Pertukaran cryptocurrency utama Binance telah bermitra dengan MDI Ventures, cabang modal ventura PT Telkom Indonesia, untuk membangun platform pertukaran kripto.

Menurut pengumuman bersama pada hari Rabu, perjanjian tersebut juga akan berusaha untuk memperluas adopsi blockchain di seluruh Indonesia, yang merupakan rumah bagi sekitar 240 juta orang.

Untuk membantu pengembangan platform pertukaran baru, Binance akan menyediakan infrastruktur dan teknologi manajemen aset. Kesepakatan tersebut juga akan berupaya untuk meningkatkan penerapan teknologi blockchain di Indonesia secara lebih luas.

Kemitraan baru ini memungkinkan Binance untuk mengembangkan operasinya di negara di mana ia telah memiliki investasi di platform perdagangan kripto Tokocrypto. CEO dan pendiri Binance Changpeng Zhao berkata:

“Ambisi kami di Binance adalah untuk menumbuhkan ekosistem blockchain dan cryptocurrency secara global, dan inisiatif di Indonesia ini merupakan langkah signifikan ke arah itu. Dengan adopsi teknologi yang cepat dan potensi ekonomi yang kuat, Indonesia dapat menjadi salah satu pusat terkemuka ekosistem blockchain dan kripto di Asia Tenggara.”

MDI Ventures adalah perusahaan investasi teknologi besar di Indonesia, dengan portofolio global senilai lebih dari $830 juta di beberapa industri. Pernyataan itu tidak mengungkapkan identitas perusahaan lain yang terlibat dalam konsorsium yang dipimpin MDI.

Binance, yang menghadapi pembatasan peraturan yang signifikan sepanjang kuartal kedua dan ketiga tahun 2021, sekarang bertujuan untuk memperluas kehadirannya di seluruh Asia. Afiliasi Singapura dari raksasa perdagangan cryptocurrency Binance baru-baru ini membeli 18% saham di Hg Exchange , bursa sekuritas swasta lokal.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here