Thursday, January 23, 2020
No menu items!
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Emas Menguat Di Tengah Optimisme Kesepakatan Dagang AS dan China, Fokus Ke IHK AS

Must Read

Dolar Australia Pulih Ringan Setelah Pembaruan Risiko, AUDUSD Masih Dalam Tren Menurun

Pergerakan pada pasangan mata uang AUDUSD terpantau mengalami penurunan yang lebih panjang saat sesi Asia berlangsung. Bahkan Dolar Australia...

USDJPY Melonjak Setelah Risk-On Kembali, Kurang Keyakinan Akibat Minim Katalis Penggerak

Pasangan mata uang USDJPY saat ini telah mengalami kenaikan cukup baik saat sesi Eropa berlangsung di hari Rabu...

Minyak Mentah Memantul Ringan Dari Terendah, Fokus Ke Geopolitik dan Perdagangan

Pergerakan harga minyak mentah terpantau mengalami pemantulan pada level 58,35 saat sesi Asia berlangsung di hari Rabu (22/1). Dengan...

Permintaan logam mulia emas beberapa waktu terakhir semakin menarik setelah sempat melonjak tinggi akibat konflik geopolitik AS dan Iran. Pasca meredanya eskalasi perang antara AS dan Iran, harga emas merosot menuju ke level terendah di 1.536. Setelah mencapai level itu, emas menguat memulihkan segala penurunan tajam yang terjadi sebelumnya. Sayangnya saat ini logam mulia mendapatkan penolakan ketika sampai pada level harga 1.545.

Saat sesi Asia berlangsung tadi pagi, harga logam mulia sudah merosot mencapai level paling rendah selama dua pekan terakhir karena selera risiko yang mendominasi pasar. Terlebih lagi tadi pagi China merilis data mengenai perdagangan dengan hasil yang sangat memuaskan para pedagang. Selain itu emas juga semakin tersiksa ketika sudah mendekati acara utama penandatanganan kesepakatan dagang tahap awal AS dan China.

Tapi bagaimanapun juga pada akhirnya emas menguat mampu mematahkan sentimen risiko yang sedang menguasai perdagangan. Beberapa aset berisiko mengalami penurunan seperti indeks S&P 500 yang kehilangan 0,20 persen. Disusul oleh yield Treasury yang merosot pada semua kurva tenor.

Tantangan utama emas saat ini adalah kesepakatan dagang antara AS dengan China yang segera ditandatangani. Pasalnya hal itu membuat minat pasar terhadap aset berisiko menguat dan mulai meninggalkan aset penghindaran risiko seperti logam mulia. 

Tapi dengan melihat sejarah pergerakan emas yang turut melonjak disaat Wall Street mencetak sejarah puncak tertinggi, maka bukan tidak mungkin emas menguat kembali walaupun selera risiko cukup kuat.

Selanjutnya harga logam mulia akan mengawasi rilis data ekonomi dari AS. Nanti malam AS akan merilis data mengenai indeks harga konsumen. Saat ini memang emas mengalami penurunan ringan karena pemulihan USD menjelang rilis data utama tersebut. Diprediksi data akan berada pada hasil 2,3 persen tahun ke tahun dari sebelumnya di 2,1 persen.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Dolar Australia Pulih Ringan Setelah Pembaruan Risiko, AUDUSD Masih Dalam Tren Menurun

Pergerakan pada pasangan mata uang AUDUSD terpantau mengalami penurunan yang lebih panjang saat sesi Asia berlangsung. Bahkan Dolar Australia...

USDJPY Melonjak Setelah Risk-On Kembali, Kurang Keyakinan Akibat Minim Katalis Penggerak

Pasangan mata uang USDJPY saat ini telah mengalami kenaikan cukup baik saat sesi Eropa berlangsung di hari Rabu (22/1). Dalam perdagangan harian, Dolar AS...

Minyak Mentah Memantul Ringan Dari Terendah, Fokus Ke Geopolitik dan Perdagangan

Pergerakan harga minyak mentah terpantau mengalami pemantulan pada level 58,35 saat sesi Asia berlangsung di hari Rabu (22/1). Dengan pemantulan ini maka pergerakan turun...

Agen Pajak Inggris Menawarkan Kontrak untuk Memerangi Penggelapan Pajak Crypto

Agen pajak Inggris mengundang kontraktor untuk menyediakan alat teknologi untuk membantu agen tersebut memerangi penjahat cyber crypto. Teknologi...

Kota di Turki Mengembangkan Solusi Crypto dan Blockchain untuk Layanan Publik

Konya, kota penyair terkenal di dunia, mungkin tidak terlintas dalam pikiran ketika berbicara tentang teknologi, terutama blockchain dan cryptocurrency. Sebagai salah satu...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -