Wednesday, April 14, 2021
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Dolar AS Menguat Karena Kemajuan dalam Pembicaraan Perdagangan AS-Cina

Must Read

Minyak Mentah Menguat Meski Masih Dalam Kisaran Pergerakan Luas, Menanti Data AS

Arah harga minyak mentah global mencatatkan kenaikan yang cukup mengesankan pada pergerakan hari Selasa(13/4) di sesi Asia....

Masih Terbebani Pandemi, EURUSD Turun Lebih Rendah

Dominasi mata uang Dolar AS pada analisa hari ini tampak terus diperpanjang dan meluas. Penguatan Dolar AS...

Surplus Perdagangan China Menipis, Membuat NZDUSD Bearish Karena Pesimisme

Data China tadi pagi dilaporkan dengan hasil yang dinilai sangat mengecewakan. Data suram itu telah memberikan dampak...

Dolar AS berpegang pada kenaikan terhadap yen dan franc Swiss pada awal hari ini karena perjanjian As-Cina untuk menurunkan tarif barang masing-masing mendukung aset berisiko, bahkan ketika beberapa laporan menunjukkan pakta perdagangan awal adalah jauh dari kesepakatan.

Yen juga mengurangi kerugian terhadap euro dan dolar Australia karena kemajuan dalam menyelesaikan perang dagang selama 16 bulan antara dua ekonomi terbesar dunia itu melemahkan permintaan untuk safe haven.

Cina dan Amerika Serikat telah sepakat untuk menurunkan tarif barang satu sama lain dalam kesepakatan perdagangan “tahap satu” jika itu selesai, kata para pejabat dari kedua belah pihak pada hari Kamis kemarin.

Namun, masih ada beberapa skeptisisme tentang kesepakatan perdagangan karena para pejabat di dalam dan di luar Gedung Putih telah berjuang dengan gagasan melepaskan tarif hukuman.

Semakin memperkeruh air, juru bicara Gedung Putih Stephanie Grisham mengatakan kepada Fox News Channel dalam sebuah wawancara pada hari Kamis bahwa Amerika Serikat “sangat, sangat optimis” tentang mencapai kesepakatan perdagangan dengan Cina.

Pounds diperdagangkan mendekati level terendah dua minggu setelah dua pembuat kebijakan Bank of England tiba-tiba memilih untuk memotong suku bunga karena ketidakpastian yang ditimbulkan oleh keluarnya Inggris dari Uni Eropa.

Tujuh pembuat kebijakan yang tersisa di dewan memilih untuk menjaga kebijakan tidak berubah, tetapi Gubernur Mark Carney dan lainnya mengatakan mereka akan mempertimbangkan pemotongan di masa depan.

Secara keseluruhan, sentimen kemungkinan akan tetap mendukung dolar, ekuitas dan aset berisiko lainnya karena de-eskalasi dalam perang perdagangan AS-Cina telah menghilangkan risiko besar terhadap prospek ekonomi global.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Minyak Mentah Menguat Meski Masih Dalam Kisaran Pergerakan Luas, Menanti Data AS

Arah harga minyak mentah global mencatatkan kenaikan yang cukup mengesankan pada pergerakan hari Selasa(13/4) di sesi Asia....

Masih Terbebani Pandemi, EURUSD Turun Lebih Rendah

Dominasi mata uang Dolar AS pada analisa hari ini tampak terus diperpanjang dan meluas. Penguatan Dolar AS turut membawa mata uang EURUSD...

Surplus Perdagangan China Menipis, Membuat NZDUSD Bearish Karena Pesimisme

Data China tadi pagi dilaporkan dengan hasil yang dinilai sangat mengecewakan. Data suram itu telah memberikan dampak pada mata uang Dolar New...

Optimisme Inggris Gagal Membantu Pound, GBPUSD Tetap Turun Sepanjang Sesi Asia

Mata uang Poundsterling Inggris melemah sepanjang sesi Asia hari Selasa (13/4) ketika berhadapan melawan Dolar AS. Nilai Pound gagal lebih unggul dibandingkan...

Berita Pekan Ini, RBNZ dan Inflasi AS Akan Jadi Fokus Bersama Pidato Fed Powell dan PDB China

Pekan ini sepertinya menjadi saat-saat yang sibuk untuk kawasan Asia. Sementara itu beberapa wilayah lain ada beberapa data ekonomi yang bisa menjadi...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -