Thursday, August 18, 2022
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Harga Emas Hari Ini Runtuh, Pelaku Pasar Memproyeksikan Akan Terjadi Kenaikan Suku Bunga Acuan

Must Read

Aave Meminta Anggota untuk Berkomitmen pada Jaringan Ethereum PoS

Pemegang token Aave (AAVE) telah diminta untuk mengambil bagian dalam Aave Request for Comment (ARC) yang mengharuskan...

Bank of China Perkenalkan Program Uji e-CNY Baru untuk Pendidikan Sekolah

Bank of China milik negara telah mengumumkan program baru untuk menjembatani pendidikan sekolah dasar dengan kontrak pintar....

Minyak Merosot Ke Terendah 6-Bulan Karena Kekhawatiran Resesi

Minyak mencapai level terendah enam bulan pada Rabu setelah reli singkat karena kekhawatiran tentang prospek resesi global...

Harga emas  pada Kamis  pagi (21/07/2022) di Asia turun ke level terendah dalam hampir setahun karena investor memperkirakan  bank sentral utama akan terus menaikkan suku bunga untuk menahan puncak inflasi.

Emas berjangka turun 0,66% menjadi $1,689,05 per ounce pada pukul 11:13 WIB. Dolar AS yang biasanya cenderung berbanding terbalik dengan emas, juga melemah pada Kamis pagi. 

The Fed diproyeksikan akan kembali melakukan pengetatan moneter dengan menaikkan suku bunga acuan mencapai 75 basis poin pada akhir bulan ini.

Di seberang Atlantik, Bank Sentral Eropa (ECB) akan menaikkan suku bunga pada hari Kamis untuk pertama kalinya sejak 2011  dan akan terus melakukannya untuk mengendalikan kekacauan inflasi yang mengamuk.

“Ekspektasi inflasi jelas mereda karena The Fed dan bank sentral lainnya memulai rezim pengetatan yang agresif,  mengurangi daya tarik emas,” kata Ilya Spivak, ahli strategi mata uang dalam sebuah wawancara.

Di Jepang, Bank of Japan (BOJ) mempertahankan suku bunga tidak berubah, meskipun bank sentral memperkirakan inflasi konsumen akan meningkat di tengah  kenaikan harga komoditas global.

“Emas turun di bawah $ 1.700 per ounce karena investor terus mengurangi eksposur mereka ke sektor  menjelang pertemuan bank sentral,” kata analis ANZ dalam sebuah catatan.

Di bawah perhatian investor, pembukaan kembali pipa gas Nord Stream setelah 10 hari penutupan untuk pemeliharaan. Di logam mulia lainnya, perak spot turun 0,6%, platinum 0,5% dan paladium turun  0,3%.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Aave Meminta Anggota untuk Berkomitmen pada Jaringan Ethereum PoS

Pemegang token Aave (AAVE) telah diminta untuk mengambil bagian dalam Aave Request for Comment (ARC) yang mengharuskan...

Bank of China Perkenalkan Program Uji e-CNY Baru untuk Pendidikan Sekolah

Bank of China milik negara telah mengumumkan program baru untuk menjembatani pendidikan sekolah dasar dengan kontrak pintar. Dalam kemitraan gabungan dengan otoritas...

Minyak Merosot Ke Terendah 6-Bulan Karena Kekhawatiran Resesi

Minyak mencapai level terendah enam bulan pada Rabu setelah reli singkat karena kekhawatiran tentang prospek resesi global yang akan melemahkan permintaan membayangi...

Dolar AS Menahan Kenaikan Jelang Risalah Fed

Dolar mempertahankan kenaikan terhadap mata uang utama lainnya pada hari Rabu, menjelang rilis risalah pertemuan Federal Reserve AS Juli yang dapat memberikan...

Bank Sentral Selandia Baru Naikkan Suku Bunga Seperti Harapan

Bank sentral Selandia Baru menaikkan suku bunga untuk keempat kalinya tahun ini pada hari Rabu dan berjanji untuk terus memperketat kebijakan karena...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -