Sunday, August 9, 2020
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Emas Turun Kembali Cenderung Berkonsolidasi, Menunggu Katalis Utama

Must Read

Minyak Jatuh Dibawah Level $ 45 Karena Kekhawatiran Permintaan

Minyak turun di bawah $ 45 per barel pada hari Jumat di tengah kekhawatiran bahwa pemulihan permintaan...

Kemerosotan Dolar Mengangkat Yield Obligasi AS Bagi Investor Asing

Penurunan 10% dalam nilai dolar AS sejak Maret telah meningkatkan keuntungan bagi investor asing di pasar obligasi...

EURUSD Gagal Mempertahankan Puncak Setelah Dolar AS Pulih Akibat Ketegangan AS-China Meningkat

Pergerakan pada pasangan mata uang Euro hari ini mencatatkan penurunan cukup signifikan. Dengan adanya penurunan permintaan mata...

Pergerakan harga emas hari ini tampak cenderung berkonsolidasi gagal memanfaatkan momentum kenaikan yang terjadi sebelumnya. Meskipun begitu logam mulia masih berhasil mempertahankan harga di atas angka bulat 1.700 saat pertengahan sesi Asia hari Senin (11/5).

Sebelumnya harga emas saat sesi Amerika semalam mengalami penurunan dan menjauh dari puncak dua pekan terakhir. Tapi setelah penurunan cukup signifikan tersebut, emas hari ini mampu kembali mendapatkan dorongan kenaikan ringan. Walaupun pada akhirnya emas hanya mampu berkonsolidasi di pertengahan sesi Eropa.

Kenaikan ringan terjadi akibat banyak pihak yang khawatir akan terjadi serangan virus Corona gelombang kedua. Pasalnya beberapa negara seperti AS, Inggris dan beberapa negara lain berencana melonggarkan lockdown negara. Meluasnya rumor tersebut juga sempat mendorong aset berisiko untuk menguat. Tapi sayangnya kekhawatiran virus Corona gelombang kedua masih membebani.

Apalagi hari ini Dolar AS sedang dalam pembelian cukup signifikan yang membuatnya unggul terhadap mata uang utama global. Nada risk on beberapa jam terakhir juga turut membebani kenaikan harga emas. Sehingga memaksa para investor menahan pembelian logam mulia mereka dan menyebabkan harga emas stabil tidak bergerak.

Kenaikan sebelumnya harga emas menuju ke puncak dua pekan terjadi setelah data NFP AS sangat buruk walaupun masih lebih baik dari prediksi. Tapi saat ini imbal hasil obligasi Treasury AS mampu mencatatkan kenaikan yang mendukung penguatan Dolar AS.

Penurunan emas hari ini juga terkait dengan meredanya ketegangan perdagangan antara AS dan China yang sempat terpancing kembali. Untuk pergerakan harga emas selanjutnya mungkin akan terus mencari informasi dari sentimen risiko global. Pasalnya hari ini tidak ada data utama yang mampu menggerakkan harga emas.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Minyak Jatuh Dibawah Level $ 45 Karena Kekhawatiran Permintaan

Minyak turun di bawah $ 45 per barel pada hari Jumat di tengah kekhawatiran bahwa pemulihan permintaan...

Kemerosotan Dolar Mengangkat Yield Obligasi AS Bagi Investor Asing

Penurunan 10% dalam nilai dolar AS sejak Maret telah meningkatkan keuntungan bagi investor asing di pasar obligasi pemerintah terbesar di dunia pada...

EURUSD Gagal Mempertahankan Puncak Setelah Dolar AS Pulih Akibat Ketegangan AS-China Meningkat

Pergerakan pada pasangan mata uang Euro hari ini mencatatkan penurunan cukup signifikan. Dengan adanya penurunan permintaan mata uang Euro ini telah membawa...

GBPJPY Jatuh Setelah Trump Melarang Aplikasi Asal China

Pasangan mata uang GBPJPY sepanjang sesi Asia harus rela mengalami pelemahan karena dominasi Yen Jepang yang kuat. Hari Jumat ini (7/8) meluas...

AUDUSD Turun Setelah Pernyataan RBA Dalam SoMP Cenderung Dovish

Permintaan terhadap mata uang Dolar Australia bearish sepanjang sesi awal Asia membawa pasangan AUDUSD untuk turun ke nilai tukar 0,7224. Salah satu...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -