Friday, October 7, 2022
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Emas Bullish Menghentikan Penurunan Tiga Hari Setelah Dolar AS Dalam Nada Penjualan

Must Read

Dolar Menguat Saat Investor Bersiap untuk Data NFP AS

Dolar naik pada hari Kamis, naik untuk sesi kedua berturut-turut, karena investor bertaruh pada laporan non-farm payrolls...

Emas Mengincar Kenaikan Minggu Kedua Saat Dolar Mereda

Harga emas bergerak sedikit pada hari Jumat karena investor menunggu data nonfarm payrolls utama AS untuk isyarat...

Minyak Naik 1% Karena Pemotongan Target Produksi OPEC+

Harga minyak naik sekitar 1% pada hari Kamis, bertahan di level tertinggi tiga minggu setelah OPEC+ setuju...

Pergerakan harga emas bullish saat sesi Asia berlangsung hari Rabu (29/4). Kenaikan harga emas tampaknya lebih dipengaruhi oleh bias penurunan di sekitar Dolar AS. Sementara itu sentimen risiko global saat ini tampak sedang mengalami pemulihan. Meski saham Asia diperdagangkan dengan sinyal yang beragam saat sesi Asia berlangsung.

Saat sesi Asia emas bullish menuju ke level harga 1.711 bangkit dari terendah sebelumnya di 1.703. Sebelumnya bahkan logam mulia sempat menyentuh level yang lebih tinggi yaitu di 1.713 namun kembali mundur. Dengan kenaikan ini maka diharapkan mampu menghapuskan momentum penurunan logam mulia yang terjadi selama tiga hari tanpa jeda sejak Senin kemarin.

Saat ini indeks Dxy sebagai tolak ukur kekuatan greenback terhadap beberapa mata uang utama di dunia mengalami penurunan kembal. Indeks Dxy hari ini telah mencatatkan penurunan sampai 0,30% yang pada akhirnya mendukung emas bullish dengan baik. Bahkan aset safe haven lain seperti Yen Jepang mampu diperdagangkan unggul jauh terhadap Dolar AS menuju ke 106,54.

Melemahnya permintaan Dolar AS mungkin terjadi karena sentimen risiko yang mulai kembali dan menjual Dolar AS. Pasalnya indeks S&P 500 saat ini telah mencatatkan kenaikan 1,00% meski beberapa saham justru mengalami penurunan. Walaupun sentimen risiko sedang menguat, tapi permintaan logam mulia tidak mengalami penurunan. Tapi jika memang saham justru kembali mengalami penurunan yang signifikan, bisa saja Dolar AS akan kembali menemukan penawaran beli. Namun secara luas banyak yang mengharapkan harga emas akan mengalami kenaikan yang lebih tinggi lagi. Karena banyak negara yang telah menetapkan kebijakan moneter dan fiskal yang ekstrim dan menjadi sejarah baru ekonomi global. Hal tersebut yang bisa memancing harga emas menjadi lebih tinggi lagi.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Dolar Menguat Saat Investor Bersiap untuk Data NFP AS

Dolar naik pada hari Kamis, naik untuk sesi kedua berturut-turut, karena investor bertaruh pada laporan non-farm payrolls...

Emas Mengincar Kenaikan Minggu Kedua Saat Dolar Mereda

Harga emas bergerak sedikit pada hari Jumat karena investor menunggu data nonfarm payrolls utama AS untuk isyarat lebih lanjut tentang ekonomi terbesar...

Minyak Naik 1% Karena Pemotongan Target Produksi OPEC+

Harga minyak naik sekitar 1% pada hari Kamis, bertahan di level tertinggi tiga minggu setelah OPEC+ setuju untuk memperketat pasokan global dengan...

Bitcoin (BTC) : Analisa Teknikal Harian 7 Oktober 2022

Selamat Pagi pembaca, Hari ini, Bitcoin (BTC) memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, komoditas ini tampak berada didalam pola yang...

USDJPY : Analisa Teknikal Harian 7 Oktober 2022

Selamat Pagi pembaca, Analisa USDJPY hari ini memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, pair ini tampak berada dalam pola harga...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -