pada sesi eropa di hari Jumat 9/12/2016 …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »