>
Home / berita / DMM Dan GMO Menghentikan Penjualan Hardware Untuk Kripto Mining

DMM Dan GMO Menghentikan Penjualan Hardware Untuk Kripto Mining

Dua pendukung kripto mining terbesar di Jepang telah menghentikan operasi mereka dalam penjualan perangkat keras (hardware) untuk kripto mining.

Media Jepang Toyokeizai mengatakan bahwa DMM telah menutup bisnis tambang kripto dan showroom mereka di Kanazawa, Ishikawa, kurang dari setahun sejak peluncuran fasilitas tersebut.

Tambang kripto tersebut menambang Bitcoin, Litecoin, dan Ethereum serta dibuka untuk umum, dengan adanya pemandu tur. Tadinya, perusahaan berharap untuk menggunakan pendapatan dari fasilitas tersebut untuk mendanai operasi bisnis terkait teknologi Blockchain.

Namun, Toyokeizai melaporkan bahwa DMM telah menyatakan bahwa memburuknya profitabilitas menjadi alasan utama bagi keputusan perusahaan untuk menutup tambangnya, dan bahwa para eksekutif perusahaan juga telah memutuskan untuk berpaling dari penambangan pada awal September tahun 2018 lalu. DMM kini juga dilaporkan akan menjual peralatan mereka pada paruh pertama tahun 2019.

Baca Juga:

Sementara itu, GMO, yang baru-baru ini telah mengumumkan pendapatan kripto sebesar $23 juta dalam laporan Q3 nya, secara mengejutkan juga telah memutuskan untuk berhenti mengembangkan dan menjual perangkat keras kripto mining. Pihak GMO menyatakan bahwa mereka akan melanjutkan proyek penambangannya sendiri, tetapi akan melakukan tinjauan penuh terhadap struktur bisnisnya.

GMO telah menjadi salah satu pemain kripto mining paling terkenal di Jepang, dan merupakan operator dari fasilitas penambangan cryptocurrency misterius yang beroperasi di lokasi rahasia di Eropa Utara.

Perusahaan juga mengoperasikan pertukaran kripto berlisensi Badan Jasa Keuangan, dan pada akhir tahun lalu mengumumkan peluncuran proyek stablecoin yang telah mendapat dukungan dari sejumlah mitra perbankan Jepang.

 

About Mata Trader

Check Also

Bank Sentral Belanda Mengusulkan

Bank Sentral Memiliki Tiga Opsi untuk Regulasi Kripto

Denis Beau, wakil gubernur bank sentral Prancis, Banque De France, baru-baru ini menyampaikan komentar mengenai …