Home / Inforexnews / Prediksi Bank – Bank Besar Dunia Tentang Kebijakan BOJ
goldman

Prediksi Bank – Bank Besar Dunia Tentang Kebijakan BOJ

Berada di hari Rabu besok, 21 September dari bank sentral Jepang atau BOJ akan merilis kebijakan moneternya. Kebijakan BOJ tersebut di umumkan lebih dahulu sebelum dari rivalnya dari AS. Di keesokkan harinya bergantian dari bank sentral AS (Federal Reserve) bakal mengumumkan kebijakannya. Lantas apa yang membuat kebijakan BOJ kali ini bisa menentukan pergerakan pasar ?

Ini disebabkan karena ketidakpastian akan langkah yang bakal di putuskan oleh BOJ berada di pekan ini. Untuk para investor pastinya menantikan bagaimana kejelasan akan besarnya kekuatan bank sentral  dalam mendukung perekonomian Jepang yang kini terseyok-seyok, berapa besar minat dari BOJ dalam membeli surat utang pemerintah, dan bagaimana akal cerdik Kuroda dan dewannya dalam menjikkan Yen.

Di bawah ini ada beberapa prediksi bank-bank besar Dunia:

Deutsche Bank :

“Lebih baiknya bank sentral Jemang untuk menyajikan penilaian yang komprehensif,” terang dari Pimpinan Bagian Strategi Makro Asia di Deutsche Bank, Sameer Goel.

“BOJ yang diperlukan untuk bisa mendukung kebijakan moneter dengan keputusan kebijakan yang jelas, setidaknya dari mereka memberikan pernyataan yang kuat dalam  langkah apa yang bakal mereka laksanakan di ke depannya nanti,” tambahnya.

Sameer Goel sendiri merasa yakin kalau kebijakan suku bunga negatif dari BOJ yang dinilai controversial bakal dilakukan sekali lagi.

JP Morgan :

Sedangkan dari JP Morgan, Masaaki Kano yang memprediksikan bahwa BOJ kemungkinan bakal memangkas suku bunganya menjadi minus 30 basis poin dari tingkat saat ini di minus 10 basis poin. Sedangkan dari basis moneter yang akan di tingkatkan dari 80 triliun Yen bisa menjadi 90  triliun Yen.

Kanno menilai tentang itu semua juga berdasarkan dari pernyataan Pimpinan BOJ, Kuroda yang ada di awal bulan lalu dimana Kuroda mengakui untuk kali pertamanya bahwa suku bunga negatif membuat beberapa sektor mendapatkan kerugian, akan tetapi masih tetap tidak ragu dalam mengambil langkah pemangkasan suku bunga jika dibutuhkan.

Goldman Sachs :

Berbeda dengan Goldman Sach, dimana beberapa analis di Goldman memberikan pengakuan kalau mereka kurang optimis bahwa BOJ bisa membuat kebijakan yang signifikan di hari Rabu besok. Karena posisi dari BOJ saat ini mirip dengan keadaan yang diterimakan ECB, dimana langkah ekstrem yang salah bisa membuat pasar akan runyam dan bingung akan apa sebenarnya yang di inginkan BOJ, selebihnya bisa melukai inflasi jangka panjang.

Goldman juga memberikan outlook akan pergerakan di pairing USDJPY yang bisa membawa ke tingkat 108,110 dan 115 dalam 3, 6 dan 12 bulan ke depan. Adapun target perkiraan dari Goldman Sachs tiga bulan di angka 108 telah di refleksikan dari BOJ yang akan melanjutkan pelonggaran dalam beberapa pertemuan lagi.

Incoming search terms:

  • berita boj

About Wida Yodik

Check Also

gas-alam

Futures Gas Alam Lebih Tinggi Pada Sesi Eropa

INFOREXNEWS – Futures gas alam naik lebih tinggi pada sesi eropa di hari Jumat 9/12/2016 …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »