Sunday, August 9, 2020
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Emas Bullish Menghentikan Penurunan Tiga Hari Setelah Dolar AS Dalam Nada Penjualan

Must Read

Minyak Jatuh Dibawah Level $ 45 Karena Kekhawatiran Permintaan

Minyak turun di bawah $ 45 per barel pada hari Jumat di tengah kekhawatiran bahwa pemulihan permintaan...

Kemerosotan Dolar Mengangkat Yield Obligasi AS Bagi Investor Asing

Penurunan 10% dalam nilai dolar AS sejak Maret telah meningkatkan keuntungan bagi investor asing di pasar obligasi...

EURUSD Gagal Mempertahankan Puncak Setelah Dolar AS Pulih Akibat Ketegangan AS-China Meningkat

Pergerakan pada pasangan mata uang Euro hari ini mencatatkan penurunan cukup signifikan. Dengan adanya penurunan permintaan mata...

Pergerakan harga emas bullish saat sesi Asia berlangsung hari Rabu (29/4). Kenaikan harga emas tampaknya lebih dipengaruhi oleh bias penurunan di sekitar Dolar AS. Sementara itu sentimen risiko global saat ini tampak sedang mengalami pemulihan. Meski saham Asia diperdagangkan dengan sinyal yang beragam saat sesi Asia berlangsung.

Saat sesi Asia emas bullish menuju ke level harga 1.711 bangkit dari terendah sebelumnya di 1.703. Sebelumnya bahkan logam mulia sempat menyentuh level yang lebih tinggi yaitu di 1.713 namun kembali mundur. Dengan kenaikan ini maka diharapkan mampu menghapuskan momentum penurunan logam mulia yang terjadi selama tiga hari tanpa jeda sejak Senin kemarin.

Saat ini indeks Dxy sebagai tolak ukur kekuatan greenback terhadap beberapa mata uang utama di dunia mengalami penurunan kembal. Indeks Dxy hari ini telah mencatatkan penurunan sampai 0,30% yang pada akhirnya mendukung emas bullish dengan baik. Bahkan aset safe haven lain seperti Yen Jepang mampu diperdagangkan unggul jauh terhadap Dolar AS menuju ke 106,54.

Melemahnya permintaan Dolar AS mungkin terjadi karena sentimen risiko yang mulai kembali dan menjual Dolar AS. Pasalnya indeks S&P 500 saat ini telah mencatatkan kenaikan 1,00% meski beberapa saham justru mengalami penurunan. Walaupun sentimen risiko sedang menguat, tapi permintaan logam mulia tidak mengalami penurunan. Tapi jika memang saham justru kembali mengalami penurunan yang signifikan, bisa saja Dolar AS akan kembali menemukan penawaran beli. Namun secara luas banyak yang mengharapkan harga emas akan mengalami kenaikan yang lebih tinggi lagi. Karena banyak negara yang telah menetapkan kebijakan moneter dan fiskal yang ekstrim dan menjadi sejarah baru ekonomi global. Hal tersebut yang bisa memancing harga emas menjadi lebih tinggi lagi.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Minyak Jatuh Dibawah Level $ 45 Karena Kekhawatiran Permintaan

Minyak turun di bawah $ 45 per barel pada hari Jumat di tengah kekhawatiran bahwa pemulihan permintaan...

Kemerosotan Dolar Mengangkat Yield Obligasi AS Bagi Investor Asing

Penurunan 10% dalam nilai dolar AS sejak Maret telah meningkatkan keuntungan bagi investor asing di pasar obligasi pemerintah terbesar di dunia pada...

EURUSD Gagal Mempertahankan Puncak Setelah Dolar AS Pulih Akibat Ketegangan AS-China Meningkat

Pergerakan pada pasangan mata uang Euro hari ini mencatatkan penurunan cukup signifikan. Dengan adanya penurunan permintaan mata uang Euro ini telah membawa...

GBPJPY Jatuh Setelah Trump Melarang Aplikasi Asal China

Pasangan mata uang GBPJPY sepanjang sesi Asia harus rela mengalami pelemahan karena dominasi Yen Jepang yang kuat. Hari Jumat ini (7/8) meluas...

AUDUSD Turun Setelah Pernyataan RBA Dalam SoMP Cenderung Dovish

Permintaan terhadap mata uang Dolar Australia bearish sepanjang sesi awal Asia membawa pasangan AUDUSD untuk turun ke nilai tukar 0,7224. Salah satu...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -