Home / Inforexnews / Sterling Bertahan Diatas $1.22 Setelah Lonjakan Inflasi Inggris
pound

Sterling Bertahan Diatas $1.22 Setelah Lonjakan Inflasi Inggris

INFOREXNEWS – Poundsterling bertahan diposisi $1,22 pada hari Selasa 18/10/2016, setelah adanya lonjakan dari data yang menunjukkan bahwa biaya hidup di Inggris naik pada tingkat tercepat dalam 22 bulan di bulan September, yang berlangsung ditengah penurunan tajam sterling pasca voting Brexit 23 Juni lalu. 

GBP/USD mencapai level tertinggi di posisi 1,2275 dan terakhir berada pada posisi 1,2252. Selain itu, Kantor Statistik Nasional melaporkan bahwa indeks harga konsumen Inggris Raya naik 1% pada bulan September. Hal itu merupakan tingkat inflasi tertinggi sejak November 2014.

Peningkatan ini didorong oleh 6% lonjakan harga pakaian dan biaya bahan bakar yang lebih tinggi. ONS mengatakan bahwa ada sedikit bukti eksplisit bahwa pound yang melemah mendorong harga naik. Sterling telah jatuh sekitar 20% terhadap dolar dan sekitar 16% terhadap euro setelah terjadinya voting Brexit. 

Selain itu, harga konsumen naik 0,2% dari bulan sebelumnya pada bulan September. Kemudian, inflasi inti tidak termasuk makan dan biaya bahan bakar yang meningkat dengan nilai tahunan 1,5% dibulan lalu. Bank of England akan merilis perkiraan inflasi baru untuk bulan November. 

Gubernur BoE Mark Carney mengatakan bahwa bank sentral Inggris dapat sedikit mentolerir dan overshoot dengan target inflasi 2%, setelah bank sentral tersebut memperkirakan kenaikkan tajam inflasi pada bulan Agustus, akibat kemerosotan pound. EUR/GBP turun 0,37% di posisi 0,8990 yang sebelumnya berada pada posisi 0,8996.

Baca juga artikel menarik lainnya :

  1. Hal Penting Dalam Pasar Keuangan Pada Hari Selasa
  2. Traders Menunggu Data Inflasi Dan Kebijakan Fed
  3. TRUMP FOREX and INVESTOR
  4. Alasan Kenapa Hasil Polling Sementara Trump-Clinton Bisa Berbeda
  5. Twitter Terancam Bangkrut ???

About leonardo

Check Also

gold

Menjelang Laporan Data Ekonomi AS, Emas Coba Rebound

Pergerakan emas kini telah terpantau untuk mencoba menguat lagi seiring adanya penguatan dollar AS menjelang …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »