Friday, July 1, 2022
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Emas Membuka Pekan Dengan Kenaikan Akibat Ketegangan Timur Tengah dan Kekhawatiran Virus Corona

Must Read

Euro Membalik Kerugian saat Dolar AS Terjatuh

Euro pulih pada Kamis dari level terendah dua minggu terhadap dolar, yang tersendat setelah data inflasi baru...

Harga Minyak Kembali Naik Setelah Terjatuh di Sesi Sebelumnya

Harga minyak naik tipis di awal perdagangan pada hari Jumat, setelah tenggelam di sesi sebelumnya karena OPEC+...

80.000 Miliuner Bitcoin Musnah dalam Kehancuran Besar Kripto 2022

Lebih dari 80.000 investor Bitcoin (BTC) telah dicabut status miliunernya karena penurunan pasar kripto, tetapi harga yang...

Pergerakan logam mulia di awal pekan perdagangan Senin (27/1) terus mencatat kinerja positifnya. Saat ini emas bullish menuju ke level harga 1.583 saat sesi Asia masih berlangsung dan mundur dari puncak yang baru saja dibentuk pada level 1.588. 

Salah satu penyebab melonjaknya permintaan aset safe haven emas adalah adanya kekhawatiran terkait dengan wabah virus Corona yang sudah menyerang dataran China. Selain itu masalah geopolitik turut menggerakkan selera risiko.

Sampai saat ini jumlah warga yang tewas akibat serangan wabah virus Corona dilaporkan naik dari sebelumnya 56 menjadi 80 orang. Virus yang mematikan dan menyerang sistem pernafasan ini sudah menginfeksi paling tidak lebih dari 2.000 warga China sesuai data klaim resmi. Namun dari data yang tidak resmi, mengatakan bahwa virus sudah menginfeksi sampai 90.000 warga.

Sementara itu beberapa negara juga mengalami kasus penyerangan virus Corona seperti AS yang sudah ada lima kasus dilanjut oleh Sydney dan juga Jepang yang juga mengklaim telah ada infeksi virus mematikan tersebut. Kondisi yang buruk di kawasan China tentunya telah berdampak negatif bagi roda perekonomian. Sehingga memicu kekhawatiran yang menyebabkan harga emas bullish dengan moderat di hari Senin ini.

Selanjutnya para pelaku pasar dan investor akan menunggu bagaimana arah respon dari Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO atas wabah virus ini. Warga dunia terus menunggu apakah penyebaran virus mematikan ini akan menjadi darurat kesehatan internasional atau tidak.

Selain masalah virus Corona, emas bullish juga disebabkan oleh adanya serangan roket yang menyasar kedutaan besar Amerika di Irak. Ketegangan Timur Tengah ini akan terus menebarkan ancaman-ancaman baru serangan yang lebih intensif dan bisa memicu terjadinya perang antara negara.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Euro Membalik Kerugian saat Dolar AS Terjatuh

Euro pulih pada Kamis dari level terendah dua minggu terhadap dolar, yang tersendat setelah data inflasi baru...

Harga Minyak Kembali Naik Setelah Terjatuh di Sesi Sebelumnya

Harga minyak naik tipis di awal perdagangan pada hari Jumat, setelah tenggelam di sesi sebelumnya karena OPEC+ mengatakan akan tetap pada rencana...

80.000 Miliuner Bitcoin Musnah dalam Kehancuran Besar Kripto 2022

Lebih dari 80.000 investor Bitcoin (BTC) telah dicabut status miliunernya karena penurunan pasar kripto, tetapi harga yang lebih rendah berarti jumlah koin...

Coinbase ingin Ekspansi ke Eropa di tengah Crypto Winter

Coinbase memperluas operasinya ke berbagai negara di Eropa di tengah "crypto winter." Meskipun memberhentikan banyak karyawan dan membatalkan tawaran pekerjaan, wakil presiden...

Binance akan Bantu Kamboja dalam Mengembangkan Peraturan Kripto

Pertukaran kripto Binance telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Securities and Exchange Regulator of Cambodia (SERC), menurut pengumuman 30 Juni.
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -