Home / Inforexnews / Presiden Baru AS Akan Hadapi Tugas Yang Berat
160926221805-07-clinton-trump-debate-split-0926-full-169

Presiden Baru AS Akan Hadapi Tugas Yang Berat

INFOREXNEWS – Pada hari Selasa 8/11/2016, warga Amerika Serikat (AS) akan mendatangi TPS untuk memilih presiden mereka yang baru. Pilihan antara Hillary Clinton yang berasal dari Partai Demokrat dan Donald Trump yang berasal dari Partai Republik, mencerminkan polarisasi politik di AS yang telah berkembang selama berpuluh – puluh tahun. 

Beberapa hari menjelang pilpres, kedua kandidat tersebut masih melakukan kampanye. Selain itu, Donald Trump berkata dalam kampanyenya bahwa kita berada pada titik perubahan bersejarah yang akan mengalihkan kekuasaan dari elit politik yang sudah gagal dan mengembalikannya pada keluarga, masyarakat dan warga negara kita. Sementara itu, Hillary Clinton berkata dalam kampanyenya bahwa apabila anak dan cucu anda menanyakan apa yang anda lakukan pada tahun 2016 ketika semuanya dipertaruhkan, saya ingin anda bisa mengatakan, saya memilih memperjuangkan AS yang lebih baik.

Scott Faulkner yang merupakan seorang pengamat dari Partai Republik mengatakan bahwa kemenangan Clinton dapat dengan mudah mengundang kecaman dari para pendukung Trump. Selain itu, ia juga mengatakan bahwa dia tidak jujur dan merupakan salah satu kandidat paling tidak tulus yang pernah memenangkan nominasi sebuah partai besar.

Sementara itu, sejarawan Allan Lichtman yang berasal dari American University yakin bahwa banyak pendukung dari Partai Demokrat yang tidak bisa menerima jika Trump terpilih menjadi seorang presiden. Allan mengatakan bahwa Trump telah menghina banyak warga AS, dan bahkan mengatakan akan memenjarakan lawannya apabila ia terpilih, dan banyak pendukung Clinton yang tidak akan menerima keabsahan Trump sebagai seorang presiden.

Dalam kondisi polarisasi ini, presiden yang baru akan menghadapi tugas yang berat yakni mempersatukan kembali bangsa AS. Presiden yang terpilih harus bekerja keras menjembatani kesenjangan ini dan menyatukan rakyat, dan hal itu adalah keharusan, karena salah satu dari kandidat tersebut akan terpilih menjadi seorang presiden.

Baca juga artikel menarik lainnya :

  1. Kekuatan Ekonomi Indonesia Melemah
  2. Delapan Mata Uang Yang Akan Menguat Jika Clinton Menang
  3. ISIS Tebar Ancaman Pembantaian Paska Pilpres Amerika
  4. Donald Trump Selamat Dari Ancaman Pembunuhan
  5. Unjuk Rasa Ramai, IHSG Malah Ditutup Menguat

About leonardo

Check Also

gold

Menjelang Laporan Data Ekonomi AS, Emas Coba Rebound

Pergerakan emas kini telah terpantau untuk mencoba menguat lagi seiring adanya penguatan dollar AS menjelang …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »