Home / Inforexnews / Traders Menunggu Data Inflasi Dan Kebijakan Fed
the-fed

Traders Menunggu Data Inflasi Dan Kebijakan Fed

iNFOREXNEWS – Semua mata tertuju pada wall street pada hari ini selasa (18/10) untuk melihat data inflasi. Inflasi menjadi salah satu pertimbangan The Fed dalam menaikan suku bunga pada Desember mendatang. 

Di bulan September Indeks Harga Konsumen di jadwalkan untuk di liris sebelum open AS di buka. Seperti pendapatan kuartal ke tiga dari Goldman Sachs, Unitedhealth dan perusahaan topi besar lainnya. Para pedagang memantau data untuk indikasi apakah inflasi berjalan cukup panas untuk mendukung tingkat kenaikan AS FED segera akhir tahun ini, sementara pendapatan perusahaan kuartal di harapkan menjadi titik balik menuju kembali ke pertumbuhan laba.

CPI menjadi fokus utama sebelum di umumkan wakil dari ketua FED Stanley Fisher. Ini merupakan tingkat pada suku bunga rendah ungkap Robert Pavlik yang merupakan kepala strategi pasar di Boston Private Wealth. 

Fischer mengatakan bank sentral sangat dekat dengan target perkejaan AS di angka 2% inflasi. Dia juga di tata ke khawatiran dari suku bunga rendah, termasuk berpotensi membuat ekonomi lebih rentan terhadap guncangan yang menyebabkan resesi. 

The Fed jelas mengharapakan ada pertumbuhan dari inflasi, ungkap Robert Tipp yang merupakan direktur kepala strategi investasi dan kepala obligasi global pada income prudential tetap. Pasar juga tidak yakin apa yang membuat angka inflasi. 

Inflasi sudah menunjukkan angka yang sudah di atas 2% dan PCE deflator mendekati 2%, tetapi The Fed tampaknya tidak perduli tentang akan hal itu.

Inti CPI sudah menunjukkan inflasi di atas target Fed. CPI pada bulan September pangan dan energi di perkirakan akan meningkat 2.3% dari periode yang sama tahun lalu, sama seperti pada bulan Agustus.

Treasury yield di buka lebih rendah setelah terjadi komentar dari Fischer, dengan dua tahun yield AS treasury menyentuh level terendah sejak Oktober. Dalam kurun waktu 10 tahun tresuary juga lebih rendah setelah menyentuh empat bulan setelah sealam mencapai puncak tertinggi.

Saham AS di tutup sedikit lebih rendah di bandingan pada hari senin, mundurnya harga minyak dan diskusi lanjutan dari kenaikan suku bunga pada bulan Desember mendatang. S&P 500 di tutup 6.48 poin lebih rendah pada 2.126,50 dengan konsumen discretionary dan energi yang buruk.

Artikel Menarik Lainnya : 

 

 

About Nilsen

Check Also

harga emas antam

Harga Emas Antam

INFOREXNEWS – Harga emas dari PT Aneka Tambang Tbk (Antam) naik Rp 1.000/gram dari harga …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »