Thursday, August 18, 2022
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Harga Emas Konsolidasi Setelah Melonjak Semalam, Menunggu Katalis Penggerak Utama

Must Read

Aave Meminta Anggota untuk Berkomitmen pada Jaringan Ethereum PoS

Pemegang token Aave (AAVE) telah diminta untuk mengambil bagian dalam Aave Request for Comment (ARC) yang mengharuskan...

Bank of China Perkenalkan Program Uji e-CNY Baru untuk Pendidikan Sekolah

Bank of China milik negara telah mengumumkan program baru untuk menjembatani pendidikan sekolah dasar dengan kontrak pintar....

Minyak Merosot Ke Terendah 6-Bulan Karena Kekhawatiran Resesi

Minyak mencapai level terendah enam bulan pada Rabu setelah reli singkat karena kekhawatiran tentang prospek resesi global...

Perdagangan pada logam mulia pada hari Selasa ini (19/11) saat sesi Asia berlangsung, terpantau bergerak dalam ruang yang cukup kecil di antara level 1.471 dan 1.475. Sebelumnya harga emas mendapatkan dukungan karena adanya gelombang penghindaran risiko dari pasar. Risk off cukup mendominasi setelah adanya kabar yang kurang optimis dari perdagangan antara AS dengan China. Didukung juga oleh pelemahan Dolar AS secara luas semalam.

Pasar menarik investasi dari aset berisiko setelah semalam Presiden Trump melangsungkan pertemuan dengan Fed Powell dalam pembicaraan terkait Dolar AS. Selain itu dikabarkan juga dari CNBC bahwa rasa keprihatinan dirasakan para pejabat China karena Trump tidak mau melakukan pembatalan kenaikan tarif pada produk-produk asal China.

Merespon kabar-kabar tersebut, Dolar AS anjlok dibarengi oleh penurunan pada imbal hasil obligasi tenor 10 tahun menuju ke 1,80 persen dan tenor 2 tahun menuju ke 1,59 persen. Hal ini mampu dimanfaatkan oleh harga emas untuk naik lebih tinggi ketika penghindaran risiko cukup baik.

Selanjutnya para pelaku pasar dan investor akan terus mengawasi kabar pembaruan dari kesepakatan dagang tahap awal antara AS dengan China. Jika memang ada pembaruan kabar yang cukup optimis, maka akan mendukung aset berisiko dan membuat logam mulia kembali ditinggalkan pasar. Dan jika kurang adanya optimisme perdagangan yang meluas maka logam mulia akan mampu melonjak mencetak level lebih tinggi.

Sayangnya analis dari TD Securities berpendapat bahwa kenaikan pada harga emas bisa saja akan kehabisan momentum. Posisi logam mulia yang telah berhasil menembus level harga 1.480, akan membawa para pelaku pasar dan investor melakukan penjualan yang lebih agresif lagi dan meninggalkan pembelian. Kabar perdagangan akan terus diawasi oleh para pelaku pasar dan investor.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Aave Meminta Anggota untuk Berkomitmen pada Jaringan Ethereum PoS

Pemegang token Aave (AAVE) telah diminta untuk mengambil bagian dalam Aave Request for Comment (ARC) yang mengharuskan...

Bank of China Perkenalkan Program Uji e-CNY Baru untuk Pendidikan Sekolah

Bank of China milik negara telah mengumumkan program baru untuk menjembatani pendidikan sekolah dasar dengan kontrak pintar. Dalam kemitraan gabungan dengan otoritas...

Minyak Merosot Ke Terendah 6-Bulan Karena Kekhawatiran Resesi

Minyak mencapai level terendah enam bulan pada Rabu setelah reli singkat karena kekhawatiran tentang prospek resesi global yang akan melemahkan permintaan membayangi...

Dolar AS Menahan Kenaikan Jelang Risalah Fed

Dolar mempertahankan kenaikan terhadap mata uang utama lainnya pada hari Rabu, menjelang rilis risalah pertemuan Federal Reserve AS Juli yang dapat memberikan...

Bank Sentral Selandia Baru Naikkan Suku Bunga Seperti Harapan

Bank sentral Selandia Baru menaikkan suku bunga untuk keempat kalinya tahun ini pada hari Rabu dan berjanji untuk terus memperketat kebijakan karena...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -