Home / Inforexnews / Kejanggalan Di Pasar Saham Indonesia
Tito Sulistio

Kejanggalan Di Pasar Saham Indonesia

INFOREXNEWS – Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Tito Sulistyo mengungkapkan bahwa pasar saham Indonesia memiliki “kejanggalan”. Ia mengatakan, kan sekarang ada satu dibursa yang tanda kutip. Transaksi itu setiap hari 60% lokal, dan kenapa kepemilikannya (saham di BEI) 65% asing? Berarti ini ada yang salah.

Tito menduga bahwa para investor sengaja mengatasnamakan sahamnya menggunakan investor asing. Hal itu dilakukan karena para investor lokal sengaja tidak mau mengakui sahamnya di BEI. Ia percaya bahwa 60-65% kepemilikan saham asing di BEI, ada sekitar 15-20% milik investor lokal.

Saham milik investor lokal yang mengatasnamakan investor asing berkisar Rp 200 triliun hingga Rp 400 triliun. Saat ini nilai kapasitas BEI mencapai Rp 5.772 triliun. BEI menargetkan untuk tahun ini bisa mencapai total kapitalisasi pasar sebesar Rp 6.000 triliun. 

Dengan adanya program amnesti pajak, para investor bisa memanfaatkan program tersebut untuk mendeklarasikan kepemilikan asetnya sehingga tidak perlu terjadinya kejanggalan. BEI bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan memberikan jasa yang intensif kepada investor yang mendeklarasikan asetnya. (Leonardo/Inforexnews)

Incoming search terms:

  • kejanggalan pada harga saham

About Nilsen

Check Also

gold

Menjelang Laporan Data Ekonomi AS, Emas Coba Rebound

Pergerakan emas kini telah terpantau untuk mencoba menguat lagi seiring adanya penguatan dollar AS menjelang …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »