>
Home / berita / 5 Orang Yang Bernasib Sial Di Ruang Cyptocurrency

5 Orang Yang Bernasib Sial Di Ruang Cyptocurrency

Bitcoin dan cryptocurrency telah menjadi aset besar untuk investasi dalam dua tahun terakhir. Alasan utama adalah tingginya harga Bitcoin dan cryptocurrency lainnya. Siapa yang tidak mau memiliki satu koin sama dengan ribuan dolar AS atau uang fiat? Karena uang yang terlibat cukup tinggi, investasi berharga ini juga perlu keamanan yang tinggi dan juga privasi ketat.

Kehilangan kredensial (identitas) di bisnis apa pun dapat menyebabkan hilangnya properti dan aset. Disamping itu, kehilangan kredensial di ruang cryptocurrency sangat rentan jika dibandingkan dengan pasar aset lainnya. Ada banyak kasus di masa lalu di mana orang telah kehilangan kredensial di ruang cryptocurrency. Dalam aset ini, kredensial yang penting adalah private keys (kunci pribadi) untuk membuka akun crypto anda.

Artikel ini, kita akan melihat 7 kisah dramatis orang-orang yang kehilangan private keys mereka:

1. Seseorang kehilangan 30 Bitcoin karena program keylogger. Dia tidak menyadari bahwa program keylogger masuk ke laptop dia tanpa sepengetahuannya. Keylogger adalah program penipuan yang bertujuan untuk melacak kredesial sistem anda. Suatu hari, dia mencari kunci pribadi untuk melihat total harga Bitcoin yang di punya.

Setelah itu, ia menemukan koinnya telah terjual. Pertama-tama, dia berpikir telah memasukan private key yang salah tetapi setelah beberapa waktu, dia menemukan program hacking ini di sistem ketika menggunakan anti-virus. Dia telah kehilangan $300,000 (Rp 4,5 miliar).

2. James Howells kehilangan private key BTC nya dan menderita kerugian sekitar $79 juta. Howelss memiliki sekitar 7500 Bitcoin pada tahun 2009 dan telah menyimpan kunci pribadi Bitcoin dalam hard disk. Empat tahun kemudia, ia memiliki dua hard disk yang sama di dalam laci di mana salah satunya kosong dan rusak, sementara yang lain berisi kredensial Bitcoin. Sayangnya, dia membuat hard disk yang rusak, yang juga memiliki BTC kredensial. Kesalahan bodoh ini merugikan dia $79 juta.

3. Syl Turner adalah insinyur perangkat lunak (software) di Atlanta. Pada 2010, ia membeli dua Bitcoin dan menyimpan private key di komputernya. Dia mengingat bahwa BTC sangat murah dan tidak peduli tentang kunci tersebut. Setelah beberapa tahun, dia membeli komputer baru dan membuang komputer lama dia. Di tahun 2017, dia mendengar bahwa harga BTC naik dan mengecek komputer lama, sayang, hard-disk sudah rusak dan kehilangan $35,000.

4.Michael Yang dan temannya membeli 500 Bitcoins. Demi kepercayaan, temannya memiliki setengah private key dan setengah di tangan dia. Sayangnya, temannya meninggal dunia dan sekitar $ 9,5 juta hilang dalam private key miliknya.

5. Seseorang di Swiss telah menyimpan private key Bitcoin-nya dalam USB di tahun 2009. Pada tahun 2016, ia mentransfer file yang berisi kunci private ke komputer pribadinya karena USB-nya rusak. Dia mau membeli USB baru dan menyimpan file tersebut. Sebelum dia dapat membeli yang baru, komputer-nya rusah dan dia tidak memiliki back-up private key tersebut. Dia kehilangan $40,000 (Rp 600 juta).

 

Sumber: CryptoHarian

About Violet

Check Also

Libra Memuaskan Semua Masalah Peraturan Sebelum

Marcus Facebook : Libra Memuaskan Semua Masalah Peraturan Sebelum Diluncurkan

David Marcus, CEO dompet crypto Facebook Calibra, menggarisbawahi bahwa Facebook tidak akan meluncurkan proyek cryptocurrency …