>
Home / berita / Bursa Efek Jamaika Berencana Me-listing Security Tokens Kedalam Aset Mereka

Bursa Efek Jamaika Berencana Me-listing Security Tokens Kedalam Aset Mereka

Jamaica Stock Exchange (JSE) akan mendaftarkan Security Tokens sebagai aset yang dapat diperdagangkan dalam platform mereka setelah menyelesaikan uji coba perdagangan langsung selama 60 hari dengan perusahaan blockchain Kanada, Blockstation. JSE bergabung dalam daftar bursa efek yang berkembang di berbagai belahan dunia yang telah mulai menawarkan layanan serupa, termasuk perdagangan mata uang digital seperti Bitcoin Core.

Marlene Street Forrest, direktur pelaksana JSE, dikutip oleh surat kabar Jamaica Observer mengatakan bahwa rintisan yang dilakukan oleh para pialang-pialang terpilih, market maker, dan Pusat Penyimpanan Efek Jamaika telah berhasil.

“Rintisan sejauh ini sangat lancar dan kami cukup senang dengan hasilnya. Kami menantikan untuk pindah ke tahap selanjutnya dari rintisan yang pada akhirnya akan mencakup daftar Security Tokens”, ujar Street Forrest.

Baca Juga:

Uji coba termasuk penawaran, perdagangan, dan layanan penyelesaian. Rintisan juga bertujuan untuk “menunjukkan siklus hidup lengkap dari ekosistem aset digital, termasuk pembentukan JSE dan mengelola anggota broker dan pembuat pasar pada platform”. Badan penyimpanan efek negara Karibia mengelola kliring, penyelesaian, dan penyimpanan uang tunai dan kripto sambil memberlakukan pelaporan kepatuhan dan rekonsiliasi di semua perusahaan yang berpartisipasi.

Blockstation, startup yang berbasis di Toronto, mengatakan daftar Security Tokens di bursa Jamaika akan menjadi kunci untuk pengarus utamaan aset kripto dan meningkatkan adopsi kripto dikemudian hari.

JSE dan Blockstation telah mengerjakan usaha mata uang digital mereka sejak awal 2018. Bursa Efek Jamaika adalah yang terbaru dalam daftar bursa efek yang berkembang di seluruh dunia yang membuka diri untuk berinvestasi dalam koin digital.

Tahun lalu, Bursa Efek Gibraltar mengumumkan peluncuran platform perdagangan aset digitalnya, yang mendukung BTC, LTC, ETH dan ETC terhadap dolar. Malta Stock Exchange juga telah menyetujui kesepakatan dengan Binance, Fifth Force, dan Okex untuk pengembangan dan peluncuran platform berteknologi blockchain. Sebuah platform akan dikembangkan yang memungkinkan melisting dan memperdagangan koin digital.

 

About Mata Trader

Check Also

Libra Memuaskan Semua Masalah Peraturan Sebelum

Marcus Facebook : Libra Memuaskan Semua Masalah Peraturan Sebelum Diluncurkan

David Marcus, CEO dompet crypto Facebook Calibra, menggarisbawahi bahwa Facebook tidak akan meluncurkan proyek cryptocurrency …