Home / Strategi / Teknik Trading Menggunakan Fibonacci Retracement
cara trading forex menggunakan fibonacci retracement 4

Teknik Trading Menggunakan Fibonacci Retracement

Inforexnews – Fibonacci Retracement merupakan tools yang banyak digunakan para analis di pasar finansial. Bahkan bank-bank juga menggunakan Fibonacci Retracement sebagai bagian dari analisa mereka. Inilah alasan utama mengapa Fibonacci Retracement merupakan alat analisa terbaik dan salah satu yang paling akurat diantara yang lain. Jadi kita akan belajar tentang teknik trading fibonacci Retracement

Mengenal Fibonacci Retracement

Fibonacci retracements adalah sebuah tool/alat yang dapat digunakan untuk menemukan titik-titik support dan resistance pada grafik harga. level-level ini dapat terlihat pada penentuan pertama dari titik tertinggi dan terendah dari pergerakan harga pertama.

Garis fibonacci merupakan jarak support dan resistance yang diperkirakan bergerak di area fibo. Sedangkan, retracement menyatakan persentase harga yang memantul (retrace) dari titik-titik ekstrim pada grafik (level-level pada Fibonacci).

Fibonacci retracement memiliki garis-garis persentase yang dimulai dari 23,6%, 38,2%, 50%, 61,8% dan 78,6%. Level-level ini sering digunakan sebagai metode analisa dalam pasar keuangan. Secara visual, titik-titik direpresentasikan pada grafik berupa garis-garis horizontal, yang menunjukkan level support dan resistance.

Trader dapat menggunakannya dengan berbagai cara yang berbeda. Secara tradisional, trader dapat memulai dengan mencari harga tertinggi dan dihubungkan ke harga terendah.

Fibonacci Retracement
Fibonacci Retracement

Tingkat retracement Fibonacci dapat ditemukan di berbagai grafik dan timeframe. Selain itu, tingkat retracement dapat digunakan oleh trader dalam menemukan trend atau pergerakan harga. Trader yang ingin menganalisis terjadinya trend, sering menggunakan Fibonacci retracements agar dapat mengetahui pola pergerakan pasar, bersamaan dengan alat teknikal lainnya, seperti garis trend serta osilator penentu waktu entri pasar.

Chart di bawah ini menunjukkan bagaimana Fibonacci retracement cocok dengan trend saat itu. Seperti yang terlihat pada prosentase 61,8%, dan terlihat pula pada Indikator CCI bahwa harga telah berada di daerah  jenuh beli, mengindikasikan open posisi sell akan segera dimulai.

Fibonacci Retracement
Fibonacci Retracement

Gambar tersebut merupakan contoh bagaimana cara memanfaatkan trading dengan menggunakan trend. Yaitu, dengan melakukan penjualan GBPUSD, setelah garis trend tertembus dan setelah harga menguji resistensi pada prosentase level Fibonacci.

Mengingat harga tidak selalu melakukan trend, misalnya, terjadi pembalikan harga sehingga membutuhkan waktu yang tepat untuk melanjutkan trend, menjadikan fibonacci retracement termasuk cara yang bagus untuk digunakan sebagai alat untuk memprediksi pergerakan jangka panjang.

Trik Sederhana Trading Forex Menggunakan Fibonacci

Dalam perdagangan sehari-hari, seringkali ada banyak pertanyaan yang muncul, mengenai bagaimana caranya untuk mengetahui seberapa jauh pergerakan mata uang, yang mungkin dapat melanjutkan trend.

Pertama-tama, kita harus menyadari bahwa tidak ada yang tahu persis, seberapa jauh pasangan mata uang yang mungkin dapat meneruskan suatu trend, atau seberapa lama sideway akan berlangsung. Mari kita lihat grafik 4 jam pasangan GBPCHF berikut ini:

Fibonacci Retracement
Fibonacci Retracement

Karena grafik pasangan ini berada dalam kondisi downtrend, kita tahu yang akan kita fokuskan adalah mencari kesempatan untuk menjual pasangan mata uang ini, karena hal itu merupakan probabilitas trade yang mungkin bisa dilakukan saat ini. Sebagai contoh, mari kita lihat pergerakan trend bearish yang baru-baru ini terbentuk di antara titik A dan titik B dalam chart.

Apabila dari kondisi downtrend mulai terlihat bahwa harga bergerak kembali (pembalikan harga) ke atas, sebagian trader mungkin akan bertanya-tanya, pada titik yang manakah, gerakan upside itu akan melemah atau melambat? Informasi itu berguna karena sesaat setelah gerakan tersebut melambat, para trader dapat dengan sistematis mengatur pasangan mata uang tersebut agar dapat kembali normal ke arah trend harian.

Meskipun tidak ada indikator atau alat trading yang dapat memprediksi secara akurat, biasanya pembalikan harga akan terjadi saat retracement akan berakhir. Dan alat Fibonacci ini rupanya, dapat membantu trader pada situasi rumit seperti ini. Caranya, dengan mengamati, tiga garis tingkat yang disediakan, untuk memantau trading apakah ada pembalikan trend atau tidak.

Dengan menarik garis fibo ke arah titik A (Swing High) dan B (Swing Low), kita dapat melihat bahwa tiga tingkat retracement fibo yang utama, ditempatkan pada chart, pada tingkat 38,2%, 50,0%, dan 61,8%.

Ini adalah tingkat yang akan digunakan sebagai alat pemantau harga kedepan. Begitu sebaliknya, jika trend ternyata naik, maka penarikan garis dapat diterapkan sebaliknya, yaitu dengan cara menarik garis dari titik B ke titik A.

Fibonacci Untuk Mengukur Adanya Pembalikan Tren

Idealnya, kita harus mencari suatu retracement untuk tingkatan di kisaran 50% atau lebih baik lagi pada tingkat 61,8%. Semakin jauh harga terlacak sebelum melambat, semakin besar kemungkinan pasangan mata uang bergerak turun, dan selanjutnya bergerak sesuai dengan arah harian trend.

Disini, kita bisa melihat bahwa harga bergerak sesuai yang diharapkan, dan terlihat berada diatas tingkat 61,8 %, sebelum kemudian memulai untuk melakukan pergerakan kuat menuju down trend.

Bila menggunakan alat Fibonacci ini, disaat harga masih sedang downtrend (seperti yang terlihat pada chart), sebaiknya carilah harga yang berada pada tingkat 50% atau diatasnya.

Semakin tinggi semakin baik. Karena dalam contoh, ada beberapa sumbu panjang di tingkat 61,8%, sehingga berdasarkan itu, trader dapat memutuskan untuk trade pada saat penutupan candle tepat diatas sumbu tertinggi.

Harus diingat, bahwa metode Fibonacci bersifat membantu analisa trading forex Anda. Sehingga tidak ada salahnya untuk dipakai dalam trading Anda. Selain itu, metode ini juga cukup mudah dan menarik untuk digunakan.

Hal itu karena, alat Fibonacci ini memberikan beberapa informasi yang penting dan cukup berguna bagi trader, terutama bagi trader yang mencoba untuk mendapatkan cara termudah mengenai masalah tingkat retracement yang mungkin akan terjadi.

Trik Ekstensi (Perpanjangan) Fibonacci Untuk Mendapatkan Profit

Dalam penggunaan perhitungan fibonacci yang berikutnya akan digunakan dalam menentukan sebuah target. Yang perlu untuk anda selalu ingat dimana waktu kita trading “Jika ragu, tahu kapan kita harus keluar”, Mari kita mulai dengan contoh pada kondisi dimana tren sedang merangkak naik.

Pada saat uptrend, idenya ialah mengambil keuntungan dengan BUY pada saat fibonacci dimaan harga perpanjangan/ekstensi. Anda menentukan tingkat ekstensi Fibonacci dengan menggunakan tiga klik mouse.

Pertama-tama, klik (sambil tekan dan tahan) pada Swing Low yang signifikan, kemudiantarik kursor anda lalu lepaskan klik mouse Anda pada Swing High terbaru. Sehingga pada akhirnya, tarik kursor anda kembali dan klik pada salah satu tingkat retracement. Ini akan menampilkan masing-masing dari Extension level Harga yang menunjukkan rasio yang baik dan tingkat harga yang sesuai.

Sekarang mari kita kembali pada contoh grafik USD/CHF dimana kita akan melihat dimana tingkat Fibonacci 50,0% ditahan kuat sebagai support dan, setelah tiga kali tes, pair mata uang akhirnya kembali melanjutkan uptrend nya.

Fibonacci Retracement
Fibonacci Retracement

Pada gambar di atas, Anda bahkan dapat melihat dimana kenaikan harga melewatiSwing High sebelumnya. Dan mari kita menggunakan ekstensi Fibonacci untuk melihat mana yan akan menjadi tempat baik dalam mengambil Take Profit.

Fibonacci Retracement
Fibonacci Retracement

Berikut ini hasil dari apa yang terjadi telah terjadi retracement Swing Low:

  • Harga mengalami rally hingga ketingkat level 61,8%, yang bergerak di Swing High pada sebelumnya.
  • Harga kembali jatuh ketingkat 38,2%, dimana ia menemukan support.
  • Harga kemudian menemukan resistance pada tingkat 100%.
  • Beberapa hari kemudian, harga kembali mengalami rally sebelum menemukan resistance pada tingkat 161,8%.

Seperti yang dapat anda lihat dari contoh tersebut, dimana tingkat 61,8%, 100% dan161,8% adalah tempat yang baik untuk open posisi dalam mengambil keuntungan. Sekarang, mari kita lihat sebuah contoh yang dimana menggunakan tingkat Fibonacci ekstensi dalam pergerakan trend sedang menurun.

Setelah melihat apa yang terjadi, maka Kita bisa mengambil keuntungan pada tingkat,38,2% 50,0%, atau 61,8%. Semua level bertindak sebagai support, mungkin karena trader lain mengawasi tingkat ini untuk mengambil untung (take profit) juga.

Anda harus menggunakan pemahaman yang telah kami berikan dalam menggunakan strategi trading forex menggunakan teknik Fibonacci. Dengan Fibonacci, bahkan Anda dapat memprediksi kira-kira berapa lama lagi tren akan terus berlanjut. Kemudian, Fibonacci juga mampu membantu Anda dalam menentukan kekuatan sebuah tren.

sumber : forexbagus

Artikel Menarik Lainnya :

Incoming search terms:

  • strategi trading menggunakan fibonaci

About Mr. Ed

Check Also

entry-posisi

FOREX TRADING AKURASI ENTRY POSISI

Akurasi. Seberapa akurat entry posisi anda dalam transaksi forex? berapa rasio antara benar dan salah? Posisi …

One comment

  1. Yo, that’s what’s up trlyfhulut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »