Home / Strategi / Mengenal Teori Kelly dalam Money Management
Teori Kelly dalam Money Management

Mengenal Teori Kelly dalam Money Management

Money Management kabarnya adalah point utama dalam keberhasilan anda dalam mengembangkan sebuah portofolio. Penentuan Money Management sangatlah dinamis tergantung dari jejak rekam transaksi anda di masa lampau. Jadi anda akan menentukan manajemen uang anda berdasarkan hasil lampau anda dengan asumsi di masa depan hasilnya sama.

Pelajari lebih lanjut mengenai Money Management

Banyak beredar money management dari senior anda, namun sayangnya para profesional sangat jarang mempublikasikan cara mereka menentukan manajemen uang mereka untuk anda. Mengapa? Karena ini adalah titik yang sangat krusial, inilah resep mereka untuk menjaga portofolio mereka.

Terus apa hubungan money management dengan teori Kelly / Kriteria Kelly. Kami mengajak anda meramu money manajemen anda sendiri berdasarkan hasil trading anda. langkah awalnya adalah mengenal teori Kelly.

Teori Kelly sebenarnya diciptakan oleh John Kelly yang saat itu bekerja di AT & T Bell Laboratory. Kelly menciptakan rumus untuk membantu AT & T menyelesaikan masalah sinyal jarak jauh. Namun saat teori ini dipublikasikan, para penjudi profesional serta matematikawan merasa rumusan ini dapat diaplikasikan dalam perjudian. Dan akhirnya berkembang pada dunia investasi.

Pada dasarnya jika anda menggunakan Teori Kelly atau yang dikenal juga dengan Kriteria Kelly, anda membutuhkan dua data dalam hasil trading anda di masa lampau.

  1. Win probability yang merupakan probabilitas dari setiap perdagangan anda yang memberikan hasil positif.
  2. Win / Loss Ratio yang merupakan total hasil trade yang positif dibagi dengan total hasil trade yang negatif.

Kedua data tersebut akan dimasukkan dalam persamaan Kelly seperti di bawah ini

KELLY % =  W – [(1-W) / R]

Dimana W adalah Win Probablity sedangkan R adalah Win/Loss Ratio.

mari kita simak ilustrasi berikut supaya anda dapat segera menghitung ratio Kelly untuk portofolio anda.

Anggaplah anda selama ini sudah melakukan transaksi sebanyak 100 kali. Dan ternyata transaksi yang memberikan anda hasil positif adalah sebanyak 55 kali. Maka win probability anda adalah :

Win Probability = jumlah transaksi profit / total seluruh transaksi

Win Probability = 55 / 100 = 0.55

Atau sebesar 55 persen.

Sedangkan anda yang memiliki balance awal sebesar $1000 tersebut, mencatat total dari transaksi yang untung sebesar $650 dan total transaksi yang rugi membukukan hasil sebesar minus $250 , maka Win / Loss Ratio anda adalah :

Win Loss Ratio = Total Hasil Profit / Total Hasil Loss

Win Loss Ratio = 650/250 = 2.6

Setelah mendapatkan angka dari kedua data tersebut, maka anda tinggal memasukkan hasil dari dua data tersebut pada persamaan kriteria Kelly :

Kelly %    = W – [1-W) / R]

Kelly %    = 0.55 – [(1-0.55) / 2.6]

                     = 0.55 – [0.45 / 2.6]

                     = 0.55 – 0.17

                     = 0.38

Berdasarkan hasil perhitungan rumus Kelly di atas, persentasi kriteria Kelly portofolio anda adalah sebesar 38%. Ini memberikan anda informasi bahwa anda dapat menggunakan 38% dari equity anda saat ini. dengan asumsi hasil trading anda sama dengan masa lampau. Disarankan bahwa jumlah total resiko yang akan anda hasilkan jika kalah pada transaksi selanjutnya adalah sebesar 38%. Banyak yang beranggapan bahwa lot yang digunakan adalah sebesar 38% dari equity, itu sungguh tidak masuk akal. Yang dimaksud dengan penentuan lot yang akan anda gunakan adalah nilai uang 38% dari equity anda tersebut, di bagi dengan berapa pips yang anda gunakan sebagai resiko anda saat loss. Maka anda bisa mendapatkan nilai lot yang bisa anda gunakan saat transaksi selanjutnya. Maka dari itu lot anda tergantung dari dimana titik loss yang anda terima.

Misalkan dengan contoh diatas.

Equity anda saat ini adalah sebesar $1400. Yang di dapat dari balance awal anda sebesar $1000 ditambah dengan profit yang sebesar $650 dikurangi loss $250, berarti profit anda sebesar $400. Jadi jika ditotal dengan balance anda equity anda sebesar $  1400 saat ini. Hasil perhitungan Kriteria Kelly anda adalah sebesar 38%. Maka dalam perdagangan selanjutnya anda diperbolehkan mengambil resiko sebesar $1400 x 38% = $ 532. Sedangkan setiap transaksi ataupun transaksi selanjutnya anda akan menggunakan stop loss sekitar 300 point. Maka lot yang akan anda gunakan adalah 532 / 300 = 1.77 dollar per pipsnya. Jika anda menggunakan broker yang contract sizenya sebesar $100.000 maka anda akan menggunakan 0.17 lot. Jika anda menggunakan broker yang contract sizenya sebesar $ 10.000 anda akan menggunakan 1.77 lot.

Namun alangkah baiknya anda mensortir hasil perhitungan Kelly. Karena persentasi Kelly muncul dengan asumsi dimasa depan akurasi dari trading anda sama dengan masa lampau saat anda menghitung kriteria Kelly tersebut. Dan anda juga harus memastikan apakah anda sanggup menoleransi loss yang muncul dengan penggunaan lot berdasarkan kriteria Kelly.

Misalkan dengan akurasi yang tinggi maka akan semakin tinggi persentasi Kelly, apakah saat Kelly memberikan persentase sebesar 60% dari equity anda, anda akan mengikutinya dan mengabaikan toleransi loss yang sebenarnya dapat anda terima.

Maka dari itu, teori Kelly hanyalah sebuah dasar yang menghitung money management yang sebaiknya anda pakai. Akan tetapi keputusannya tetap berada pada diri anda.

Namun ini sangat baik saat loss mulai muncul, anda akan dipaksa menurunkan resiko anda secepat mungkin. Selain itu para Investor menggunakan Teori Kelly untuk diversifikasi. Dan mengurangi resiko serta menambah probabilitas gain untuk portofolio mereka.

Tapi terlepas dari itu semua, teori Kelly adalah dasar dari Edward Oakley Thorpe (yang berada dalam edisi kedua) mencapai kesuksesan sebagai hedge Fund. Bahkan Bill Gross maupun Warren Buffet mengakui menggunakan Kelly Criterion untuk membangun portofolio mereka. Namun jika anda mengesampingkan emosi anda dan menggunakan teori Kelly sebagai penentu resiko transaksi anda, dipercaya dapat membuat anda menang dalam jangka panjang.

Siapa sebenarnya Edward Oakley Thorpe

mari kita gunakan dalam contoh real, ini adalah portofolio seorang trader yang dalam beberapa bulan terakhir.

Teori Kelly dalam Money Management
Teori Kelly dalam Money Management

Dengan memahami rumus rasio Kelly pada penjelasan di atas, yang diaplikasikan dalam contoh pertama, seharusnya anda langsung dapat menentukan bagian mana yang menjadi perhatian anda.

Teori Kelly dalam Money Management
Teori Kelly dalam Money Management

perhatikan kolom Total Trades, Profit Trades dan Loss Trades untuk mendapatkan angka Win Probablity (W).

Angka total trade yang ada pada portofolio diatas adalah sebanyak 49 trade, berarti sampai protofolio ini dilihat, sang trader melakukan transaksi sebanyak 49 kali. profit trades dalam 49 kali tersebut adalah sebanyak 39 kali (79,59%) dan total transaksi yang menghasilkan loss adalah sebanyak 10 kali (20,41%). Jadi berapa Win probablity dalam portofolio ini? jawabanya sudah terpampang jelas, bahwa jumlah trader yang profit sebanyak 39 kali dan total trade adalah sebesar 49 kali.

maka 39 / 49 = 0.795 mari kita bulatkan menjadi 0.80

selanjutnya lihatlah kolom gross loss dan gross profit untuk mencari Win/loss Ratio

Teori Kelly dalam Money Management
Teori Kelly dalam Money Management

gross profit disini berarti bahwa total profit dalam transaksi trader ini adalah sebesar $811.60 dan total loss yang dihasilkan adalah $349.84. Dan untuk mencari Win/Loss Ratio (R) maka 811.60/349.84 = 2.319 dan mari kita bulatkan dengan 2 angka dibelakang menjadi 2.32

Dan akhirnya kita mendapatkan 2 bagian penting dalam perhitungan kelly

yaitu W (win Probability) = 0.80 dan Win/ Loss Ratio (R) = 2.32

Rumus rasio Kelly adalah

KELLY % =  W – [(1-W) / R]

Kelly % = 0.80 – [(1-0.80) / 2.32]

                = 0.80 – [0.20 / 2.32]

                = 0.80 – 0.086

                =  0.714

Kelly Rasio dalam portofolio ini adalah sebesar 0,714. Seperti yang kita ketahui bahwa rasio kelly yang digunakan dalam money management, diperuntukkan untuk memaksimalkan profit dalam setiap transaksi kita. namun jika anda lihat jika rasio kelly adalah sebesar 0.714 berarti kita diperbolehkan untuk menggunakan 71.4% equity dalam trade selanjutnya, sebenarnya ini cukup mengerikan. bagaimana jika terjadi loss?  maka dari itu anda jika sudah menghitung kelly rasio mungkin bisa menyaring kembali dengan kemampuan anda menerima loss untuk menghindari perasaan jatuh yang berlebihan. tapi jika anda memang merasa bisa menerima kerugian sebesaru kira-kira 71,4% dari equity anda, anda boleh menggunakannya. Jika terjadi profit, maka maksimal profit anda menjadi lebih optimal. 

Mungkin dengan dua penjelasan diatas, anda bisa mendapatkan gambaran dasar penggunaan teori kelly dalam aplikasi menyusun money management untuk transaksi anda selanjutnya, yang dimana penyusunan tersebut sangat terikat dengan hasil masa lalu anda. sehingga penggunaan lot, dan penerimaan resiko anda menjadi lebih objektif berdasarkan fakta trading masa lalu anda. Tentunya dengan pertimbangan bahwa, hasil masa depan anda adalah pengulangan dari hasil masa lalu saya. Seperti pepatah terkenal yang selalu menjadi acuan para trader History Repeated Itself. 

Sumber : Majalah Inforexnews Edisi Keenam

Artikel Menarik Lainnya :

Incoming search terms:

  • rumus money management forex
  • apa kelly kriteria
  • menghitung ratio treding scalper

About Paul_drevs

Check Also

entry-posisi

FOREX TRADING AKURASI ENTRY POSISI

Akurasi. Seberapa akurat entry posisi anda dalam transaksi forex? berapa rasio antara benar dan salah? Posisi …

6 comments

  1. Notre ami le canard était tombé presque juste, puisque dimanche était le jour de la Saint San.Hniturélas, c’était dimanche, pas lundi.Les saints de lundi étaient André, Maxence et Tugdual.Tugdual, l’un des sept saints majeurs de Bretagne et patron du diocèse de Tréguier.Piste à suivre ??

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »