Home / Inforexnews / Menguji Efektivitas Kebijakan Suku Bunga Baru
BI

Menguji Efektivitas Kebijakan Suku Bunga Baru

INFOREXNEWS – Bank Indonesia (BI) telah resmi menerapkan BI 7 Day Repo Rate sebagai suku bunga acuan yang dimulai sejak 19 Agustus 2016. Kebijakan moneter baru ini diharapkan dapat mengefektifkan transmisi kebijakan moneter BI. BI Repo Rate ini merupakan suku bunga transaksional, berbeda dengan BI Rate yang hanya berfungsi sebagai suku bunga acuan saja.

Ekonom DBS Group Research Gundy Cahyadi menilai bahwa kebijakan baru BI belum berdampak dalam jangka pendek. Ia justru mencermati kebijakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tentang batas atas suku bunga deposito kelompok bank BUKU III dan IV, yakni 75 bps – 100 bps di atas BI Rate. 

Hal ini bisa menyulitkan upaya untuk menurunkan suku bunga kredit. Padahal kebijakan baru ini diharapkan agar bisa mendorong turunnya suku bunga pinjaman. Penurunan suku bunga pinjaman di Indonesia sangat lambat, meskipun BI sudah memangkas 100 bps di tahun 2016 ini. 

Dalam jangka panjang, kebijakan baru ini dapat mendukung pendalaman pasar keuangan dan memperkuat struktur pasar uang antar bank. Pasar keuangan yang semakin dalam dapat membuat biaya dana perbankan menjadi lebih murah, sehingga dapat mendorong perbankan menurunkan suku bunga pinjaman lebih rendah.

Artikel Menarik Lainnya :

  1. 5 Hal Terbaik Untuk Diketahui Pasar Pada Selasa 20/9/2016
  2. Pelayan Yang Mirip Dengan Bank
  3. Kantor Twitter Di Bangalore Ditutup
  4. EKSPEKTASI BESAR TERHADAP KEBIJAKAN BANK OF JAPAN dan FOMC
  5. AUD/USD Bullish Setelah Hasil RBA Netral

About leonardo

Check Also

unemployment

Laporan Klaim Pengangguran AS Mingguan Naik

Kabar dari Departemen Tenaga Kerja AS di hari kemarin, baru saja merilis bahwa data klaim …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »