Sunday, May 16, 2021
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Harga Emas Konsolidasi Setelah Melonjak Semalam, Menunggu Katalis Penggerak Utama

Must Read

Animoca Brands Selesaikan Peningkatan Modal dengan Valuasi $ 1 Miliar

Pengembang game yang berfokus pada NFT, Animoca Brands, telah mengumumkan penyelesaian peningkatan modal sebesar $ 88.888.888 berdasarkan...

Bank of Korea ingin Memantau Aktivitas Perdagangan Crypto

Bank of Korea dilaporkan memiliki rencana untuk mempertahankan pengawasan ketat pada aktivitas perdagangan crypto melalui rekening bank...

Bank Sentral Bahrain dan JPMorgan akan Mengerjakan Uji Penyelesaian CBDC

Pemerintah Bahrain, negara Arab terkaya ketiga, bekerja sama dengan bank investasi Amerika JPMorgan Chase dalam proyek percontohan...

Perdagangan pada logam mulia pada hari Selasa ini (19/11) saat sesi Asia berlangsung, terpantau bergerak dalam ruang yang cukup kecil di antara level 1.471 dan 1.475. Sebelumnya harga emas mendapatkan dukungan karena adanya gelombang penghindaran risiko dari pasar. Risk off cukup mendominasi setelah adanya kabar yang kurang optimis dari perdagangan antara AS dengan China. Didukung juga oleh pelemahan Dolar AS secara luas semalam.

Pasar menarik investasi dari aset berisiko setelah semalam Presiden Trump melangsungkan pertemuan dengan Fed Powell dalam pembicaraan terkait Dolar AS. Selain itu dikabarkan juga dari CNBC bahwa rasa keprihatinan dirasakan para pejabat China karena Trump tidak mau melakukan pembatalan kenaikan tarif pada produk-produk asal China.

Merespon kabar-kabar tersebut, Dolar AS anjlok dibarengi oleh penurunan pada imbal hasil obligasi tenor 10 tahun menuju ke 1,80 persen dan tenor 2 tahun menuju ke 1,59 persen. Hal ini mampu dimanfaatkan oleh harga emas untuk naik lebih tinggi ketika penghindaran risiko cukup baik.

Selanjutnya para pelaku pasar dan investor akan terus mengawasi kabar pembaruan dari kesepakatan dagang tahap awal antara AS dengan China. Jika memang ada pembaruan kabar yang cukup optimis, maka akan mendukung aset berisiko dan membuat logam mulia kembali ditinggalkan pasar. Dan jika kurang adanya optimisme perdagangan yang meluas maka logam mulia akan mampu melonjak mencetak level lebih tinggi.

Sayangnya analis dari TD Securities berpendapat bahwa kenaikan pada harga emas bisa saja akan kehabisan momentum. Posisi logam mulia yang telah berhasil menembus level harga 1.480, akan membawa para pelaku pasar dan investor melakukan penjualan yang lebih agresif lagi dan meninggalkan pembelian. Kabar perdagangan akan terus diawasi oleh para pelaku pasar dan investor.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Animoca Brands Selesaikan Peningkatan Modal dengan Valuasi $ 1 Miliar

Pengembang game yang berfokus pada NFT, Animoca Brands, telah mengumumkan penyelesaian peningkatan modal sebesar $ 88.888.888 berdasarkan...

Bank of Korea ingin Memantau Aktivitas Perdagangan Crypto

Bank of Korea dilaporkan memiliki rencana untuk mempertahankan pengawasan ketat pada aktivitas perdagangan crypto melalui rekening bank nama asli.

Bank Sentral Bahrain dan JPMorgan akan Mengerjakan Uji Penyelesaian CBDC

Pemerintah Bahrain, negara Arab terkaya ketiga, bekerja sama dengan bank investasi Amerika JPMorgan Chase dalam proyek percontohan penyelesaian mata uang digital.

Rick Rieder dari BlackRock: Bitcoin Tahan Lama

Rick Rieder, kepala investasi di BlackRock Financial Management, menolak keputusan CEO Telsa Elon Musk untuk menjatuhkan Bitcoin sebagai bentuk pembayaran.

Tether Ungkapkan Perincian Cadangan Penuh untuk Pertama Kalinya

Tether Holdings Limited, perusahaan di balik stablecoin Tether (USDT) yang populer, merilis perincian penuh dari cadangannya pada hari Kamis, menawarkan lebih banyak...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -