Home / Strategi / JALAN TERBAIK BELAJAR TRADING FOREX
mind-heals-body-chakra-pyramid-universe-meditation

JALAN TERBAIK BELAJAR TRADING FOREX

Trading adalah aktivitas yang cukup membingungkan, khususnya bagi anda yang baru terjun ke dunia investasi ini. beberapa orang dari dunia matematika, statistik, fisika bahkan ekonomi memilih sudut pandangnya masing-masing untuk menganalisa market sesuai kepentingan mereka sendiri. ini membuktikan bahwa dunia trading merupakan hal yang dinamis.

Pernahkah anda melihat senior A mengatakan cenderung jual (Sell) dan senior B mengatakan cenderung beli (Buy) pada waktu yang hampir sama. Padahal kedua senior anda tersebut memiliki hasil yang cukup dianggap trading for living. Bagaimana bisa mereka berlawanan mengambil posisi di saat yang sama. Berarti salah satu dari mereka berpotensi loss, tapi bisa saja keduanya mengalami loss, dan kemungkinan untuk keduanya mendapatkan profit juga tidak bisa diabaikan.

Kasus menarik ini memang sangat membingungkan dan cukup menarik perhatian. Karena terkadang para pemula mulai tergerus kepercayaannya terhadap para seniornya yang sedang loss. Tapi jika anda sedikit memahami dan menganalisa kasus tersebut. Hasil adalah jawabannya. Hasil akhir dari Withdrawal mereka berdua. Teknik entry mereka berlawanan, mengapa keduanya bisa hidup dari trading?

Menariknya adalah pasar dinamis ini bisa memberikan keuntungan kepada siapapun. Bisa juga melahap uang siapapun tidak peduli siapa diri anda. Namun meminjam kata-kata Warren Buffet (orang terkaya di dunia) “Market menolong orang yang tahu apa yang dia lakukan, namun dia tidak akan menolong orang yang tidak tahu apa yang dia lakukan.” Kedua senior anda tahu apa yang dia lakukan.

Sebenarnya apa yang harus dilakukan oleh seorang trader? Memang pertanyaan ini sangat klasik, namun tidak ada sebuah kepastian. Karena akan banyak pro dan kontra. Maka dari itu, kami mencoba menyajikan artikel ini untuk anda supaya dapat mengetahui hal-hal yang penting yang harus anda mengerti sebelum jatuh dalam jangka panjang.

Mari kita mulai dengan pengendalian diri (Self Awareness)

Seorang trader harus mampu mengendalikan dirinya dari kegilaan pasar yang dinamis. Jika anda mengikuti kedinamisan itu secara acak, sama saja anda mulai mengikuti aliran deras sungai yang menghanyutkan anda pada akhirnya meskipun anda mungkin berharap arus itu membawa anda ke pulau tropis yang bersih nan indah.

Mari kita lihat apa yang dapat kita kendalikan dan apa yang tidak dapat kita kendalikan

proses-belajar-trading-kontrol

Sebenarnya banyak sekali hal yang dapat kita kontrol / kendalikan dalam aktivitas trading. Namun saat ini kita hanya membahas hal-hal yang dianggap penting menurut saya saat ini. 

APA YANG BISA KITA KENDALIKAN

  1. Modal

Hal paling dasar sebelum memulai aktivitas trading adalah modal. Anda juga mengetahuinya. Namun banyak sekali trader yang mulai mengesampingkan pengendalian modal ini. mereka berangsur-angsur berubah menjadi mental penjudi yang dimana saat ada uang, maka masukkan saja ke dalam akun trading. Sungguh disayangkan jika pemikiran tersebut terus-menerus di pertahankan, karna pada akhirnya manajemen uang anda akan amburadul. Modal trading haruslah dana alokasi yang sebaiknya tidak terlalu menganggu kebutuhan primer anda. Anggaplah kalau modal trading anda adalah uang yang akan dialokasikan untuk bisnis. Dan uang anda akan ditanam cukup lama di dalam akun trading. Maka sebaiknya jangan sampai menganggu dana yang dibutuhkan untuk kehidupan primer anda. Selain membuat anda merasa nyaman saat trading, cara ini juga menghindari preassure (tekanan) yang terlalu berat, yang mengakibatkan mental harus profit dan berusaha mengalahkan market serta mendikte pergerakan harga menguasai diri anda. Alhasil kelogisan objektifitas anda menjadi samar dan berakhir pada kehilangan uang yang dikarenakan kegagalan mengendalikan diri anda sendiri.

  1. Resiko

Bagian resiko sangat memusingkan para pendatang baru. Mereka menganggap bahwa mereka bisa mengambil resiko apapun, karena mereka sudah dibutakan oleh iming-iming harapan profit yang terlampau besar diluar akal sehat. Namun saat resiko itu terjadi, mereka biasanya terpuruk dalam kondisi lemah yang tak mampu bangkit lagi atau malah sebaliknya, mereka mulai berniat untuk melakukan aksi balas dendam. Resiko diharapkan dapat ditentukan berdasarkan batas-batas logika kita. Misalkan anda memiliki dana investasi sebesar 1 juta rupiah, anda mungkin akan lebih tenang mengambil resiko sebesar 10.000 rupiah daripada 500.000 ribu rupiah. Bagaimanapun disisi tersebut anda lebih ikhlas menerima resiko 10.000 rupiah daripada 500.000 rupiah. Kabar baiknya adalah resiko berada dalam kendali kita. Kita yang menentukan berapa resiko setiap transaksi kita, dan bahkan berapa resiko yang mampu kita terima pada akhirnya jika terjadi skenario terburuk. Resiko sangat penting ditentukan diawal untuk menjaga kondisi terbaik dari perasaan kita supaya tidak menjadi pesimis di masa depan saat resiko mulai timbul ke permukaan.

  1. Waktu Trading

Ini adalah salah satu hal penting yang secara intens disarankan para trader senior anda. Tentukan waktu trading anda. Pasar waktu forex yang 24 jam adalah sebuah kabar baik. Anda dapat menyesuaikannya dengan aktivitas hidup anda. Bukannya malah anda memantau chart selama 24 jam. Tentukan waktu terbaik yang bisa anda gunakan untuk sistem trading anda. Apakah itu jam pasar yang ramai, ataukah itu jam pasar yang sepi.

  1. Cara analisa

Bagian ini menjadi hal yang paling penting menurut kebanyakan trader, tapi coba pikirkan, jika ini adalah hal yang paling penting, kenapa sampai saat ini tidak ada seorang jenius pun yang mampu mendapatkan kunci untuk mendapatkan hasil yang terus menerus menang? Analisa hanya sebuah cara untuk para pedagang mengambil keputusan. Keputusan berdasarkan fakta empiris yang mampu mencapai probablitas yang lebih baik daripada menggunakan intuisi yang tidak beralasan. Cara analisa memang beragam dan memiliki kelebihan serta kekurangannya masing-masing. Semua pilihan ada pada diri anda. Namun jika trial and error anda mencapai hasil yang sesuai keinginan anda, pakailah, dan jadikan anda ahli dalam menggunakan analisa tersebut, jangan terlalu banyak berimajinasi dengan perkembangan yang berlebihan.

  1. Instrument yang akan ditradingkan

Bagian ini mungkin akan menjadi bagian yang paling banyak mendapatkan komentar negatif. Kenapa anda harus memutuskan memilih instrument? Kalau saya, memiliki analogi seperti ini, jika bertindak sembarangan dengan semua instrument yang ada, anda akan membutuhkan waktu yang luar biasa banyak, dengan tingkat kerepotan analisa yang berlebihan. Sebaliknya jika anda menentukan beberapa pair yang menjadi pilihan anda, dan saat kesempatan tidak muncul dalam instrument yang anda pilih, anda bisa beristirahat. Anda bisa memanjakan diri anda dengan berlibur.

  1. Kapan harus stop

Stop yang dimaksud disini ada dua yaitu stop untuk keluar dari posisi, dan stop untuk masuk ke dalam pasar. Pada sisi stop untuk keluar dari posisi (saat profit) kebanyakan orang menggunakan subjektifitas dengan menentukan angka bulat seperti 10 pips, 100 pips, ataupun 200 pips, sebenarnya jika anda menggunakan cara analisa trend, anda bisa menggunakan stop dengan statistik yang lebih objektif. Anda mungkin bisa menggunakan perhitungan volatilitas range harga, anda mungkin juga bisa menggunakan teori dow maupun Elliot wave untuk keluar dari pasar, dimana saat tanda-tanda perubahan trend mulai muncul. Dan pada sisi yang kedua, anda sebaiknya sering melakukan hal ini. stop lah trading jika pasar tidak bersahabat dengan cara analisa anda. Jika set up analisa anda sudah objektif (berdasarkan fakta) dan hasilnya memberikan jawaban kepada anda untuk wait and see (menunggu) maka sebaiknya anda benar-benar menunggu. Jalani hidup anda, bersosialisasilah. Hal ini dapat membuat diri anda lebih fresh saat datang kembali untuk ber-trading-ria.

  1. Proses Belajar Trading

Tidak dipungkiri lagi, studiholic terhadap sebuah strategi baru memang menyenangkan, apalagi jika yang memberikan ilmu tersebut sudah terbukti memberikan gain yang luar biasa. Belajar ilmu-ilmu baru dalam dunia trading memang menyenangkan, tapi sayangnya para trader pada umumnya sering terjebak pada siklus yang kurang baik, dan susah move on untuk menjadi lebih baik dari sisi lain. Bagi saya ,terdapat 2 siklus pembelajaran trading.

mindset sukses trading

Yang pertama adalah seperti contoh diatas, lihatlah puncak dan lembah yang datar (rada mirip market sideway). mari asumsikan lembah adalah saat pertama kali belajar sebuah strategi, dan puncak adalah hasil yang mulai baik setelah menggunakan strategi tersebut cukup lama. Dari pertama anda belajar anda menuju puncak dimana trading mulai menghasilkan namun saat mengalami loss besar, anda langsung merubah sistem anda dengan belajar ilmu yang baru dan herannya itu kembali terpaku pada sisi teknikal, hal ini sama saja anda mulai dari nol, dan memulai semuanya dari lembah kembali. Parahnya adalah hal ini terus berulang sehingga membuat diri anda tidak lebih dari seorang trader dengan wawasan luas dari sisi teknikal, namun sayangnya trading bukan hanya tentang teknikal analisis. Masih ada sisi psikologi trading yang bertujuan memanajemen sisi emosi anda, tujuannya adalah menekan tindakan akibat emosi yang biasanya berakibat fatal. Selain itu ada manajemen uang yang jika di atur dengan baik dapat memberikan hasil yang berbeda walaupun strategi anda sama. Dan yang terakhir manajamen waktu yang mungkin dapat membuat anda menentukan kapan harus meninggalkan market, kapan harus stand by di market.

Mindset sukses trading

Dan yang kedua adalah proses belajar yang berkembang menuju arah yang meningkat. Kasus ini kebanyakan terjadi pada trader yang mastering sistem teknikal tertentu, dan hanya beradaptasi dengan menghindari kondisi kesalahan tertentu supaya tidak terulang kembali. Mereka menggunakan jurnal trading yang memberikan ciri-ciri kesalahan dalam teknik trading mereka yang dapat dihindari di masa depan. Mereka mulai menyesuaikan risk dan reward sesuai adaptasi market, mereka juga mulai mengacu pada filosofi trading mereka, mengetatkan disiplin mereka dan akhirnya menuju comfort zone yang membuat mereka menjadi trader dengan sisi humanity, emotion, manajemen serta teknikal yang tidak terlalu timpang. (seimbang)

Masih ingat apa yang tidak dapat kita kendalikan?

Market. Pergerakan harga market. Kita tidak dapat mendikte pergerakan harga market untuk mengikuti keinginan dan hasrat dalam diri kita. Justru sebalikanya, semua yang kita kendalikan mengacu pada satu tujuan, mengikuti arah pergerakan market.

Jadi hal inilah yang mengingatkan kita pada resiko bisnis trading, ketidakpastian ini membuat kita harus mengambil keputusan dengan kehati-hatian yang condong pada konsekuensi kita. Apa konsekuensi keputusan anda? Resiko? Reward? Buang-buang waktu?

Dengan memahami hal tersebut, anda akan lebih mengerti pekerjaan seorang trader, lebih mengurangi sifat untuk mendewakan teknik / strategi, dan akhirnya akan sadar semua akan berakhir pada manajemen.

Manajemen waktu, manajemen uang, manajemen resiko, manajemen stress serta ketangguhan diri dalam melewati resiko yang muncul berturut-turut. Dan dengan mengetahui bahwa kita tidak dapat mengendalikan pergerakan harga, anda sudah dapat memutuskan. Apakah anda akan tetap mengambil karir sebagai seorang trader? Atau bisnis ini tidak cocok dengan diri anda? Sisi mana yang anda pilih?

About Paul_drevs

Check Also

triangle-and-bollinger-band

DAHSYATNYA TRIANGLE DAN BOLLINGERBAND

Perpaduan Dahsyat Segi Tiga dan Bollinger Band Strategi ini adalah teknik yang sangat sederhana, namun …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »