Home / Inforexnews / Upaya Singapura Menjegal Tax Amnesty
Tax Amnesty

Upaya Singapura Menjegal Tax Amnesty

INFOREXNEWS – Pendaftaran program pengampunan pajak atau Tax Amnesty telah disahkan pada Senin, 18/7/2016. Namun ada yang mengatakan bahwa Singapura mencoba menjegal jalannya program pengampunan pajak. Langkah yang diambil oleh Singapura yaitu membayar 4% uang tebusan repartriasi aset milik warga Negara Indonesia yang disimpan di negara itu dengan tujuan dana milik warga Indonesia tidak akan kembali lagi ke Tanah Air.

Dalam menanggapi hal tersebut, Dirjen Pengelolaan Pembiayaan dan Kementrian Keuangan Robert Pakpahan mengatakan, pemerintah indonesia bisa memberikan tebusan dengan uang yang bertarif rendah bagi warga Indonesia yang akan merepratiasi asetnya melalui pengampunan pajak. Di dalam konfrensi pers pada Senin 18/7/2016 Robert mengatakan, Tax Amnesty yang bertarif 2% sangat atraktif. Dan Robert juga menjelaskan bahwa pasar keuangan Indonesia merupakan salah satu pasar yang mampu memberikan imbal hasil maupun tingkat bunga yang menarik terhadap portofolio investasi.

Tingkat bunga perbankan ataupun imbal hasil obligasi atau surat utang di Indonesia tergolong tinggi dan aman. Robert mengatkan, tingkat pertumbuhan ekonomi kita di Asia termasuk tinggi, hanya saja di bawah China. Tapi kalau di ASEAN, pertumbuhan ekonomi kita termasuk yang paling atraktif. Dengan adanya Tax Amnesty, maka berinvestasi di Indonesiapun menjadi sangat menarik. Dengan demikian wajib pajak tidak perlu menyembunyikan investasinya di Indonesia melalui Tax Amnesty. Sebenarnya pasar keuangan kita sebetulnya atraktif, tapi dulu mereka mau sembunyi saja. Dengan Tax Amnesty ini tidak perlu sembunyi lagi. Apapun yang di lakukan di luar negeri tidak perlu di khawatirkan, kata Robert. (Leonardo/Inforexnews)

Incoming search terms:

  • repartriasi singapore

About Nilsen

Check Also

employee

Laporan Klaim Pengangguran AS

INFOREXNEWS – Departemen Tenaga Kerja Amerika Serikat (AS) akan merilis laporan klaim pengangguran di AS …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »