Home / Inforexnews / Untuk Para Wajib Pajak : Jangan Resah Inilah Daftar PTKP Indonesia!
pajak-ilustrasi

Untuk Para Wajib Pajak : Jangan Resah Inilah Daftar PTKP Indonesia!

Perhitungan PTKP

Pemahaman tentang pajak penghasilan di kalangan para wajib pajak baru yang ada di indonesia belum merata dan mengkhawatirkan. Beberapa orang seakan bingung bagaimana caranya menghitung pajak penghasilannya, padahal mereka tersudutkan pada penghasilan yang terkadang cukup dan terkadang tidak bagi kehidupan pribadi mereka. Dan akhirnya Pajak penghasilan dianggap momok yang negatif bagi mereka. Namun sebenarnya pemerintah indonesia sudah berempati kepada seluruh masyarakat indonesia dengan beberapa kebijakan yang meringankan.

Kabar Baiknya adalah pemerintah indonesia menaikkan PTKP untuk menghindari pemungutan pajak dari golongan yang memerlukan bantuan. 

Mari simak dengan cermat apa itu PTKP serta Bagaimana perhitungannya?

PTKP adalah singkatan dari Penghasilan Tidak Kena Pajak, PTKP tersebut merupakan pengurang penghasilan netto yang diperbolehkan dan dilegalkan oleh Undang-Undang. PTKP ini hanya diberikan kepada Wajib Pajak Orang Pribadi / Perseorangan sesuai dengan ketentuan Undang-Undang PPh Pasal 6 Ayat 3.

Besaran jumlah PTKP sudah beberapa kali mengalami perubahan, perubahan besaran PTKP tersebut disesuaikan berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan  (PMK) setelah mendapatkan pesetujuan dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Sesuai dengan pengertiannya diatas, fungsi PTKP adalah untuk menghitung besaran Penghasilan Kena Pajak (PKP).

 

Kenaikan  PTKP

Kenaikan PTKP Tahun 2016 bila dibandingkan dengan PTKP Tahun 2015 adalah sebagai berikut :

  1. Untuk Status TK tambahan PTKP Tahun 2016 bila dibandingkan dengan PTKP Tahun 2015 adalah naik sebesar Rp 18.000.000
  2. Untuk Tanggungan, besarnya kenaikan PTKP Tahun 2016 bila dibandigkan dengan PTKP Tahun 2015 adalah naik sebesar Rp 1.500.000

PTKP mempunyai beberapa unsur yaitu TK, K. I, dan Angka yang menandakan jumlah banyaknya tanggungan pada penghasilan tidak kena pajak, berikut ini contoh perhitungan PTKP :

  • TK (Tidak Kawin) digunakan untuk menyebut Penghasilan Tidak Kena Pajak diri sendiri Rp 54.000.000
  • K (Tambahan untuk status Kawin) mendapat tambahan bonus Rp 4.500.000 bila dibandingkan dengan Tidak Kawin sehingga jumlahnya adalah Rp 58.000.000
  • I (Istri) adalah tambahan PTKP bila penghasilan suami dan istri digabungkan jadi satu dalam menghitung jumlah pajak terutangnya PTKP untuk status I adalah Rp 54.000.000
  • Angka menunjukkan tanggungan anggota keluarga sedarah, dan keluarga semenda dalam garis keturunan lurus serta anak angkat yang menjadi tanggungan sepenuhnya, maksimal 3 orang. 1 orang tanggungan nilainya dalam PTKP adalah sebesar 4.500.000

PTKP 2016 INDONESIA

Bunyi PMK 101 2016

Pasal 1
 

Besarnya penghasilan tidak kena pajak disesuaikan menjadi sebagai berikut:

a. Rp54.000.000,00 (lima puluh empat juta rupiah) untuk diri Wajib Pajak orang pribadi;

b. Rp4.500.000,00 (empat juta lima ratus ribu rupiah) tambahan untuk Wajib Pajak yang kawin;

c. Rp54.000.000,00 (lima puluh empat juta rupiah) tambahan untuk seorang isteri yang penghasilannya digabung dengan penghasilan suam1 sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8 ayat (1) Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1983 tentang Pajak Penghasilan sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang­ Undang Nomor 36 Tahun 2008;

d. Rp4.500.000,00 (empat juta lima ratus ribu rupiah) tambahan untuk setiap anggota keluarga sedarah clan keluarga semenda dalam garis keturunan lurus serta anak angkat, yang menjadi tanggungan sepenuhnya, paling banyak 3 (tiga) orang untuk setiap keluarga.

Pasal 2
 

Ketentuan lebih lanjut mengenai tata cara penghitungan besarnya Penghasilan Tidak Kena Pajak untuk Wajib Pajak orang pribadi diatur dengan Peraturan Direktur Jenderal Pajak.

Pasal 3

Ketentuan mengenai penyesuaian besarnya penghasilan tidak kena pajak sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 mulai berlaku pada Tahun Pajak 2016.

Pasal 4

Pada saat Peraturan Menteri m1 mulai berlaku, Peraturan Menteri Keuangan Nomor 122/PMK.010/2015 tentang Penyesuaian Besarnya Penghasilan Tidak Kena Pajak, dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.

Pasal 5

Peraturan Menteri 1m mulai berlaku pada tanggal diundangkan. Agar setiap orang mengetahuinya, memerin tahkan pengundangan Peraturan Menteri ini dengan penempatannya dalam Berita Negara Republik Indonesia.

 

Sumber : LembagaPajak.com

Incoming search terms:

  • fungsi ptkp
  • fungsi ptkp dalam pajak
  • Golongan PTKP
  • Mengapa ptkp mengalami perubahan
  • penghasilan tidak kena pajak terbaru oktober 2016
  • ptkp adalah
  • ptkp terupdate

About Paul_drevs

Check Also

gas-alam

Futures Gas Alam Lebih Tinggi Pada Sesi Eropa

INFOREXNEWS – Futures gas alam naik lebih tinggi pada sesi eropa di hari Jumat 9/12/2016 …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »