Berkurangnya Kekhawatiran Investor : Indeks US Dollar Menguat Perlahan
Home / berita / Berkurangnya Kekhawatiran Investor : Indeks US Dollar Menguat Perlahan

Berkurangnya Kekhawatiran Investor : Indeks US Dollar Menguat Perlahan

Indeks US Dollar kembali mengalami penguatan perlahan pada hari Rabu kemarin, dimana hal ini berimbas dengan tertekannya mata uang Euro dan Yen seiring mulai memudarnya kekhawatiran para investor terhadap potensi resesi ekonomi Amerika Serikat setelah inversi yang terjadi pada bagian kurva imbal hasil produk Treasury negara.

Sebelumnya, indeks US Dollar jatuh pada awal minggu ini setelah meredanya ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat dan Cina sehingga melemahkan permintaan untuk produk safe haven. Indeks US Dollar juga berada di bawah tekanan setelah pasar obligasi Amerika Serikat mengirimkan tanda-tanda mengkhawatirkan tentang pertumbuhan ekonomi.

Perbedaan antara imbal hasil Treasury jangka pendek dan jangka panjang mengalami penyempitan pada hari Selasa kemarin karena inversi selisih kurva imbal hasil di antara obligasi yang juga didorong oleh kekhawatiran tentang perlambatan pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat yang saat ini mulai berkurang.

Pada hari Selasa kemarin, pasar berjangka membuat para trader kini memproyeksikan bank sentral Amerika Serikat akan kembali menaikkan suku bunganya pada rapat kebijakan berikutnya yang akan berlangsung pada 18-19 Desember mendatang. Namun para trader saat ini telah menurunkan ekspektasi mereka tentang dua kenaikan suku bunga Federal Reserve (the Fed) pada tahun 2019 menjadi kurang dari 10 persen.

Baca Juga:

About Mata Trader

Check Also

Barclays Rep Mengatakan Model Bisnis Harus

Barclays Rep Mengatakan Model Bisnis Harus Dilambangkan Kembali Untuk Blockchain

Sebuah Intrapreneur dari raksasa layanan keuangan Barclays telah menyatakan gagasan bahwa blockchains harus dibangun dengan …