Home / Strategi / UNTUNG KARENA VOLUME
Untung Karena Volume

UNTUNG KARENA VOLUME

Dalam transaksi ada 2 hal yang paling mendasar, apakah membuat transaksi itu berhasil atau tidak, yaitu harga dan kuantitas. Jika seorang pembeli katakanlah Ibu Endang yang hendak berbelanja atau membeli daging sapi di pasar. Hal yang dikemukan pertama sekali adalah “Harga daging sapi, sekilo berapa harganya, bang?” sekilo atau 1 kilogram menyatakan kuantitas atau volume, sedangkan “berapa” menyatakan harga. Volume jarang diperhitungan, namun jika kita memahami volume akan menjadi sebuah keberuntungan dalam bertransaksi. Anatomi Candlestick selain terbentuk dari Open, Close, High dan Low, juga terbentuk oleh volume. Harga sering menjadi fokus utama oleh pedagang atau trader dalam menganalisa, namun volume sering diabaikan. Banyak trader yang tidak mengerti arti volume dan hanya melihat volume sebagai indikasi yang menunjukkan pasar sedang ramai atau sepi.

Pelajari lebih lanjut mengenai Volume

Volume didalam pasar currency sering luput dari pengamatan trader tetapi pada saham atau equity, volume sangat diandalkan. Volume dapat didefinisikan sebagai jumlah saham atau kontrak pada sebuah saham atau pada semua saham dalam satu bursa yang diperdagangkan dalam periode tertentu. Dengan kata lain, setiap terjadi jual atau beli saham yang dilakukan oleh seseorang maka inilah volume.

Pelajari juga mengenai SEKOLAH PASAR MODAL UNTUK PARA PEMINAT INVESTASI Saham

UNTUNG KARENA VOLUME
UNTUNG KARENA VOLUME

Sebagai contoh terjadi transaksi berikut ini dalam satu saham :
1. Trader 1 membeli 50 lembar saham
2. Trader 2 membeli 800 lembar saham
3. Trader 3 menjual 200 lembar saham
Maka total volume dari saham tersebut adalah 1050. 1050 lembar saham adalah akumulasi total transaksi
baik yang membeli maupun yang menjual.

Pada umumnya volume ditampilkan dalam bentuk histogram seperti pada chart di atas. Volume semakin besar maka, histogram akan semakin tinggi. Sebaliknya volume semakin kecil maka histogram akan semakin rendah. UNTUNG KARENA VOLUMEUNTUNG KARENA VOLUMEVolume dan harga dapat bergerak searah atau bertolak belakang. Volume dan harga bergerak searah saat harga naik dan volume juga naik. Demikian juga saat harga bergerak turun dan volume juga mengecil ini termasuk harga dan volume bergerak serasi. Disaat volume dan harga bergerak serasi, ini menandakan pasar merasa nyaman dengan harga tersebut. Saat harga naik dan volume ikut naik menunjukkan permintaan akan mata uang tersebut telah meningkatkan pergerakan harga. Saat harga turun dan volume transaksi juga turun, ini menunjukkan sedikitnya seller dan penurunan harga tidak meningkatkan jumlah transaksi. volumevolume

Volume dan harga yang bergerak tetapi bertolak belakang dimana saat harga bergerak naik,sedangkan volume menurun. Meskipun harga terus naik, namun hanya sedikit yang melakukan buy. Ini menandakan mereka yang mengambil posisi buy sedang serakah. Volume dan harga bergerak bertolak belakang juga saat harga turun namun volume naik. Ini menunjukkan ketakutan . Jika harga bergerak turun dengan peningkatan volume, itu berarti ada banyak penjual, sedangkan jika harga bergerak turun dan volume juga turun, ada kekurangan penjual. Jika harga sedang naik diikuti volume yang naik ada banyak pembeli yang masuk pasar. Jika harga naik sedang volume turun, itu berarti kekurangan penjual. Semoga bermanfaat. @$P

Artikel Menarik Lainnya :

About ASP

Check Also

fibonacci

EXTRAC FIBOMAN EXPERIENCE (Simple tapi Expert)

Fibonacci Siapa yang tidak mengetahui tool Fibonacci yang sangat melegenda dikalangan trader-trader dunia. Bahkan  60% …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »