Home / Inforexnews / Truk Teroris Membunuh 80 Orang Di Perancis
French police forces and forensic officers stand next to a truck July 15, 2016 that ran into a crowd celebrating the Bastille Day national holiday on the Promenade des Anglais killing at least 60 people in Nice, France, July 14.    REUTERS/Eric Gaillard  TPX IMAGES OF THE DAY - RTSHZQH
French police forces and forensic officers stand next to a truck July 15, 2016 that ran into a crowd celebrating the Bastille Day national holiday on the Promenade des Anglais killing at least 60 people in Nice, France, July 14. REUTERS/Eric Gaillard TPX IMAGES OF THE DAY - RTSHZQH

Truk Teroris Membunuh 80 Orang Di Perancis

INFOREXNEWS – Seorang teroris bersenjata menewaskan 80 orang dan melukai puluhan orang ketika mengendarai truk berat dengan kecepatan tinggi ke kerumunan orang yang sedang menonton kembang api di Bastille Day di Kota Riviera Perancis. Presiden Perancis Francois Hollande dipanggil oleh militer dan polisi untuk meringankan pasukannya dikarenakan sudah 8 bulan menghadapi kondisi darurat setelah kelompok militan Negara Islam menewaskan 130 orang di Paris. Dan keadaan darurat telah diperpanjang.

Hollande berkata, baru-baru ini Perancis diisi dengan tragedi kesedihan dan diantara korban tersebut terdapat beberapa anak-anak, dia tidak meragukan lagi kalau itu adalah tindakan terorisme. Dia menyebutnya sebagai pembantaian, yang datang ke Perancis untuk melakukan penyerbuan revolusioner Bastille dan serangan terhadap kebebasan fanatik yang memandang rendah HAM. Mereka berpura – pura datang sebagai orang Perancis untuk merayakan ulang tahun Perancis yang ke – 1789. Namun Perancis akan tetap melakukan operasi militer di Suriah dan Irak.

Menteri Dalam Negeri Perancis Bernard Cazeneuve mengatakan, ada 80 orang yang tewas, 18 orang kritis dan banyak yang terluka. Penangkal teroris berusaha mengidentifikasi pengemudi, seorang pejabat setempat mengatakan ia menembaki beberapa orang sebelum polisi menembaknya hingga mati. Teroris itu mempunyai senjata dan granat 25 ton di dalam truk. Ada yang mengatakan bahwa teroris itu adalah sopir lokal berusia 31 tahun asal Tunisia. Kata seorang pengamat Franck Sidoli, dia melihat orang – orang terbaring, kemudian truk itu berhenti, dia hanya 5 meter dari truk itu, dan dia melihat seorang wanita yang kehilangan anaknya. Anaknya terbaring ditanah dan berdarah. Sejak serangan Negara Islam tahun lalu, tentara dan polisi bersenjata Perancis telah disiagakan, namun itu membutuhkan banyak waktu untuk menghentikan kelajuan truk besar itu.

(Leonardo/Inforexnews)

About Nilsen

Check Also

employee

Laporan Klaim Pengangguran AS

INFOREXNEWS – Departemen Tenaga Kerja Amerika Serikat (AS) akan merilis laporan klaim pengangguran di AS …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »