Home / Inforexnews / Harga Emas Terpukul dan Perak Jatuh Lebih Dari 2%
emas

Harga Emas Terpukul dan Perak Jatuh Lebih Dari 2%

INFOREXNEWS – Harga emas jatuh pada Senin 22/8/2016 di sesi perdagangan Asia dan perak turun tajam setelah investor mencatat komentar Wakil Ketua Federal Reserve Stanley Fischer yang muncul untuk meningkatkan prospek kenaikkan suku bunga jangka pendek oleh Federal Reserve. 

Emas untuk pengiriman Bulan Desember di divisi Comex Bursa Perdagangan New York anjlok 0,68% sehingga menempati posisi $ 1,337.06/troy ounce. Selain itu, perak berjangka untuk pengiriman Bulan September turun 2,33% menjadi $ 18,867/troy ounce, dan tembaga berjangka untuk pengiriman Bulan September juga turun sebesar 0,46% menjadi $ 2,161/troy ounce.

Komentar Fischer datang menjelang pidato Ketua Fed Janet Yellen yang sangat diantisipasi pada pertemuan tahunan para top bankir bank sentral dan ekonom di Jackson Hole, Wyoming, dipandang menawarkan petunjuk baru waktu kenaikkan suku bunga AS berikutnya. 

Pekan lalu, harga emas berada di dalam wilayah negatif, setelah investor mencerna sejumlah komentar baru dari pembuat kebijakan penting Federal Reserve tentang kemungkinan kenaikkan suku bunga jangka pendek oleh bank sentral AS. Peluang kenaikkan suku bunga janga pendek kembali fokus setelah Presiden Fed San Fransisco John Williams mengisyaratkan dukungannya untuk kenaikkan suku bunga di Bulan September yang akan datang dalam pidatonya pada Kamis lalu.

Logam mulia sangatlah sensitif terhadap suku bunga AS, yang mengangkat biaya kesempatan memegang aset non-unggulan seperti emas batangan, sementara meningkatkan dolar dalam harganya. Biasanya, penguatan dolar dapat membebankan harga emas, sebab mengurangi daya tarik logam kuning sebagai aset alternatif dan membuat komoditi yang dihargakan dalam dolar lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya. (Leonardo/Inforexnews)

About Nilsen

Check Also

72dolar

Likuiditas Valas Tetap Aman Meskipun Dana Asing Keluar

INFOREXNEWS – Meskipun arus modal asing atau capital outflow terus terjadi, Bank Indonesia (BI) mengklaim …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »