Home / Inforexnews / Sterling Melempem Tanggapi Laporan Penjualan Retail Inggris

Sterling Melempem Tanggapi Laporan Penjualan Retail Inggris

Laporan dari Inggris, dimana penjualan ritel Inggris yang kini telah stagnan dalam laporannya bulan September setelah mendapatkan kenaikan secara signifikan berada di musim panas. Stagnansi pada penjualan ritel ini sudah menjadi indikasi akna menurunya antusiasme para warga Inggris di dalam berbelanja, dan kemungkinan menjadi dampak akan Brexit atau keluarnya Inggris dari Uni Eropa.

Laporan dari ONS (Office for National Statistic) dimana retail sales untuk bulan September berada di stagnasi 0% atau tidak mengalami perubahan dari bulan Agustus. Sedangkan dari ekonom yang mengikuti survey dari Wall Street Journal sebelumnya telah harapkan ada kenaikan sebesar 0,2%. Selain itu ONS juga merevisi data bulan Agustus yang menjadi 0% dari rilis sebelumnya sebesar -0,2%. Jika di bandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, penjualan ritel telah naik 4,1% akan tetapi masih berad adi bawah perkiraan para ekonom sebesar 6,6%.

Adapun beberapa ekonom yang merasa kalau ada kecemasan dari akselerasi inflasi sementara akan kenaikan gaji masih terbatas, berpotensi bisa menekan belanja konsumen yang menjadi tulang punggung ekonomi Inggris. Adapun tingkat inflasi Inggris sebesar 1% untuk September, menjadi tingkat tertingginya semenjak November 2014 disebabkan karena kurs poundsterling mendapatkan kemerosotan tajam.

Pasca dalam laporan ini, GBPUSD yang langsung turun berada di kisaran 1.2267 untuk sore tadi.

About Wida Yodik

Check Also

GBPUSD Bergerak Kurang Signifikan Di Sesi Akhir Pekan Ini

Sesi akhir pekan ini, Jumat (24/2/17) melihat kinerja berada di pairing GBPUSD masih bergerak stabil …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *