Selamat Pagi Pembaca, Hari ini, EURUSD memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, pair ini masih berada dalam sebuah pola yang menarik.

Simak EURUSD dalam Daily chart berikut:

Buka: EURUSD Daily

Dilihat dari chart di atas, tampak harga EURUSD kini masih bergerak disekitar garis antar Low (garis hitam) karena adanya perlawanan awal dari aksi beli yang dalam analisa ini, belum mampu menggambarkan potensi rejeksi dari Garis Hitam karena masih membutuhkan konfirmasi lebih lanjut dari aksi harga hari ini. Lets see.

Untuk ulasan entry hari ini, mari kita simak EURUSD dalam 1 Jam chart berikut :

Buka: EURUSD 1H

Berdasarkan gambar diatas ini,

Saya telah menentukan Level harga Support dan Resistance intraday berikut:

Resistance2 (R2) : 1.0872

Resistance1 (R1): 1.0841

Support1 (S1): 1.0781

Support2 (S2): 1.0748

Dari chart diatas, tampak dalam time frame 1 jam ini, pair EURUSD kemarin bergerak ringan dalam rentang sempit yang mengindikasikan sentimen jual tertahan meski dolar AS masih menguat. Hal ini masih menunjukan arus Bearish masih lebih baik SELAMA tidak terbentuknya beberapa peningkatan minat beli dalam merespon area antar level Support dan Resistance. Tetap objektif ya!

Gunakan indikator tipe Volume untuk membantu kita melihat kekuatan transaksi dalam setiap candle.

Level R1 dan level S1 hari ini juga akan kembali mengukur seberapa besar minat trader terhadap pair ini. Waspadai juga terjadinya rejeksi ataupun konsolidasi pada level – level ini.

BACA JUGA ARTIKEL MENARIK LAINNYA:

Lets See

Nah, dalam pandangan/prediksi saya, berdasarkan pergerakan harga yang kita analisa diatas, hari ini kita akan mencoba melihat peluang entry yang tersedia. Tetapi, teknikal tidak mengijinkan asumsi bermain, maka entry terbaik yang dapat dilakukan ialah, kita akan terus melihat pergerakan CLOSE PRICE pada Candle 1 hour.

Setup saya untuk Breakout opportunity EURUSD

Buy : Bila harga close candle 1 Hour menembus level R1 dengan sempurna (body candle yang jauh dari batas atas R1), maka bersiap mencari posisi Entry BUY terbaik, anda pun dapat membiarkan posisi anda mencapai level R2 (level Resistance terkuat hari ini)   untuk melihat reaksi pasar terhadap level tersebut untuk naik kembali atau tidak.

Sell : Bila harga close candle 1 Hour menembus level S1, maka bersiap mencari posisi Entry SELL terbaik, anda pun dapat membiarkan posisi anda mencapai level S2 (level Support terkuat hari ini) untuk melihat reaksi pasar terhadap level tersebut untuk turun kembali atau tidak.

Setup saya untuk Pullback opportunity

Sell : Bila harga close candle 1 Hour tidak menembus level R1 (seperti membentuk bear pin bar), maka bersiap mencari posisi Entry SELL terbaik, namun bila harga mencapai dan menembus level ini maka bersiap untuk cut loss. Dapat diterapkan di level R2 juga.

Buy : Bila harga close candle 1 Hour tidak menembus level S1 (seperti membentuk bull pin bar), maka bersiap mencari posisi Entry BUY terbaik, namun bila harga mencapai dan menembus level ini, maka bersiap untuk cut loss. Dapat diterapkan di level S2 juga.

Gunakan Risk Reward selalu minimal 1:1 atau 1:2 dan trailing stop loss (manual maupun otomatis) bila diperlukan. Bisa menggunakan level-level support dan resistance untuk referensi analisa anda menentukan Stop Loss dan melakukan Cut Loss, tetap waspada akan terjadinya konsolidasi harga.

Tetap gunakan money management yang baik dalam setiap entry untuk keberlangsungan trading yang sehat, semoga artikel ini dapat menjadi referensi anda dalam melakukan analisa pada market.

NOTE: Jika ada pair yang ingin di request analisanya, bisa tulis dikolom komentar, akan diusahakan diterbitkan dipost selanjutnya. Terima Kasih.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here