Home / Inforexnews / Pasar Saham Asia Bergerak Bervariasi
saham asia dan dolar as

Pasar Saham Asia Bergerak Bervariasi

INFOREXNEWS – Pasar saham Asia bergerak bervariasi pada Kamis 18/8/2016, dalam menghadapi data regional yang menunjukkan keuntungan pekerjaan yang solid di Australia dan perdagangan yang lemah di Jepang. Para investor mengolah risalah kebijakan moneter terbaru dari FOMC. 

Di Australia, angka perubahan pekerjaan untuk Bulan Juli menunjukkan lompatan 26.200 dan berada jauh di atas keuntungan yang di harapkan sebesar 11.000 pekerjaan dan mengurangi tingkat pengangguran sebesar 5,7%. Di China, harga rumah untuk Bulan Juli naik sebesar 7,9% lebih baik dari bulan sebelumnya yang hanya sebesar 7,3%.

Di Jepang, surplus neraca perdagangan disesuaikan dengan Bulan Juli yang sebesar 320 miliar yen, hal ini lebih besar dari yang terlihat dengan nilai impor sebesar 140 miliar yen. Nilai impor dan ekspor Jepang masing – masing turun sebesar 24,7% dan 14%. Secara keseluruhan surplus neraca perdagangan di Jepang sebesar 514 miliar yen.

Semalam, pasar saham AS bergerak datar setelah pasar mengabaikan risalah pertemuan Federal Reserve yang masih belum jelas waktu kenaikkan suku bunga bank sentral AS berikutnya. Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) yang melakukan pertemuan terakhir pada tanggal 26-27 Juli yang beberapa anggota mengantisipasi bahwa kondisi ekonomi akan menjamin langkah lain dalam menghilangkan akomodasi kebijakan.

Indeks S&P/ASX 200 berkurang 0,34% dan Nikkei 225 tertekan 0,88%. Sedangkan komposite Shanghai sedang melawan tren yakni naik sebesar 0,41%. Selain itu, bursa saham AS juga mengalami kenaikkan yakni Dow Jones Industrial Average naik sebesar 21,92 poin atau 0,12% ke level 18,573.94, sedangkan Indeks Komposit S&P 500 bertambah 1,55 poin atau 0,03% ke level 5,228.66, kedua indeks tersebut beranjak lebih tinggi setelah dirilisnya risalah Fed. (Leonardo/Inforexnews)

About Nilsen

Check Also

gold

Menjelang Laporan Data Ekonomi AS, Emas Coba Rebound

Pergerakan emas kini telah terpantau untuk mencoba menguat lagi seiring adanya penguatan dollar AS menjelang …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »