Thursday, January 27, 2022
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Dolar AS Semakin Menguat, Pounds Tersungkur Karena Tekanan Brexit

Must Read

Minyak Jatuh Karena Aksi Ambil Untung Setelah Mencetak High Baru

Harga minyak turun pada hari Kamis karena investor menguangkan keuntungan dari kenaikan 2% di sesi sebelumnya setelah...

Dolar Naik Karena Dorongan Petunjuk Kenaikan Suku Bunga Fed

Dolar naik pada Kamis pagi di Asia, mencapai tertinggi multi-minggu. Mata uang safe-haven AS mendapat dorongan setelah...

Minyak Global Brent Mencapai $90 di Ukraina, Narasi OPEC

ika Anda berusaha cukup keras, Anda akan sampai di sana, kata pepatah. Tidak ada...

Dolar AS terus naik pada Selasa pagi ini di sesi Asia, naik ke level tertinggi yang tidak terlihat sejak April 2017.

IndexUS Dollar yang melacak greenback terhadap sekeranjang mata uang naik 0,33% menjadi 99,25.

Kenaikan dolar cocok dengan penurunan dalam pounds Inggris, yang terpukul setelah Perdana Menteri, Boris Johnson, meminta parlemen untuk memberikan suara terhadap setiap penundaan pada rencana Brexit-nya. Dia ingin Brexit terjadi pada 31 Oktober. Pair GBPUSD turun 0,11% menjadi 1,2052.

Pair USDJPY diperdagangkan naik 0,11% pada 106,33 pada pukul 02:20 GMT. 

Untuk bagiannya, Bank Rakyat China (PBoC) menetapkan tingkat referensi untuk yuan pada 7,0884, dibandingkan dengan penutupan sebelumnya 7,1717. Yuan tetap di posisi terendah 11 setengah tahun.

Yuan masih lemah terhadap dolar AS serta pasar AS yang tutup pada Senin untuk liburan Hari Buruh membuat fundamental pasangan USD dalam forex mempengaruhi pergerakan harga secara dominan.

Sementara itu, pair AUDUSD turun 0,19% menjadi 0,6700 dan pasangan NZDUSD diperdagangkan turun 0,33% menjadi 0,6286. Keputusan kebijakan moneter pada Australia pada pukul 11.30 WIB hari ini akan menjadi outlook perekonomian Australia yang cukup patut kita amati.

Perlu diketahui, Amerika Serikat dan Cina telah memulai memberlakukan tarif tambahan pada barang masing-masing pada hari Minggu kemarin, peningkatan terbaru dalam perang dagang yang semakin memukul, tetapi Presiden AS, Donald Trump, mengatakan bahwa kedua pihak masih akan bertemu untuk mengadakan pembicaraan di akhir bulan ini.

Trump, menulis di Twitter, mengatakan tujuannya adalah untuk mengurangi ketergantungan AS pada Cina dan sekali lagi mendesak perusahaan-perusahaan Amerika untuk mencari pemasok alternatif di luar Cina.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Minyak Jatuh Karena Aksi Ambil Untung Setelah Mencetak High Baru

Harga minyak turun pada hari Kamis karena investor menguangkan keuntungan dari kenaikan 2% di sesi sebelumnya setelah...

Dolar Naik Karena Dorongan Petunjuk Kenaikan Suku Bunga Fed

Dolar naik pada Kamis pagi di Asia, mencapai tertinggi multi-minggu. Mata uang safe-haven AS mendapat dorongan setelah ketua Federal Reserve AS Jerome...

Minyak Global Brent Mencapai $90 di Ukraina, Narasi OPEC

ika Anda berusaha cukup keras, Anda akan sampai di sana, kata pepatah. Tidak ada kata-kata yang lebih benar yang...

Dolar Sentuh Tertinggi 5-Minggu Pasca Keputusan Kebijakan Fed

Dolar naik ke level tertinggi lima minggu pada hari Rabu setelah Federal Reserve mengatakan kemungkinan akan menaikkan suku bunga AS pada bulan...

WTI OIL : Analisa Teknikal Harian 27 Januari 2022

Selamat Pagi pembaca, Hari ini, WTI OIL memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, komoditas ini tampak berada didalam pola yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -