Saturday, January 22, 2022
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Harga Emas Dunia Semakin Menguat Akhir Pekan

Must Read

Fed Terbitkan Makalah Diskusi tentang Dolar Digital

Federal Reserve AS membuka komentar kepada publik setelah merilis makalah diskusi tentang pro dan kontra dari mata...

EUR/USD Akhirnya Rebound Berkat Membaiknya Sentimen Pasar

Akhirnya pasangan mata uang EUR/USD akhirnya rebound seperti yang sudah diharapkan banyak investor menjelang perdagangan sesi Amerika...

Setelah Tembus Level Tertinggi 2014, Akhirnya Harga Minyak Merosot

Lagi-lagi harga minyak tergelincir lagi pada hari ini setelah berhasil menembus level tertingginya pada tahun 2014 yang...

Pada Jum’at (26/11) harga emas dunia naik, namun akan berada di pekan terburuk dalam 5 bulan ini. Hal ini disebabkan ekspektasi  jika Federal Reserve AS akan menaikkan suku bunga lebih depat dan melakukan pengurangan aset. Sehingga, langkah tersebut bisa membuat kenaikan inflasi menjadi terkendali.

Kemudian harga emas berjangka ini menguat 0,81% ke level $1.799,15. Namun emas melemah lebih dari 2,8% pada pekan ini, bahkan mencapai pekan teburuk sejak 18 Juni 2021.

Selain itu, pada Januari nanti kemungkinan The Fed akan meningkatkan laju pengurangan pembelian obligasi bulanan, yakni menjadi $30 miliar. Kemudian pihaknya juga akann mengurangi aset pada pertengahan Maret tahun depan.

Sedangkan di sisi lain disebutkan bahwa Bank Sentral Eropa (ECB) tengah merilis sebuah risalah hasil dari pertemuan terakhirnya. Hal ini yang membuat Bank Sentral tertekan dikarenakan para bankir akan meminjam persediaan obligasi pemerintah Jerman lebih banyak. Upaya ini memang akan membuat tekanan pasar mereda, namun akan membatalkan sejumlah upaya stimulus ECB.

Kemudian berdasar informasi berita forex terbaru menyebut jika kasus covid di Eropa semakin naik. Salah satunya adalah Austria yang tengah memberlakukan lockdown ketat. Dan kebijakan tersebut nampaknya akan diikuti oleh Jerman.

Sementara itu, covid varian B.1.1529 baru saja terdeteksi dan berada di Afrika Selatan. Sebenarnya, para investor sendiri sudah mengkonfirmasi mengenai kedua kasus di atas.

Sedangkan dengan di Asia Pasifik, terdapat penguatan dari indeks harga konsumen inti (IHK) sebesar 0,3 Years on Years (YoY). Kemudian pada IHK Tokyo diketahui sama sekali tak bergerak atau stagnan 0% Month on Month (MoM), kecuali makanan dan energi. Lalu pada Oktober lalu, penjualan ritel di Australia berkembang lebih baik sekitar 4,9%.

Selain itu ada impor emas bersih dari China melalui Hong Kong yang naik tajam dan mencapai level tertinggi sejak Juni 2018 pada Oktober lalu. Hal ini yang membuat banyak pembeli menimbun emas safe heaven sebagai pelindung dari inflasi.

Sedangkan dengan perak menguat 0,5%, kemudian platinum melemah 1%. Masih ada ada Palladium yanag sedikit menguat 0,03%.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Fed Terbitkan Makalah Diskusi tentang Dolar Digital

Federal Reserve AS membuka komentar kepada publik setelah merilis makalah diskusi tentang pro dan kontra dari mata...

EUR/USD Akhirnya Rebound Berkat Membaiknya Sentimen Pasar

Akhirnya pasangan mata uang EUR/USD akhirnya rebound seperti yang sudah diharapkan banyak investor menjelang perdagangan sesi Amerika serikat berkat sentimen pasar yang...

Setelah Tembus Level Tertinggi 2014, Akhirnya Harga Minyak Merosot

Lagi-lagi harga minyak tergelincir lagi pada hari ini setelah berhasil menembus level tertingginya pada tahun 2014 yang lalu. Di sesi sebelumnya, minyak...

Minyak Turun, Investor Mulai Mengambil Keuntungan

Minyak turun pada Jumat pagi di Asia, setelah naik ke level tertinggi tujuh tahun di awal pekan. Investor juga mencerna peningkatan yang...

Dolar Turun, Investor Pantau Inflasi dan Pengetatan Moneter Fed

Dolar melemah pada Jumat pagi di Asia. Kekhawatiran bahwa inflasi akan tetap tinggi dan bahwa Federal Reserve AS akan memperketat kebijakan moneternya...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -