Sunday, January 17, 2021
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Harga Emas Melemah Menjauh Dari 1.700 Di Tengah Nada Risk Off

Must Read

USDCAD Bullish Memanfaatkan Pemulihan DXY dan Pelemahan Minyak Mentah

Pasangan mata uang USDCAD bullish di sesi pertengahan Eropa hari Jumat (15/1). Dolar AS berhasil melumpuhkan dominasi...

EURUSD Terjun Lebih Dalam Didorong Nada Dovish ECB dan Dominasi Dolar AS

Nada penjualan pada mata uang Euro sepertinya bertahan lebih lama lagi melawan Dolar AS. Euro melemah di...

AUDUSD Stabil Setelah Kenaikan Kemarin, Arah Yield Treasury AS Menjadi Perhatian

Pasangan mata uang AUDUSD saat ini stabil bergerak di sekitar nilai tukar 0,7773 di sesi Asia hari...

Saat ini harga emas mengalami kegagalan untuk bisa mencetak level yang lebih tinggi di atas 1.700. Harga emas melemah menuju ke level harga 1.698 saat sesi Asia di hari Senin ini (4/5) di tengah nada penghindaran risiko yang kuat. Bahkan saat pasca pembukaan sesi Asia, harga emas turun cukup dalam menuju ke level harga 1.692. Namun saat ini berangsur pulih memangkas penurunan-penurunan yang terjadi sebelumnya.

Harga emas melemah saat ini mungkin datang dari kabar positif terkait obat virus Corona dari Gilead Science. Perusahaan tersebut telah mendapatkan izin edar Remdesivir dari otoritas AS dan mulai mengekspornya keluar. Tapi sebenarnya nada risk off masih mendominasi pasar global sampai saat ini. Karena Trump tampak terus meningkatkan ancaman kenaikan tarif produk China yang masuk ke AS.

Beberapa kali Trump menuduh bahwa China gagal menangani virus Corona yang menyebabkan virus Corona menjadi pandemi global. Selain itu Trump mengklaim telah mengumpulkan bukti untuk membuktikan bahwa virus Corona adalah virus buatan dari Institute Virologi Wuhan. Seharusnya ancaman perang dagang ini mampu mendorong harga emas untuk lebih tinggi lagi.

Sementara itu China menanggapi segala tuduhan itu dengan mengatakan bahwa tuduhan hanya upaya mencari perhatian pemilih AS. Karena pada akhir tahun 2020 ini, akan ada pemilihan Presiden AS dimana Trump akan melawan beberapa kandidat lainnya. Nada risiko yang lemah terlihat dengan penurunan pada kontrak berjangka S&P 500 sampai 1,0% beberapa waktu terakhir. Sayangnya harga emas melemah gagal memanfaatkan segala peluang risk off yang ada. Katalis pasar selanjutnya datang dari adanya saran untuk peluncuran stimulus tambahan sebagai penyokong ekonomi AS. Berita virus Corona juga akan terus menjadi katalis utama penggerak pasar.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

USDCAD Bullish Memanfaatkan Pemulihan DXY dan Pelemahan Minyak Mentah

Pasangan mata uang USDCAD bullish di sesi pertengahan Eropa hari Jumat (15/1). Dolar AS berhasil melumpuhkan dominasi...

EURUSD Terjun Lebih Dalam Didorong Nada Dovish ECB dan Dominasi Dolar AS

Nada penjualan pada mata uang Euro sepertinya bertahan lebih lama lagi melawan Dolar AS. Euro melemah di hari Jumat (15/1) dan membawa...

AUDUSD Stabil Setelah Kenaikan Kemarin, Arah Yield Treasury AS Menjadi Perhatian

Pasangan mata uang AUDUSD saat ini stabil bergerak di sekitar nilai tukar 0,7773 di sesi Asia hari Jumat (15/1). Pasangan AUDUSD hari...

GBPUSD Tertolak Dari 1,3700, Menunggu Katalis Utama Berikutnya

Mata uang Poundsterling hari ini gagal untuk meneruskan aksi bullish yang tercatatkan pada pergerakan hari Kamis kemarin. Kenaikan sebelumnya terjadi setelah mata...

USDJPY Turun Karena Dolar AS Terbebani Banyak Masalah

Di sesi Asia hari ini, pasangan mata uang USDJPY turun cukup signifikan menuju ke nilai tukar 103,63 di hari Rabu (13/1). Dominasi...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -