Home / Inforexnews / Yen Melemah Setelah Komentar Kuroda
boj kuroda

Yen Melemah Setelah Komentar Kuroda

Yen melemah pada hari Senin di Asia setelah komentar dari gubernur BOJ Kuroda mengenai pertumbuhan ekonomi dan inflasi.

Gubernur Bank of Japan Haruhiko Kuroda mengatakan ekonomi berada pada tren perkembangan yang moderat  dengan harga konsumen inti sedikit negatif hingga tetap, ditambahkan bahwa bank sentral akan mengambil tindakan lebih lanjut untuk mendorong pertumbuhan jika diperlukan.

USD / JPY berpindah tangan pada 104,23, naik 0,07%, sementara AUD / USD diperdagangkan pada 0,7597, turun 0,26%. GBP / USD diperdagangkan turun 0,16% ke 1,2168.

Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap sekeranjang perdagangan-tertimbang dari enam mata uang utama, naik 0,06% ke 98,14.

Minggu ini perhatian pasar ada pada kebijakan pasca konferensi pers pertemuan Bank Sentral Eropa pada hari Kamis di tengah spekulasi mengenai lanjutan memperluas program stimulus dalam menghadapi pelambatan pertumbuhan dan inflasi. dan juga rilis berita GDP Cina kuartal ketiga, akan dirilis pada hari Rabu, dengan tingkat pertumbuhan yang diharapkan untuk memudahkan lagi.

Pada hari Jumat, AS Federal Reserve Ketua Janet Yellen akan memberikan pidato.

Artikel Terkait :  Janet Yellen Sinyalkan Kenaikan Suku Bunga Bulan Depan

Pada hari Senin, zona euro adalah untuk mempublikasikan data revisi terhadap inflasi. dan AS akan melaporkan produksi industri dan aktivitas manufaktur di wilayah New York. Presiden ECB Mario Draghi akan berbicara di sebuah acara di Frankfurt dan Fed Wakil Ketua Stanley Fischer akan berbicara di New York.

Pekan lalu, dolar menguat pada hari Jumat karena data yang solid pada AS penjualan ritel dan harga produsen didukung ekspektasi bahwa Federal Reserve bisa menaikkan suku bunga dalam beberapa bulan mendatang.

Penjualan ritel AS naik 0,6% pada bulan September setelah turun 0,2% bulan sebelumnya, data dari Departemen Perdagangan yang dirilis Jumat.

Laporan lain menunjukkan bahwa harga produsen AS mengalamai kenaikan bulan lalu ditambah lagi dengan pandangan bahwa ekonomi sedang berada pada pijakan yang cukup kuat untuk kenaikan suku bunga oleh The Fed sebelum akhir tahun ini.

Pertemuan Fed berikutnya adalah pada bulan November, tetapi kenaikan suku bunga menjelang pemilihan presiden dipandang sebagai hal yang mustahil.

Harapan untuk tingkat suku bunga yang lebih tinggi biasanya meningkatkan dolar dengan membuatnya lebih menarik untuk menjaring para investor.

Artikel Menarik Lainnya :

 

About Paul_drevs

Check Also

gold

Menjelang Laporan Data Ekonomi AS, Emas Coba Rebound

Pergerakan emas kini telah terpantau untuk mencoba menguat lagi seiring adanya penguatan dollar AS menjelang …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »