Home / Inforexnews / Perusahaan AS Akan Bangun Data Center Di Indonesia
data-center

Perusahaan AS Akan Bangun Data Center Di Indonesia

INFOREXNEWS – Wali Kota Bandung Ridwan Kamli mengatakan bahwa pada saat ini akan ada sebuah perusahaan asal Amerika Serikat (AS) yang berminat untuk membangun data center yang berlokasi di Bandung. Rencananya, data center tersebut akan di bangun pada akhir tahun 2016.

Dalam kurun waktu 2 bulan lagi, akan ada perusahaan asal Nevada, AS yang akan membangun data center di Bandung dan sekarang sedang dalam proses lobi. Dalam rencananya, data center tersebut akan diletakkan di daerah Kopo, di atas tanah yang seluas 10 hektar dan perkiraan modalnya sekitar Rp 2 triliun.

Data center tersebut akan digunakan untuk berbagai kepentingan internet masyarakat seperti, untuk meletakkan server – server milik usaha digital di Tanah Air. Selain itu, data center seperti itu hanya terletak di Asia Pasific yang saat ini hanya terletak di Thailand. 

Untuk sekilas info saja, data center adalah sebuah fasilitas yang digunakan untuk menyimpan berbagai sistem komputer. Sistem tersebut dapat digunakan untuk berbagai kepentingan yang dimulai dari telekomunikasi, aplikasi, internet hingga penyimpanan data. 

Sebelumnya, Plt Duta Besar Amerika Serikat Brian McFeeters sempat bertemu dengan Ridwan di Pendopo. Dalam pertemuan tersebut, mereka membicarakan mengenai investasi AS yang akan dilakukan di Bandung seperti pembangunan data center, sinkronisasi rencana investasi, serta upaya untuk mendatangkan guru agar dapat membantu program Kamis Inggris.

Artikel Menarik Lainnya :

  1. Paket Kebijakan Ekonomi XIV Jokowi Akan Diluncurkan
  2. Menguatnya Rupiah Diakibatkan Oleh Tax Amnesty
  3. Nilai Tukar Rupiah Menjadi Rp 12.911/Dolar AS
  4. Pelonggaran PMK Mengenai Tax Amnesty
  5. Rumitnya Proses Brexit Kembali Menghambat Pemulihan Sterling

About leonardo

Check Also

gold

Menjelang Laporan Data Ekonomi AS, Emas Coba Rebound

Pergerakan emas kini telah terpantau untuk mencoba menguat lagi seiring adanya penguatan dollar AS menjelang …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »