Home / Inforexnews / Pajak Bidik Pengusaha Tambang dan Properti
pajak-ilustrasi

Pajak Bidik Pengusaha Tambang dan Properti

INFOREXNEWS – Pajak terus membidik target wajib pajak baru. Direktorat Jendral Pajak (Ditjen Pajak) kini mulai menyisir pengusaha pertambangan khususnya mineral dan batubara serta pengusaha dibidang properti. Targetnya adalah agar penerimaan pajak nonmigas bertambah. Sedangkan realisasi penerimaan pajak nonmigas sebesar Rp 825,26 triliun, jumlah ini setara dengan 62,5% dari target dalam Anggaran Penerimaan dan Belanja Negara (APBN-P) 2016 sebesar Rp 1.318,9 triliun.

Pemerintah memperkirakan realisasi penerimaan pajak nonmigas hingga akhir 2016 hanya Rp 1.105,8 triliun, atau kurang Rp 213,1 triliun. Untuk mencapai realisasi minimal ini, Ditjen Pajak harus mengejar kekurangan sebesar Rp 280,54 triliun.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa potensi pajak sektoral mineral dan batubara (minerba) sangat besar, meski konstribusinya masih rendah. Dalam pertemuan dengan 200 pengusaha minerba dan migas, pengusaha mengaku setoran pajak rendah lantaran bisnis mereka lemah akibat harga dipasar global yang juga melemah. 

Ditjen Pajak mencatat bahwa jumlah wajib pajak minerba yang melapor surat pemberitahuan tahunan (SPT) sejak 2011 hingga 2015 cenderung turun. Pada tahun 2011, jumlah wajib pajak yang melapor sebanyak 3.037, sedangkan pada tahun 2015, jumlah wajib pajak yang melapor sebanyak 2.577. 

Dirjen Pajak Ken Dwijugiasteadi mengatakan bahwa konstribusi wajib pajak dalam sektor minerba pada amnesti pajak sangat minim. Dari 6.100 wajib pajak, hanya 967 yang ikut amnesti pajak dengan nilai tebusan sebesar Rp 221,7 miliar. Selain itu, penegakan hukum juga dilakukan melalui investigasi. 

Ditjen Pajak juga mengejar sektor properti, yang rencananya pada tanggal 1 November 2016, pemerintah akan bertemu dengan pelaku usaha properti. Menurut Sri, untuk mencapai target pajak, pihaknya akan melakukan intensifikasi dan ekstensifikasi lebih ke semua sektor potensial.

Baca juga artikel menarik lainnya :

  1. Hal Penting Yang Harus Diketahui Pasar Keuangan Pada Hari Ini
  2. Minyak Berjangka Merosot Jelang Pertemuan OPEC
  3. Pertumbuhan Investasi Indonesia Terus Menurun
  4. Emas Berjangka Tergelincir Jelang PDB dan Kebijakan Fed
  5. Membaiknya Pasar Rumah AS Bulan September

About leonardo

Check Also

gas-alam

Futures Gas Alam Lebih Tinggi Pada Sesi Eropa

INFOREXNEWS – Futures gas alam naik lebih tinggi pada sesi eropa di hari Jumat 9/12/2016 …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »