Home / Inforexnews / Nomura : Sterling Masih Terkoreksi Dalam Pasca Referendum
inggriss

Nomura : Sterling Masih Terkoreksi Dalam Pasca Referendum

Jakarta, Inforexnews – Pairing mata uang Poundsterling melawan Dollar AS berada di hari Senin ini telah melanjutkan pelemahan yang terjadi berada di akhir pekan lalu. Kini berhasil tembus support berada di bawah 1,3440. Masih dalam volatilitas setelah keputusan Inggris melalui referendum meninggalkan anggota Uni Eropa atau Brexit.

Seperti yang sudah terjadi berada di pasar finansial, investor yang cenderung menghindari akan keadaan yang tidak pasti ini, dan poundsterlin tidak pernah nilainya lebih tinggi selama dalam tiga dekade ini, bahkan di saat dari negara tersebut bergabung bersama dengan Uni Eropa di tahun 1973 lalu.

“Akan reaksi pasar, kini pergerakan dari Pound tidak akan lurus jatuh ke bawah akan tetapi akan ada aksi taking profit maka dari itu terjadi pemulihan dalam jangka pendek. Akan tetapi kini harga terlihat ingin turun di 1,32,” terang dari Nomura, analis forex ternama.

Nomura menjelaskan kalau kejatuhan pada Sterling di Inggris, dimana masih terperosot sampai 15% dalam beberapa bulan berikutnya, dan jangan terkejut jika masih terjadi penurunan seperti ini. Ada level ekstrem dari GBP yang akan turun sampai dengan 1,30-1,32. Jika tertembus masih juga bsia ke 1,20 baru bisa pulih kembali. (Wida Yodik/Inforexnews )

About Wida Yodik

Check Also

employee

Laporan Klaim Pengangguran AS

INFOREXNEWS – Departemen Tenaga Kerja Amerika Serikat (AS) akan merilis laporan klaim pengangguran di AS …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »