Home / Inforexnews / Pecahnya Partai Republik Akibat Trump
Trump

Pecahnya Partai Republik Akibat Trump

INFOREXNEWS – Partai Republik yang merupakan pengusung Donald Trump untuk maju menjadi capres Amerika Serikat (AS) pada pilpres 2016 ini sudah mulai terpecah, akibat dari sebuah rekaman video mengenai Donald Trump yang sesumbar tentang kemauannya dalam melecehkan perempuan. Selain itu, kasus tersebut juga menjadi sasaran empuk bagi pengkritik kandidat presiden AS yang berasal dari Partai Republik tersebut.

Seorang mantan Gubernur California yang juga berasal dari Partai Republik, Arnold Schwarzenegger menyatakan bahwa sikap Trump yang tidak menghormati perempuan menjadi penentu keputusannya untuk tidak mendukung Trump dalam pilpres 2016 di 8 November mendatang. Selain itu, sebuah video dari tahun 2005 tiba – tiba dipublikasikan dan dalam rekaman tersebut menunjukkan bahwa Trump melakukan pelecehan seksual terhadap perempuan karena status dan kesuksesannya. 

Setelah video tersebut dipublikasikan, Arnold menulis pada akun Twitternya bahwa ia tidak akan menggunakan suaranya untuk mendukung Trump. Selain itu, Arnold juga mengaku bahwa ia bukanlah orang suci dan kesalahannya sudah tersebar luas melalui media serta ia juga harus berkali – kali meminta maaf kepada perempuan. Namun, Arnold juga menambahkan bahwa saling menghormati antar gender menjadi basis fundamental antara hubungan sosial dan pribadi.

Selain Arnold, Robert de Niro yang merupakan seorang selebriti juga menghina Trump dan menyebutnya sebagai anjing serta bodoh dalam sebuah rekaman video. Beberapa selebriti lainnya juga menghina Trump melalui show mereka seperti Alec Baldwin dan John Oliver. Sebelumnya, sejumlah selebriti juga telah mengecam Trump sejak ia menjadi calon presiden resmi dari Partai Republik.

Selain itu, dalam Partai Republik itu sendiri, semua mantan presiden yang berasal dari partai itu yang masih hidup juga tidak menyatakan dukungannya terhadap Trump dan tidak ada yang tampil dalam kampanye Trump. Bahkan calon Wakil Presiden Mike Pence yang merupakan pasangan dari Trump menyatakan bahwa dirinya merasa dihina. Serta Ted Cruz yang dulunya juga menjadi salah satu calon presiden dari Partai Republik kini memperhitungkan untuk menarik dukungannya kepada Trump.

Baca juga artikel menarik lainnya :

  1. Sejarah Yang Bakal Tercatat Dalam Pilpres AS 2016
  2. Banjirnya Pasokan Minyak Bergantung Pada Keputusan OPEC
  3. Strategi Menkeu Untuk Menggenjot Ekonomi RI
  4. HSBC : RBA Bakal Pertahankan Suku Bunga Hingga Tahun Depan
  5. Pound Menguat seiring ijin PM Theresia May ijinkan Parlemen negosiasi soal brexit

Incoming search terms:

  • partai republik pecah
  • pengusung trump

About leonardo

Check Also

gold

Menjelang Laporan Data Ekonomi AS, Emas Coba Rebound

Pergerakan emas kini telah terpantau untuk mencoba menguat lagi seiring adanya penguatan dollar AS menjelang …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »