Belajar Forex Trading Profesional || www.InforexNews.com
Home / inforexnews / Belajar Forex Trading

Belajar Forex Trading

Sebagai seorang manusia, kita tidak pernah untuk berhenti belajar, baik ketika kita sudah tamat sekolah maupun masih berada dibangku sekolah. Jika kita tidak belajar, maka kita tidak akan pernah maju.

Nah, sekarang kita akan belajar mengenai dasar-dasar didalam forex. Mungkin bagi sebagian trader ada yang langsung belajar mengenai analisa teknikalnya dan melewatkan beberapa hal pertama yang harus dipahaminya terlebih dahulu. Berikut ini, saya akan membahas dasar-dasar didalam forex:

Apa itu forex?

Sebelum kita mulai belajar forex, harus kita ketahui apa itu forex?Forex itu adalah singkatan dari Foreign Exchange yang berarti perdagangan mata uang. Jadi, dapat kita simpulkan bahwa forex adalah kegiatan transaksi perdagangan atau pertukaran mata uang suatu negara dengan mata uang negara lain pada suatu bursa valas lintas internasional yang berlangsung secara terus-menerus selama 24 jam. Orang yang bertransaksi di forex disebut sebagai trader. Seorang trader dapat melakukan dua kegiatan pada proses transaksi yaitu pembelian (buy) pada mata uang bernilai terendah, dan penjualan (sell) pada saat nilai mata uang tersebut naik. Dua kegiatan tersebut sama-sama bisa mendatangkan keuntungan bagi trader. 

Selain itu, forex memang terus menerus berlangsung selama 24 jam dari hari Senin sampai Jumat, tetapi terbagi atas berbagai sesi yaitu, sesi Australia yang dibuka pada pukul 04.00 – 12.00, kemudian dilajutkan oleh sesi Asia yang dibuka pada pukul 06.00 – 14.00, setelah itu sesi Eropa/London yang dibuka pukul 14.00 – 22.00, dan yang terakhir adalah sesi Amerika yang dibuka pukul 19.00 – 3.00. 

Sementara itu, didalam forex ini juga terdapat berbagai macam mata uang (pair) yang diperdagangkan dan tingkat fluktuasi antar mata uang yang diperdagangkan itu tentu saja akan berbeda-beda. Jadi kita bebas untuk memilih jenis pair yang kita inginkan, seperti EUR/USD, GBP/USD, USD/JPY, dan lainnya.

Pelaku Pasar Forex 

Setelah kita mengetahui apa itu forex, selanjutnya kita harus mengetahui mengenai siapa pelaku pasar forex (forex market). 

Didalam forex ini, produk yang kita perdagangkan adalah mata uang. Namun, perdagangan yang kita lakukan tidak secara langsung, melainkan secara online. Selain itu, ketika kita ingin berdagang didalam forex atau melakukan forex trading, maka kita harus memilih suatu broker atau penghubung antara intermarket dengan trader. Masing-masing broker tentu saja memiliki keunggulan dan kerugiannya, sehingga kita harus memilih suatu broker yang dapat dipercaya. 

Sementara itu, tidak mungkinkan jika harga didalam forex ini bergerak dengan sendirinya, dan tentu saja terdapat pelaku pasarnya. Pelaku pasar didalam forex ini adalah bank-bank multinasional, perusahaan besar, negara, institusi, spekulan, dan lainnya.

Tujuan Anda Melakukan Forex Trading

Sebelum Anda melakukan forex trading, hal yang harus Anda ketahui adalah tujuan Anda. Tidak dapat dipungkiri jika tujuan Anda melakukan forex trading adalah untuk mencari uang. Namun, yang terpenting adalah Anda mengetahui dengan cara apakah Anda mencari uang tersebut apakah dengan berdagang atau berjudi.

Baca juga:

Perbedaan Antara Saham dan Forex

Ingin Trading Secara Objektif? Raihlah Zona Nyaman Anda Sendiri

Forex ini bisa saja menjadi suatu sarana untuk berjudi, tetapi itu tergantung terhadap pengetahuan yang Anda miliki didalam forex. Contohnya, ketika Anda tidak mengetahui cara analisa teknikal didalam forex dan hanya melakukan buy dan sell sesuai dengan firasat Anda tanpa adanya alasan, maka itu tidak ada bedanya dengan berjudi. 

Sementara itu, jika tujuan Anda didalam forex adalah mencari uang dengan cara berdagang, maka itu adalah tujuan yang tepat bagi Anda. Seperti pengertian forex yang telah Anda baca sebelumnya, dapat disimpulkan bahwa forex itu adalah perdagangan. Namun, sebelum Anda berdagang, tentu saja Anda harus mempertimbangkan berbagai hal seperti risiko, target keuntungan per hari, jam perdagangan, dan cara berdagang.

Mari kita bahas satu persatu hal yang harus Anda pertimbangkan sebelum berdagang :

1. Risiko

Sebelum Anda berdagang, pastinya Anda harus menentukan seberapa besar risiko yang harus Anda tanggung. Namun, didalam forex ini Anda dapat membatasi seberapa besar risiko Anda dengan menempatkan stop loss (SL). Jadi, ketika kita melakukan suatu transaksi, maka Anda sudah mengetahui tingkat kerugian yang akan ditanggung. Selain itu, didalam forex ini tidak ada yang pasti. Jadi Anda harus bersiap untuk rugi.

2. Target Keuntungan per Hari 

Setiap orang berdagang, tentu saja mereka memiliki target keuntungan yang akan diperolehnya per hari. Namun, target tersebut tentu saja Anda tidak dapat asal memperkirakannya melainkan harus mengetahui lokasi dan target pasar Anda. 

Nah, didalam forex ini, rugi itu pasti sedangkan keuntungan itu hanyalah kemungkinan. Jadi, sebelum Anda menentukan target keuntungan Anda per hari, maka Anda sendiri harus mengetahui akurasi dari strategi dan analisa teknikal yang Anda gunakan. 

3. Jam Perdagangan

Sebelumnya telah kita bahas jika didalam forex ini mata uang diperdagangkan dalam waktu 24 jam dengan berbagai macam sesi. Nah, dengan adanya sesi Australia, Asia, Eropa/London, dan Amerika ini mempermudah kita untuk mengetahui kita trading disesi apa. Selain itu, masing-masing sesi juga memiliki tingkat fluktuatif yang berbeda-beda, sehingga kita harus memilih sesi apa yang sesuai dengan tingkat momentum yang berkaitan dengan strategi dan analisa teknikal yang Anda gunakan.

4. Cara Berdagang

Dalam cara berdagang ini, tentu saja Anda tujuan Anda adalah mencari uang. Namun, cara berdagang yang dimaksud ini menyangkut strategi dan analisa teknikal yang Anda gunakan. Selain itu, terdapat berbagai macam strategi dan analisa teknikal didalam forex ini.

Sebagai contoh, jika analisa teknikal Anda adalah melihat pergerakan tren, maka Anda hanya tinggal menunggu momentum yang sesuai dengan strategi dan analisa teknikal yang Anda gunakan. 

Gambar diatas adalah salah satu pergerakan tren turun (bearish) pair USD/JPY dalam D1. Dapat kita lihat dengan jelas bahwa digambar tersebut itu merupakan tren turun yang terus berlangsung selama beberapa bulan. Jadi, jika Anda menggunakan analisa tren, maka Anda hanya tinggal menunggu momentum yang ada dan mencari titik entry yang tepat.

Trading Plan

Trading plan atau rencana trading adalah sesuatu yang harus dilakukan oleh seorang trader, karena didalam rencana ini kita sudah memikirkan bagaimana proses yang akan terjadi ketika kita trading seperti tujuan yang akan dicapai, kegiatan yang akan dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut, resources yang akan digunakan dan siapa yang bertanggung jawab terhadap kegiatan dalam pencapaian tujuan tersebut.

Manajemen

Selain itu, manajemen merupakan salah satu hal yang harus Anda perhatikan ketika trading. Pasalnya, didalam manajemen ini, kita bisa mengalokasikan uang kita dengan benar. Berikut adalah beberapa macam manajemen yang harus Anda pahami :

1. Money Management

Tentu saja terdapat sebagian trader yang menyerahkan money management nya (manajemen keuangan) terhadap robot, karena dengan menggunakan robot ini kegiatan trading menjadi lebih efisien dan keuntungan yang dijanjikan juga lebih pasti. 

Money management merupakan inti dari perdagangan, katup pengaman terhadap kesalahan, dan perisai melawan ketakutan dan irasionalitas. Trader boleh saja mengaplikasikan alat-alat analisis teknikal dan puluhan indikator, tapi keterampilan pengelolaan uang hanya dapat diperoleh dengan tekun dan sabar berlatih, serta komitmen total untuk sukses dalam perdagangan. Seseorang yang sudah master dalam mengatur keuangannya, dialah sebenarnya trader teladan.

2. Risk Management

Segala sesuatu yang kita lakukan pastinya memiliki risiko yang harus dihadapi, baik risiko yang kecil maupun risiko yang besar. Nah, didalam forex ini juga terdapat risiko yang sepadan dengan tingkat hasil yang kita peroleh. Oleh karena itu, sebelum kita melakukan trading, maka kita harus mempertimbangkan risiko yang harus kita hadapi. Inilah gunanya Anda harus bisa mengalokasikan risk management (manajemen risiko) Anda. 

Selain itu, risk management ini dibuat agar Anda dapat lancar dan tidak terjatuh dalam kubangan kesalahan. Lebih baik bertransaksilah dalam jumlah kecil terlebih dahulu sehingga kerugian yang akan timbul dapat terminimalisir. Dengan begitu, Anda akan bisa memusatkan fokus pada analisa trading dengan lebih baik. Sebaliknya, menggunakan transaksi dan margin yang besar cenderung membuat Anda tidak fokus karena terlalu khawatir loss.

Jadi kunci dari risk management ini adalah diri Anda sendiri, jika Anda tidak pernah mau berubah dan belajar dari kesalahan, maka proses dari risk management ini tidak akan pernah terjadi. Oleh karena itu, maka Anda tidak boleh keras kepala, karena “market is God, isn’t you”.

Psikologi

Nah, ini adalah hal yang paling penting, karena psikologi ini sangat memengaruhi kita ketika melakukan forex trading. Pasalnya, didalam forex trading ini sebanyak 70% dipengaruhi oleh psikologi. Sedangkan 20% dipengaruhi oleh manajemen dan 10% dipengaruhi oleh analisa teknikal. Namun, bukan berarti manajemen dan analisa teknikal tidak terlalu penting ya…

Kali ini saya akan sedikit membahas sedikit mengenai pengalaman saya nih inforexers…. 

Saya dulu pernah memiliki seorang pacar, ketika pacaran trading saya lancar-lancar saja. Namun, ketika saya putus dengan pacar saya (maklumlah namanya juga anak muda, hehehe….) trading saya jadi hancur, karena psikologi saya yang lagi galau, terus trading saya juga ikutan galau…

Padahal saat itu saya sendiri sedang berusaha untuk menenangkan diri saya, dan saya juga menunggu suatu momentum yang tepat, serta sesuai dengan strategi dan analisa teknikal yang saya miliki. Namun anehnya malah jadi loss mulu, sehingga akun saya menjadi MC.

Mulai dari situlah saya mulai berpikir kalau psikologi itu benar-benar sangat mempengaruhi mental dan trading Anda. Maka dari itu, saya menyarakan Anda agar tidak melakukan trading ketika Anda sedang mengalami suatu masalah yang menekan diri Anda, sebab sesuatu yang benar bisa menjadi salah didalam forex ini.

Strategi

Untuk mendapatkan hasil yang optimal dan menjadi seorang trader sukses, sebaiknya Anda harus mengikuti aturan psikologi trading dan memahami bahwa Anda perlu mencari dan membuat strategi trading Anda sendiri. 

Tantangan didalam forex ini adalah tidak ada yang mengetahui secara jelas apakah order tersebut menguntungkan atau tidak. Tapi semua orang mampu meningkatkan profitabilitas dengan menentukan pergerakan sebuah pasar, dengan menguji sejumlah indikator dan menyimak perkiraan-perkiraan dari para trader terkemuka.

Kali ini saya akan membahas mengenai dua macam strategi yang dapat Anda gunakan untuk trading Anda :

1. Scalping

Scalping adalah perdagangan yang dilakukan dalam jangka waktu singkat (1 menit, 5 menit, 15 menit). Biasanya target yang didapat dalam teknik ini sangatlah tipis, tetapi Anda dapat melakukannya berkali-kali dalam sehari.

Berdasarkan gambar diatas ini :

Saya menggunakan indikator Moving Average (MA) dengan periode 12 (putih), periode 50 (biru) dan periode 200 (orange), pada pair USD/JPY dalam time frame M15. 

Baca juga:

Serial : Patterns Price Action Flags

Menemukan Turning Point Entry

Dari gambar tersebut, kita dapat melihat dalam lingkran hitam itu bahwa MA yang berwarna putih dan biru itu saling bersentuhan dan candle stick nya naik melewati kedua MA tersebut. Jadi, kita dapat melakukan entry buy setelah candle sticknya selesai.

2. Swing

Teknik Swing ini sangat banyak digunakan oleh para trader umumnya. Swing trading dalam konteks Forex Trading adalah membuka posisi dan kemudian posisi ditahan selama beberapa hari sampai beberapa minggu dan bahkan bulan. Dengan target menangkap sebuah trend besar.

Berdasarkan gambar diatas :

Gambar diatas itu adalah pair USD/JPY dalam time frame H1. Selain itu, kita juga dapat melihat 2 kotak yang berwarna biru itu. Kotak yang atas itu adalah base pertama dan kotak yang dibawahnya adalah base kedua. Sementara itu, dengan menggunakan base, kita bisa menjadikan titik entry dan juga bisa menjadikan target profit.

Jadi, pada gambar diatas, kita dapat  melihat bahwa terdapat sebuah candle stick yang turun melewati base 1. Oleh karena itu, setelah candle sticknya ditutup dibawah base, maka kita langsung eksekusi sell dengan target pertama di base kedua itu. Selain itu, Anda juga dapat menentukan target selanjutnya dengan membuat base berikutnya.

Sekedar informasi, base adalah harga keseimbangan pasar. Pasalnya, didalam base tersebut harga cenderung bolak balik atau yang kita kenal dengan floating. Jadi, ketika terdapat suatu candle stick yang mampu melewati base itu, maka disitulah terdapat suatu momentum.

Mengapa Banyak Trader yang Gagal??

Setelah membaca tulisan-tulisan diatas, anda pasti sudah mengenal sekilas tentang forex. Namun ternyata setelah belajar sekian banyak hal tentang forex masih saja ada trader yang belum berhasil. Nah ini adalah pertanyaan atau bahkan pernyataan yang sering anda dengar atau anda baca saat anda mencari artikel/buku-buku yang mengajarkan tentang Trading mau itu di instrument Stock Market ataupun Futures Market. Sekarang satu hal yang harus kita akui ialah bahwa bisnis trading online bukanlah sesuatu yang gampang, jika trading sangat gampang dan bisa memberikan penghasilan yang besar, pasti sudah banyak trader-trader yang memiliki rumah mewah, mobil sport (Lamborghini, Bugatti, Ferrari, Mercedes Benz, BMW, Rolls Royce, Bentley, Maserati, dll) bahkan juga tidak menutup kemungkinan mereka juga mempunyai kapal pesiar atau bahkan Jet Pribadi. 

Tapi kenyataannya pasti anda tau sendiri, sekarang menurut anda pribadi lebih banyak trader yang mengalami kegagalan atau trader yang berhasil ? (Silahkan dijawab sendiri dalam hati 😀 ). Nah pada kesempatan kali ini saya akan menyampaikan beberapa hal yang seringkali menjadi penyebab seorang trader gagal. 

Susah Bukan Berarti Mustahil – Nothing Is Impossible

1. Tidak Sabar Dalam Proses

Bagi saya pribadi hal ini adalah penyebab utama seorang trader gagal, karena tidak sabaran. Ingin segera mendapatkan profit yang besar dengan modal sekecil-kecilnya, hal ini bisa dikarenakan beberapa faktor. Bisa saja karena tergiur dengan ScreenShoot di Sosial Media yang menampilkan Profit Besar setiap harinya, sehingga hal ini membuat si trader tersebut mulai tidak sabaran dan segera entry dengan Lot besar tanpa memperhitungkan money managementnya hanya supaya bisa profit besar saja. Tapi sayangnya market berkehendak lain, begitu entry dengan lot besar dan margin tidak kuat menahan floating yang hanya beberapa puluh pip saja maka terjadilah sesuatu yang sangat ditakutkan oleh semua trader yaitu Mr. Margin Call (MC).

Jadi pada intinya sabarlah dan tetaplah belajar, memang hasilnya sekarang tidak terlihat dan tidak terasa tapi yakinlah suatu saat anda akan mendapatkan apa yang anda inginkan, yang penting jangan pernah menyerah, jika gagal ya coba lagi dan pelajari kenapa bisa gagal. Dan satu yang harus anda ingat bahwa KEGAGALAN adalah proses menuju keberhasilan, jika anda tidak percaya coba lihatlah tokoh-tokoh mendunia sekarang yang sudah sukses, apakah mereka semua pernah merasakan yang namanya kegagalan ? Iya mereka semua pernah merasakan yang namanya Gagal, dan Apakah mereka semua menyerah ? Tentu tidak, jika mereka menyerah maka nama mereka tidak akan mendunia seperti sekarang ini.

Yang namanya proses pasti ada yang namanya Gagal dan Bangkit Kembali, ketika anda mengalami Loss beruntun ya coba evaluasi kembali kenapa anda bisa Loss, apakah memang kondisi market yang sedang tidak bersahabat atau mungkin anda sendiri yang terbawa suasana dalam trading sehingga sifat Subjektif anda lebih mendominasi sifat Objektif anda. Bahkan juga ada kemungkinan strategi trading anda tidak cocok dengan diri anda, nah sekarang bagiamana caranya supaya diri anda tau suatu strategi trading cocok atau tidak untuk anda. Sebenarnya sangat gampang sekali, pada saat anda trading apakah anda merasa Enjoy atau anda merasa Gelisah. Jika anda merasa Enjoy maka strategi tersebut bisa jadi cocok dengan anda, tapi jika anda trading masih dilanda rasa Gelisah, sudah pasti strategi trading tersebut tidak cocok untuk anda. Misalkan ada orang yang tenang jika trading dengan indikator, tapi jika dirinya disuruh hanya membaca grafik candle saja maka pasti akan kebingungan dan tidak tau arah market. Namun begitu dipasangkan suatu indikator yang membantunya melihat arah market, saat trading dirinya akan lebih merasa santai dan Enjoy.

2. Tidak Dapat Menahan Diri

Ini juga merupakan faktor terbesar yang mempengaruhi seorang trader berhasil atau tidak. Jika seorang trader tidak bisa menahan dirinya untuk Stop saja, bisa diperkirakan trader tersebut akan mengalami yang namanya kegagalan. Sekarang pertanyaannya ‘kenapa kita sebagai trader harus bisa menahan diri untuk Stop Trading sementara ?’ Jawabannya simple aja kok, jika anda merasa setiap hari harus keluar masuk pasar dan mengharapkan keuntungan maka anda bukan sedang dalam aktivitas trading tapi anda KECANDUAN TRADING. Percayalah bahwa segala sesuatu yang berlebihan atau kacanduan itu tidak bagus. Bahkan ada sebuah quotes yang mengatakan “Seorang Penjudi Akan Untung Apabila Dirinya Berhenti Dan Keluar Dari Casino”. Ini merupakan suatu Quotes yang menarik dan bisa juga diterapkan dalam aktivitas trading, karena biasanya kebanyakan trader jika sudah mengalami Profit maka rasa percaya dirinya akan naik drastis. Begitu rasa percaya dirinya lagi membara maka si trader ini akan menginginkan keuntungan lagi dan kalau bisa harus lebih besar dari sebelumnya. Namun kenyataan berkata lain, profit yang tadi didapatnya malah habis dalam sekejap karena rasa Emosinya yang tidak stabil. Coba anda bayangkan jika dirinya bisa menahan diri sebentar saja, dan tradingnya dilanjutkan pada esok hari. Maka pikirannya saat trading pasti akan lebih tenang dan lebih objektif melihat market.

Alasan lain kenapa kita harus menahan diri untuk tidak setiap saat entry market sebenarnya sangat simple ‘Karena Market Tidak Setiap Hari Memberikan Moment Entry Yang Bagus Sesuai Sistem Anda’. Jika pada minggu ini market bergerak dalam kondisi Flat/Sideways anda mau Entry bagaimanapun hasilnya tidak akan terlalu signifikan. Cobalah untuk bersabar menunggu moment yang tepat untuk Entry, moment terbaik untuk Entry saja bisa ada potensi Loss apalagi moment Entry yang kurang baik. Warren Buffet saja berkata “Jika Aktivitas Trading Anda Membosankan Berarti Anda Akan Membuat Uang Yang Besar”.

Mari kita saksikan Video berikut untuk mengetahui
Bagaimana Proses Pasar Ekonomi Bekerja

About leonardo

Check Also

9100 Cabang Bank Eropa Tutup

UNI EROPA- Bank-bank di Uni Eropa menutup 9.100 cabang dan memangkas sekitar 50 ribu karyawan …

One comment

  1. timolthy

    MANTAB

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *