>
Home / berita / CEO Ripple Brad Garlinghouse Prihatin dengan Efek Libra Facebook

CEO Ripple Brad Garlinghouse Prihatin dengan Efek Libra Facebook

Brad Garlinghouse, CEO dari perusahaan blockchain dan kripto Ripple (XRP), merasa prihatin dengan regulasi yang mungkin lebih ketat untuk industri mata uang digital yang dapat dihasilkan dari stablecoin Libra Facebook yang belum diterbitkan. Garlinghouse menyampaikan komentarnya dalam wawancara dengan Fortune pada 25 Juli.

Garlinghouse berkata:

“Anda hanya ingin memastikan bahwa Anda tidak terjebak dalam baku tembak. Penting bagi saya bahwa ketika regulator mulai mengajukan pertanyaan, mereka justru tidak menyatukan kita ke dalam satu ember besar.”

Namun, dalam sebuah wawancara di konferensi Fortune Brainstorm Finance pada bulan Juni lalu, Garlinghouse mengatakan bahwa peluncuran cryptocurrency oleh raksasa media sosial seperti Facebook membantu melegitimasi produk berbasis cryptocurrency dan mendorong sejumlah rekor lembaga keuangan untuk menandatangani kontrak untuk mulai menggunakan mata uang digital Ripple XRP untuk pembayaran lintas batas.

Pada bulan yang sama, Garlinghouse berpendapat bahwa Bitcoin (BTC) dan XRP bukan pesaing. Garlinghouse menguraikan perbedaan utama dari dua cryptocurrency utama, yang menyatakan bahwa Bitcoin adalah penyimpan nilai atau emas digital, sementara XRP adalah mata uang jembatan yang memungkinkan solusi yang efisien untuk transfer fiat-to-fiat.

Sementara pemerintah dunia menyatakan keprihatinan tentang konglomerat teknologi internasional yang mengeluarkan mata uang digital yang secara teoritis bisa melihat lebih banyak menggunakan daripada mata uang pemerintah, Libra juga telah menciptakan kehebohan dalam komunitas cryptocurrency.

Sebelumnya, Ripple telah mengungkapkan bahwa mereka telah menjual $ 251,51 Juta di XRP pada kuartal kedua tahun 2019. Ripple menerbitkan laporan Q2 pada 24 Juli kemarin.

Menurut laporan itu, Ripple menjual sekitar $ 169,42 Juta di XRP selama Q1 2019. Ini berarti bahwa dari kuartal ke kuartal, penjualan XRP meningkat sekitar 48%.

Sehubungan dengan penjualan XRP triwulanannya, laporan tersebut menyatakan bahwa Ripple selanjutnya akan mengurangi penjualan token di masa depan secara substansial. Selain itu, Ripple mencatat bahwa mereka akan membatasi penjualan XRP selama kuartal tersebut karena volume perdagangan yang konon meningkat. Dengan demikian, laporan itu mengatakan bahwa untuk sementara, perusahaan akan menghentikan program penjualan dan membatasi penjualan institusional.

About Mata Trader

Check Also

Dubai: DCCI dan Emirates NBD Menandatangani MoU mengenai Blockchain

Kamar Dagang dan Industri Dubai (DCCI) telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Emirates NBD. Harian …